Menko Airlangga Bagi-bagi 1.000 Kupon Tebus Murah Pupuk Nonsubsidi Para Petani

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto. SP/ BKS
Menteri Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto. SP/ BKS

i

SURABAYAPAGI.com, Bekasi - Kementerian Bidang Perekonomian melalui PT Pupuk Indonesia membagikan kupon diskon pupuk hingga penyederhanaan regulasi pembelian pupuk bagi para petani di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Menteri Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto menyebut kupon tersebut akan dibagikan oleh PT Pupuk Indonesia. Dengan voucher tersebut, petani mendapat potongan harga sebesar 40�ri harga normal.

"Dan tadi juga kepada petani diberikan 1.000 kupon tebus murah. Jadi diberikan kupon oleh PT Pupuk sebanyak 40%," kata Airlangga di Gudang Pupuk Lini III Kabupaten Bekasi, Senin (05/02/2024).

Airlangga berusaha membantu meringankan petani pada penyediaan pupuk. Airlangga turut memberikan kupon diskon pupuk hingga penyederhanaan regulasi pembelian pupuk bagi para petani.

"Ada tadi permintaan dari petani cukup pakai KTP dan pemerintah bisa menerima itu, dan Pupuk Indonesia sudah menyiapkan aplikasi untuk itu," ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya akan berkoordinasi dengan kementerian lain untuk menyelesaikan penambahan subsidi pupuk. Airlangga juga mengatakan, saat bertemu dengan para petani di Kabupaten Bekasi telah memberikan kupon tebus murah pupuk. Melalui kupon tersebut para petani akan mendapatkan keringan untuk membeli pupuk.

"Kami akan minta kepada Kementerian Pertanian dan DPR untuk menyelesaikan masalah tambahan alokasi pupuk bersubsidi ini," ucap Airlangga.

Airlangga mengungkapkan, pupuk bersubsidi di Kabupaten Bekasi sebanyak 9.111 ton dan yang di gudang sebanyak 4.088 Ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan petani untuk wilayah Kabupaten Bekasi.

"Saat pemerintah memberikan subsidi dan menambah anggaran, maka saya bicarakan dengan pak Dirut harus ada Berden Sharing antara pemerintah dan Pupuk Indonesia, makanya di laksanakan program Gebyar diskon pupuk ini," ungkap Airlangga.

Apalagi, sebelumnya, Indonesia sempat mengalami El Nino yang merusak hasil pertanian. Untuk itu, pemerintah memastikan ketersediaan pupuk agar hasil panen lebih berkualitas. 

"Masalah pertanian menjadi perhatian utama pemerintah. Nah, pemerintah melihat tahun kemarin El Nino dan sekarang sudah masuk musim tanam, maka pupuk harus tersedia," ujarnya. 

Oleh karenanya, Airlangga berencana kedepannya aplikasi pupuk bersubsidi yang disingkat Pubers diharapkan lebih tepat sasaran. "Pemerintah bisa menerima itu dan Pupuk Indonesia sudah menyiapkan aplikasi untuk itu," kata Airlangga.

Sebagai informasi, sebelumnya pemerintah telah mengalokasikan pupuk hingga 7,8 ton pada tahun 2024. Dia menyebut alokasi itu melibatkan persetujuan penambahan anggaran dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebesar Rp 14 triliun dari semula Rp 26 triliun.

"Pemerintah menyediakan pupuk subsidi sebesar tahun ini dialokasikan 5,2 (juta ton) namun sudah ditambahkan oleh Bapak Presiden sebanyak 2,5 juta ton. Jadi sesuai dengan target 7,7 sampai 7,8 juta ton,” ujar Menko Airlangga.

“Bapak Presiden sudah menyetujui bahwa anggarannya akan ditambah dari Rp 26 triliun menjadi tambahan Rp 14 triliun. Tentu kami akan minta pada Kementerian Pertanian dan DPR untuk menyelesaikan masalah tambahan alokasi pupuk bersubsidi ini," sambungnya. bks-01/dsy

Berita Terbaru

Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Kamis, 05 Feb 2026 21:41 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri masih menunggu Legal Opinion (LO) dari Kejaksaan dalam rangka menentukan langkah penyelesaian proyek…

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri memberikan penjelasan berkaitan dengan masalah fasilitas umum…

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Dugaan penyelewengan aset hibah terus berlanjut, bangunan SD Negeri Tiron 3 yang merupakan aset hibah pemerintah Kabupaten Madiun dib…

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Setelah dilakukan pemeriksaan P warga Desa mBoro Kec.Selorerjo Kabupaten Blitar, yang telah membunuh SN istrinya, dengan beberapa…

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Sebuah foto jalan berlubang yang ditanami pohon pisang di RT 3 Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, viral di media s…

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho, S.E, yang juga politisi PDI Perjuangan ini, berjibaku menggerakkan kaum…