Kota Mojokerto Siap Hadapi Arus Mudik Lebaran 2024, Ini Langkah dan Strateginya!

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2024 akan terjadi pada 5 sampai 8 April dan puncak arus balik dari 13 hingga 16 April.

Oleh karena itu, Pemkot Mojokerto melalui Dinas Perhubungan (Dishub) telah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan saat puncak arus mudik dan arus balik lebaran 2024. 

Kepala Dishub Kota Mojokerto, Endri Agus Subianto mengatakan, ada 4 langkah yang akan dilakukan Dishub untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan.

Diantaranya, penempatan petugas pada CCRoom ATCS Dishub Kota Mojokerto guna melakukan pemantauan kondisi lalu lintas dan pengendalian alat pemberi isyarat lalu lintas sebanyak 21 titik.

"Itu terdiri dari, 12 simpang dapat dikendalikan melalui ATCS dan 9 titik simpang dan ruas jalan dengan kamera pantau," jelasnya, Selasa (26/3/2024).

Ia menyebutkan, tahun ini Dishub juga telah melakukan penambahan titik lokasi ATCS sebanyak, 1 titik (Simpang Jalan Brawijaya - Jalan Prapanca), dan kamera pemantau kondisi lalu lintas sebanyak 3 titik. 

Yakni di simpang Jalan Empunala- - Jalan Randugede, Simpang Jalan Mojopahit - Jalan Raden Wijaya, dan Simpang Jalan Mojipahit - Jalan Raden Wijaya.

"Selain itu, kita juga menempatkan petugas pada pos terpadu untuk melakukan pengaturan lalu lintas apabila pengendalian melalui ATCS sudah tidak dapat mengakomodir peningkatan volime lalu lintas," ungkapnya.

Masih kata Endri Agus, pihaknya juga menyiapkan rekayasa lalu lintas dan menyiapkan jalur alternatif pada beberapa titik konflik untuk menghindari antrean kendaraan. 

"Rekayasa lalu lintas sudah kita siapkan untuk Surabaya ke arah Jombang dan Jombang ke arah Surabaya. Harapan kita, rekayasa ini mampu mengurai kepadatan di titik-titik rawan kemacetan di wilayah Kota Mojokerto," pungkasnya. Dwi

 

 

 

 

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…