Fasum JUT di Jombang Diduga "Dijual" Oknum Perangkat Desa, Pj Bupati: Proses Hukum

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
JUT yang dipagari pabrik di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang
JUT yang dipagari pabrik di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Polemik dugaan penyerobotan fasilitas umum (fasum) jalan usaha tani atau JUT yang disinyalir "dijual" oknum perangkat desa di Betek, Kecamatan Mojoagung ke pabrik PT Maxxi Agri mendapat atensi serius dari Pj Bupati Jombang, Sugiat. 

Ia meminta polemik dugaan penyerobotan fasum jalan usaha tani di Kecamatan Mojoagung, Jombang tersebut segera diselesaikan. "Segera diselesaikan, sesuai dengan aturan yang ada," kata Sugiat, Selasa (6/2/2024). 

Sugiat meminta dinas terkait agar segera menyelesaikan persoalan itu dengan cara persuasif terlebih dahulu. 

"Kalau gak bisa, ya proses hukum," tuturnya menegaskan. 

Pemerintah daerah, diungkapkan Sugiat akan memanggil pihak-pihak terkait secepatnya, untuk menuntaskan dugaan penyerobotan JUT oleh PT Maxxi Agri di Betek, Kecamatan Mojoagung, Jombang. 

Diketahui, perangai buruk dugaan penyerobotan JUT ini disinyalir dilakukan secara terang-terangan dan diduga mendapat persetujuan dari oknum kepala desa.

Jalan usaha tani (JUT) di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Jombang yang seharusnya menjadi hak para petani, untuk memperlancar mobilitas alat dan mesin pertanian, pengangkutan sarana produksi (pupuk dan benih) menuju lahan pertanian, atau sebaliknya mengangkut hasil produksi pertanian dari lahan. Namun, fungsi fasum tersebut sudah tidak bisa lagi digunakan karena, diduga diserobot oleh pihak pabrik dan ditutup tembok.

Peta blok Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. 

 

Salah seorang petani yang namanya enggan disebutkan mengatakan jika jalan usaha tani yang diserobot pabrik dan dipagari, merupakan fasilitas umum untuk menunjang pertanian.

"Iya ini jalan untuk petani, bukan milik pribadi. Jadi pabrik tidak punya hak sebenarnya memagari JUT," kata pria paruh baya kepada SurabayaPagi.com, Kamis (1/2/2024).

"Tanah yang dibeli pihak pabrik itu ada miliknya pak Kades, baik di sisi timur atau baratnya jalan tani, juga ada tanah milik ketua Gapoktan," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), M Okky Mabruri menegaskan jika JUT itu merupakan fasilitas umum yang sudah ada sejak dahulu. 

Hal ini menurut Okky didasarkan pada peta blok Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. "Kalau di peta blok kemarin saya minta, lihat memang ada jalan itu (JUT), memisahkan yang depan dan belakang itu. Ada gambarnya di peta blok termasuk yang saluran air," kata Okky kepada SURABAYAPAGI.com.

Meski sudah ada di peta blok akan tetapi, dijelaskan Okky kepala desa masih sempat bersikeras jika jalan yang diduga diserobot pabrik bukan fasilitas umum.

"Itu sudah jelas JUT, tapi pak Kades sempat ngeyel itu bukan JUT tapi jalan urunan petani. Memang awalnya JUT dulu gak selebar sekarang, terus petani inisiatif urunan untuk menambah lebar JUT seperti sekarang ini," tandasnya. Sarep

Berita Terbaru

Mulai September-Desember 2026, Pemkot Surabaya Gelar Lomba Kampung Pancasila di Seluruh RW

Mulai September-Desember 2026, Pemkot Surabaya Gelar Lomba Kampung Pancasila di Seluruh RW

Rabu, 19 Agu 2026 11:55 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Siap-siap warga Kota Pahlawan, mulai September hingga Desember 2026 Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menggelar Lomba Kampung…

Dukung kesejahteraan, Pemkab Tulungagung Naikkan Insentif Guru TPQ Sesuai Kemampuan Keuangan Daerah

Dukung kesejahteraan, Pemkab Tulungagung Naikkan Insentif Guru TPQ Sesuai Kemampuan Keuangan Daerah

Rabu, 19 Agu 2026 11:35 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Guna mendukung kesejahteraan para guru ngaji, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, bakal mengalokasikan anggaran Rp1,7…

Di Momen Musim Liburan, Pajak Sektor Hiburan Kota Batu Tembus Rp35 Miliar

Di Momen Musim Liburan, Pajak Sektor Hiburan Kota Batu Tembus Rp35 Miliar

Rabu, 19 Agu 2026 11:25 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Hingga Agustus 2026, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batu, Jawa Timur, menyatakan pencapaian pajak barang dan jasa tertentu…

Jaga Produktivitas di Tengah Kemarau, Pemkab Lamongan Arahkan Petani di Lahan Tadah Hujan

Jaga Produktivitas di Tengah Kemarau, Pemkab Lamongan Arahkan Petani di Lahan Tadah Hujan

Rabu, 19 Agu 2026 11:18 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 11:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Di tengah tantangan menghadapi musim kemarau dan ancaman fenomena El Nino, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur,…

Revitalisasi 56 Gedung PAUD-SMP, Pemkab Situbondo Peroleh Dana Rp31 Miliar

Revitalisasi 56 Gedung PAUD-SMP, Pemkab Situbondo Peroleh Dana Rp31 Miliar

Rabu, 19 Agu 2026 10:37 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 10:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Dalam rangka memperbaiki 56 sekolah (PAUD/SD/SMP), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, memperoleh dana revitalisasi sekitar…

Fraksi PDIP Jatim: P-APBD 2026 Jangan Diukur dari Besarnya Anggaran, tapi Manfaat untuk Rakyat

Fraksi PDIP Jatim: P-APBD 2026 Jangan Diukur dari Besarnya Anggaran, tapi Manfaat untuk Rakyat

Rabu, 19 Agu 2026 10:22 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 10:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar Perubahan APBD (P-APBD) 2026 tidak berhenti …