Heboh, Warga Temukan Bayi Laki-laki Dibuang di TPS Alas Malang Surabaya, Polisi: Kondisinya Sehat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bayi laki-laki yang dibuang di TPS Alas Malang, Surabaya dievakuasi polisi ke RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH). SP/ Istimewa
Bayi laki-laki yang dibuang di TPS Alas Malang, Surabaya dievakuasi polisi ke RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH). SP/ Istimewa

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Warga di Jalan Alas Malang, Kelurahan Bringin, Kecamatan Sambikerep, Surabaya dihebohkan dengan adanya temuan bayi berjenis kelamin laki-laki yang dibuang di Tempat Pembuangan Sampah (TPS), Sabtu (03/02/2024) malam. 

Menurut, saksi yang menemukan bayi adalah Novita (51) warga Jl. Alas Malang. Usai menemukan bayi, Novita menghubungi RT beserta warga lainnya. Selanjutnya bayi laki-laki itu dibawa bayi itu ke RS BDH dan melapor ke Polsek Lakarsantri. 

"Bayinya saat ini masih diobservasi lebih lanjut. Namun dari pemeriksaan luar tadi bayi dalam kondisi sehat," lanjut dia, Minggu (04/02/2024).

Sementara itu, usai di evakuasi, Kapolsek Lakarsantri, Kompol M Akhyar mengatakan, bersyukur lantaran bayi itu dipastikan dalam kondisi sehat setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim dokter dari RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH).

"Betul. Kondisinya sehat. Sekarang sudah di rumah sakit, masih dirawat," jelasnya.

Akhyar menegaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Dia menegaskan bahwa anggotanya timnya telah mendatangi lokasi penemuan dan meminta keterangan sejumlah saksi, untuk dimintai keterangan untuk memastikan siapa orangtua dari bayi laki-laki itu.

“Untuk orang tua masih kami lakukan pendalaman. Masih kami selidiki,” pungkas Akhyar.

Sedangkan saat ini, untuk kondisi dan keberadaan bayi malang tersebut kini masih menjalani proses pemulihan dan perawatan di rumah sakit. sb-01/dsy

Berita Terbaru

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tidak banyak negara yang memiliki kemewahan seperti Indonesia. Kita berada di kawasan tropis dengan penyinaran matahari yang relatif…

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan melalui program Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun (Rindu Bulan),…