Pengeroyok Sopir Truk hingga Tewas di Situbondo Diringkus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Situbondo - Pelaku pengeroyokan supir truk, Bahraendra (50) asal Kabupaten Lombok Barat di Jalan Raya Situbondo-Banyuwangi tepatnya di Kapongan Situbondo hingga tewas pada hari Rabu lalu, akhirnya berhasil diungkap oleh Reserse Mobile (Resmob) Polres Situbondo.

Pelaku yang ternyata berjumlah 5 orang kesemuanya warga kecamatan Arjasa Situbondo itu, berhasil ditangkap di kediamannya oleh Resmob Polres Situbondo, Jumat (16/2/2024) dini hari.

Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Momon Suwito Pratomo menjelaskan walaupun dengan data tentang pelaku sangat minim, Unit Resmob Polres Situbondo dapat menciduk terduga pelaku berjumlah 5 orang antara lain berinisial KS atau Y, A, MA, MJF, DC, dengan hanya berbekal keterangan satu orang saksi kunci. 

Kelima terduga pelaku kemudian langsung digiring ke Mapolres Situbondo guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui siapa otak dari pengeroyokan yang mengakibatkan seorang supir asal Kabupaten Lombok Barat meninggal dunia," ungkap AKP Momon di Mapolres Situbondo saat dikonfirmasi usai turut menciduk kelima pelaku tersebut.

Selain itu AKP Momon mengungkapkan selain mengamankan kelima pelaku turut diamankan pula barang bukti 2 buah sepeda motor matic yang diduga digunakan untuk melancarkan aksi pengeroyokan.

"Dari hasil sementara yang didapat kelima terduga pelaku tidak semuanya melakukan pengeroyokan dan hal tersebut dilakukan hanya dengan menggunakan tangan kosong," imbuhnya.

Lebih jauh kata AKP Momon, berdasarkan keterangan saksi sementara modus pengeroyokan itu dilakukan sebab terduga pelaku tidak terima dikarenakan sopir truk menyalip mobil dari arah barat ke timur sehingga berpapasan dengan terduga pelaku yang melaju dari arah timur ke barat, karena jalan sempit pelaku sampai turun di bahu jalan dan pelaku putar balik ke arah timur untuk menghentikan truk yang dikemudikan korban.

"Setelah berhasil diberhentikan dan sopir turun dari truk, terduga pelaku langsung melakukan pemukulan hingga mengakibatkan sopir truk tersebut terjatuh dan mengalami luka di bagian wajah kemudian tidak sadarkan diri," ungkap Kasatreskrim Polres Situbondo itu. St-01/ham

Berita Terbaru

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…