Tekan Kebijakan Impor: Mentan Siapkan Bantuan Benih, Pupuk hingga Alsintan ke Para Petani

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman saat mencoba pengoprasian alat dan mesin pertanian (Alsintan) untuk Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan. SP/ JKT
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman saat mencoba pengoprasian alat dan mesin pertanian (Alsintan) untuk Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman terus menggenjot produktivitas petani untuk menekan kebijakan impor dengan memberikan bantuan benih unggul, pupuk hingga prasarana alat dan mesin pertanian (Alsintan).

Bantuan itu sudah diberikan seperti ke para petani di Desa Sumber Urip, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Namun, untuk pembagian benih gratis hanya berlaku selama 3 bulan ke depan. 

"Yang tanam cepat akan kami berikan benih gratis selama 3 bulan ke depan. Kami siapkan 2 juta hektare di seluruh Indonesia secara gratis," ujar Amran, Minggu (03/03/2024).

Lebih lanjut, Mentan AMran menegaskan jika dalam peningkatan produktivitas pangan tersebut, sesuai arahan Presiden Joko Widodo pada rapat terbatas diputuskan bahwa pupuk subsidi pada 2024 naik dari 4,7 juta ton menjadi 9,55 juta ton.

“Jadi petani tidak perlu khawatir untuk segera melakukan pertanaman. Karena pupuk sudah ditambah menjadi dua kali lipat. Dalam tiga bulan ke depan saya mengajak petani Sumsel segera tanam, benihnya akan kita berikan gratis namun jika setelah 3 bulan tapi tidak tanam maka kesempatan ini hangus,” kata Amran.

Sementara itu, diketahui saat ini Presiden Jokowi juga sudah menyiapkan berbagai dukungan terhadap jalannya pembangunan pertanian masa depan bangsa. Di antaranya penambahan anggaran pupuk yang naik dua kali lipat.

"Bapak Presiden sudah menambahkan pupuk 2 kali lipat nilainya naik Rp 40 triliun. Itu kami sampaikan kepada Bapak Presiden atas masukan dari petani, termasuk dari para bupati," kata Amran.

Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan program pompa dan pipa untuk memenuhi kebutuhan air yang didatangkan dari sungai-sungai terdekat. Pemerintah ingin masalah air dapat dipenuhi secara cukup, sehingga ke depan petani bisa berproduksi setiap hari.

"Mimpi besar kita semua sungai airnya kita jadikan pangan, karbohidrat dan sumber pangan lain. Karena itu harus dipompa. Yang penting petani mau tanam dan yang ada sawah kami beri gratis pompanya," jelas Amran. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…