Pemkot Batu Terapkan Berbagai Program untuk Turunkan Stunting

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Batu - Penanganan kasus stunting menjadi fokus utama Pemkot Batu di tahun 2024 ini. Untuk menurunkan angka stunting, ada beberapa terobosan yang dilakukan salah satunya dengan pemeriksaan balita stunting oleh dokter spesialis Anak.

Di tahun 2023 lalu stunting mengalami penurunan prevalensi  sebesar 6,17 persen dari 18,2 persen atau 1.932 menjadi 1.326 anak atau 12,03 persen. Tahun ini prevalensi balita stunting Kota Batu pada 2024 ditarget turun menjadi 10,9 persen.

Untuk kembali menurunkan angka tersebut Pemkot Batu melakukan beragam cara yang melibatkan beragam instansi. Dengan adanya sinergi ini diharapkan bisa mempercepat balita mentas dari stunting.

Program unggulan penanganan stunting di antaranya, pos gizi stunting (pozting) di 24 desa/kelurahan, pendampingan keluarga balita stunting dengan kegiatan bapak bunda asuh (bbas), pemberian makanan tambahan (PMT). "PMT ini diberikan kepada bayi, balita, ibu menyusui untuk memenuhi kebutuhan gizi," ucap Pelaksana tugas (plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu, Aditya Prasaja.

Program lainnya dengan pemeriksaan balita stunting yang dilakukan sendiri oleh dokter spesialis Anak.  pendampingan ibu hamil resiko tinggi di 24 desa/kelurahan dan menyasar balita gizi kurang serta pendampingan pada keluarga balita stunting dengan program Ananda Bergizi (Asuh dan Dampingi Balita Bermasalah Gizi).

Program pendampingan keluarga balita stunting ini melibatkan 66 stakeholder kepada 1.309 balita yang didampingi. Penjabat Wali Kota Batu Aries Agung Paewai pun kerap turun untuk melihat kondisi balita stunting.

Pemerintah desa juga berperan dalam mendukung penyelenggaraan Posyandu di wilayah masing-masing setiap bulan. Desa juga menganggarkan pemberian PMT bagi balita stunting.

Bahkan ada kader stunting di masing-masing daerah untuk menjangkau dengan lebih mudah.

"Dengan upaya-upaya ini semoga target ini bisa tercapai," harap mantan Camat Bumiaji ini, Kamis (7/3/2024).

Terpisah Penjabat Wali Kota Batu Aries Agung Paewai menambahkan, dengan cara sering bertemu dengan balita stunting banyak diketahui terjadinya stunting, sekaligus memberikan edukasi tentang faktornya. Yakni sanitasi dan memberika edukasi tentang gizi yang tepat.

"Tentunya di setiap permasalahan akan muncul solusi yang tepat sanitasi dan pengetahuan tentang gizi  baik sangat dibutuhkan untuk memantau tumbuh kembang anak," kata Aries. Ml-01/ham

Berita Terbaru

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…

Petrokimia Gresik Pastikan Pasokan Pupuk Aman, 219 Ribu Ton Disiapkan untuk Musim Tanam

Petrokimia Gresik Pastikan Pasokan Pupuk Aman, 219 Ribu Ton Disiapkan untuk Musim Tanam

Rabu, 13 Mei 2026 14:53 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Di tengah dinamika global yang memengaruhi rantai pasok industri pupuk dunia, Petrokimia Gresik tetap menjaga keberlangsungan p…