Pendaftar SNBP Unesa Hampir 40 Ribu, Persaingan Prodi Kedokteran Paling Ketat

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gedung Fakultas Kedokteran, Universitas Negeri Surabaya (Unesa). SP/ AINI
Gedung Fakultas Kedokteran, Universitas Negeri Surabaya (Unesa). SP/ AINI

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pendaftaran Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) 2024 telah ditutup. Di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) angka pendaftar SNBP 2024 ini mencapai rekor tertinggi.

Pada SNBP tahun 2024 pendaftar di Unesa mencapai 35.968. Angka tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 34.527 pendaftar.

Dari total pendaftar tersebut, prodi Manajemen masih memuncaki daftar prodi dengan pendaftar terbanyak, mencatat 1.960 pendaftar, disusul Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dengan 1.682, kemudian Psikologi 1.594, ada Akuntansi 1.288, serta Ilmu Komunikasi dengan 1.279 pendaftar.

Selanjutnya ada Ilmu Hukum 1.182 pendaftar, Bisnis Digital 1.145, Teknik Informatika 1.103, Ilmu Administrasi Negara 1.067, dan terakhir Gizi 1.009 pendaftar. Tren peningkatkan ini telah terjadi sejak dua tahun lalu.

Kepala Subdirektorat Penerimaan dan Kelulusan Mahasiswa, Dr. Sukarmin, M.Pd., mengatakan bahwa terdapat tren yang menarik dalam SNBP tahun ini yang mana, prodi S-1 Manajemen masih memuncaki daftar prodi UNESA dengan pendaftar terbanyak. 

"Hampir semua prodi yang masuk 10 besar pendaftar terbanyak sejak dua tahun lalu pada jalur yang sama juga menjadi prodi dengan pendaftar terbanyak tahun ini," kata Sukarmin, Surabaya, Selasa (05/03/2024).

Namun, yang menarik, meski jumlah pendaftar relatif lebih sedikit, dan kuota yang tersedia sangat terbatas, prodi S-1 Kedokteran menjadi tempat persaingan yang ketat bagi calon mahasiswa.

Ia juga menyebut di prodi terketat ini dilihat dari aspek jumlah pendaftar dan kuota yang tersedia. Semakin banyak pendaftar dan semakin sedikit kuotanya, semakin tinggi juga rasio keketatannya. Di prodi Kedokteran UNESA tahun ini jumlah pendaftarnya ratusan, sedangkan kuotanya tidak banyak.

"Kalau tingkat keketatnya tinggi, tentu persaingan perebutan kursi masuk di prodi tersebut juga tinggi. Karena itu, tren pendaftar SNBP ini bisa jadi acuan bagi peserta jalur berikutnya (SNBT) untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya," jelas Dosen yang homebase di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) itu.

Perlu diketahui, beberapa prodi yang memiliki tingkat persaingan yang tinggi yakni Kedokteran berada posisi pertama, diikuti oleh prodi S-1 Manajemen, Teknik Informatika, Ilmu Komunikasi, dan PGSD. Ain

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…