Disebut Tak Diinginkan Rakyat, Mahfud: Kecurangan Akan Dibuktikan, Demokrasi Kita Harus Bermartabat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Capres dan Cawapres nomor urut 03, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. SP/ JKT
Capres dan Cawapres nomor urut 03, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini Calon Wakil Presiden (Cawapres), Mahfud MD merespon cuitan di media sosial X (twitter) yang menyebut bahwa paslon 03 Ganjar-Mahfud tidak disukai oleh rakyat dengan bukti perolehan suara di pilpres 2024. Hal itu sontak menjadi ramai diperbincangkan.

"16�alah nilai buruk, bahwa aktor paslon 03 tidak diinginkan rakyat banyak untuk memimpin Indonesia, menurut pandangan sendiri bahwa kita benar-benar disukai rakyat, bagian itu memang benar tapi tak sebanding dengan jumlah rakyat yang mencintai Prabowo-Gibran. Buktinya saja pemungutan suara ulang di beberapa TPS, Prabowo - Gibran tetap menang telak bahkan yang sebelumnya Ganjar-Mahfud menang sekarang malah berbalik," tulis akun @gea***

Cuitan dari akun tersebut kemudian direspon Mahfud dengan jawaban tegas. Menurutnya, ada bentuk kecurangan tak kasat mata di kontestasi pemilu 2024. Sehingga, Mahfud menegaskan pemilu harus mencerminkan proses demokrasi yang bermartabat.

"Tapi kecurangan yang kasat mata yang nanti akan dibuktikan di MK tentu lebih buruk lagi, berapa pun angka masifnya. Kita bertekad bahwa demokrasi kita harus bermartabat," jawab Mahfud.

Sementara itu, Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud, Chico Hakim menepis anggapan bahwa masyarakat tak menginginkan paslon nomor urut 3, sehingga menyebabkan rendahnya perolehan suara sementara.

Sebab, dia mengaku banyak masyarakat yang menanggapi secara positif sebuah gagasan dari kepemimpinan Ganjar-Mahfud. 

"Saya juga aktif di medsos dengan followers cukup banyak dan engagement tinggi di postingan-postingan saya. Dan mayoritas respons positif terkait pak Ganjar-Mahfud," kata Chico, Snein (26/02/2024).

Tak hanya itu, menurutnya penyebab perolehan suara sementara Ganjar-Mahfud rendah juga karena adanya dugaan kecurangan pemilu 2024. Sehingga, pihaknya menggulirkan adanya hak anget di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). 

Sebagai informasi, sebelumnya cawapres nomor urut 3, Mahfud Md menggelar diskusi secara daring melalui akun media twitter (X) pada Senin pagi (26/02/2024) dengan memberikan pemantik materi soal cara menyelesaikan kekisruhan pemilu 2024. Menurutnya, minimal ada 2 jalur resmi untuk menyelesaikan kekisruhan pemilu 2024.

Pertama, jalur hukum melalui Mahkamah Konstitusi (MK) yang bisa membatalkan hasil pemilu asal ada bukti dan hakim MK berani. Kedua, jalur politik melalui hak angket di DPR yang tak bisa membatalkan hasil pemilu, tapi bisa menjatuhkan sanksi politik kepada presiden, termasuk impeachment, tergantung pada konfigurasi politiknya. Lebih lanjut, jalur hukum bisa ditempuh oleh paslon yang arenanya adalah MK. Jalur politik bisa ditempuh oleh anggota parpol yang arenanya adalah DPR. jk-08/dsy

Berita Terbaru

Hakim Militer Jadwalkan Periksa Aktivis kontras di RS

Hakim Militer Jadwalkan Periksa Aktivis kontras di RS

Kamis, 07 Mei 2026 06:11 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:11 WIB

SURABAYAPAGI : Hakim mengatakan jika Andrie tak bisa hadir secara fisik maka majelis yang akan datang ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan di tempat.…

Kuasa hukum Richard Lee, Tegaskan Mualaf itu Urusan Personal dengan Sang Pencipta

Kuasa hukum Richard Lee, Tegaskan Mualaf itu Urusan Personal dengan Sang Pencipta

Kamis, 07 Mei 2026 06:10 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:10 WIB

SURABAYAPAGI : Kuasa hukum Richard Lee, Abdul Haji Talaohu, akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait kabar pencabutan sertifikat mualaf kliennya oleh…

MUI dan PBNU, Gusar Pemerkosaan Santriwati di Ponpes

MUI dan PBNU, Gusar Pemerkosaan Santriwati di Ponpes

Kamis, 07 Mei 2026 05:54 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:54 WIB

SURABAYAPAGI : Kini MUI dan PBNU, mulai gusar atas peristiwa pemerkosaan santriwati di Ponpes Pati. Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas…

Menag Tegaskan Kekerasan Seksual Cederai Martabat Kemanusiaan

Menag Tegaskan Kekerasan Seksual Cederai Martabat Kemanusiaan

Kamis, 07 Mei 2026 05:50 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan tak ada toleransi bagi kekerasan seksual."Sikap saya terkait tindak kekerasan seksual itu jelas dan…

Kompolnas Diperkuat, Studi Kasus AKBP Polda Jatim

Kompolnas Diperkuat, Studi Kasus AKBP Polda Jatim

Kamis, 07 Mei 2026 05:46 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:46 WIB

SURABAYAPAGI : Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, mengatakan Presiden Prabowo Subianto setuju Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas)…

OJK pun Dihantui Arus Dana Keluar, Apalagi Pemerintah

OJK pun Dihantui Arus Dana Keluar, Apalagi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 05:40 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 05:40 WIB

SURABAYAPAGI : Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengatakan pasar modal Tanah Air saat ini masih dihantui oleh arus…