Kurikulum Merdeka “Membentuk Generasi Emas Indonesia”

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Syalisyah Divarta Marselina.
Syalisyah Divarta Marselina.

i

MAHASISWA Program studi Administrasi Publik. Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Generasi Emas Indonesia, adalah generasi yang akan bergerak dalam bidang-bidang kehidupan di tahun 2045 ketika Indonesia merayakan kemerdekaan yang ke-100 tahun, yang mana mereka adalah yang saat ini sedang ada di bangku Pendidikan.

Di sinilah peran penting Kurikulum Merdeka. Dengan pendekatan yang lebih terbuka, inovatif, dan inklusif, Kurikulum Merdeka menawarkan kesempatan untuk menyalaraskan Pendidikan dengan kebutuhan jaman. Pengembangan keterampilan abad ke-21, penekanan pada karakter dan nilai-nilai moral, serta pembelajaran yang relevan dengan realitas lokal menjadi pilar-pilar utama dalam membentuk Generasi Emas.

Salah satu aspek yang mencolok dari Kurikulum Merdeka adalah pergeseran pradigma dari Pendidikan yang berpusat pada ujian menuju pembelajaran yang berpusat pada siswa. Dengan menempatkan penekanan pada pengembangan keterampilan praktis dan pemecahan masalah, Kurikulum ini bertujuan untuk menciptakan generasi yang lebih siap menghadapi tantangan dunia nyata.

Kurikulum Merdeka ini juga menjanjikan pendekatan yang lebih inklusif dengan melibatkan masyarakat secara lebih luas dalam proses pembelajaran. Dengan mengintegrasikan pengetahuan lokal dan kebutuhan komunitas, kurikulum ini membuka pintu bagi pembelajaran yang lebih kontekstual dan relevan.

Membentuk Generasi Emas Indonesia bukanlah tugas yang mudah, namun dengan kolaborasi lintas sektor, komitmen yang kuat, dan visi yang jelas, kita dapat menciptakan masa depan yang gemilang bagi bangsa ini. Saatnya Bersama-sama mengambil langkah konkret untuk mewujudkan cita-cita mulia ini dan menjadikan Indonesia sebagai negara yang dihormati di tingkat global.

Meskipun demikian, implementasi Kurikulum Merdeka tidak akan terjadi tanpa tantangan. Perlunya investasi yang besar dalamnpelatihan guru, penyediaan fasilitas dan sumber daya yang memadai, serta perubahan budaya tingkat sekolah merupakan beberapa dari banyak tantangan yang harus dihadapi.

Namun, di balik tantangan itu, Kurikulum Merdeka menawarkan peluang yang tak terhingga. Dengan memberdayakan siswa untuk berpikir kritis, berkolaborasi, dan berinovasi, kurikulum ini dapat membentuk generasi unggul yang siap menghadapi masa depan dengan percaya diri dan kreativitas.

Kurikulum Merdeka bukan hanya tentang mengubah apa yang di pelajari oleh siswa, tetapi juga bagaimana mereka belajar dan berinteraksi dengan dunia di sekitar mereka. Dengan pendekatan yang inklusif, relevan, dan inovatif, Kurikulum Merdeka memiliki potensi besar untuk membentuk masa depan Pendidikan Indonesia dan mendorong kemajuan menuju Visi Indonesia sebagai negara yang maju dan berdaya saing.jum

Oleh : Syalisyah Divarta Marselina

Berita Terbaru

Gugatan NO, Kuasa Hukum Edy Susanto: Kami Akan Tempuh Banding

Gugatan NO, Kuasa Hukum Edy Susanto: Kami Akan Tempuh Banding

Minggu, 27 Sep 2026 21:48 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 21:48 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kuasa hukum Edy Susanto Santoso mengatakan akan menempuh upaya hukum banding atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Madiun dalam per…

Kumpulkan 200 Pesantren, Perkom Sunan Drajat Ajak Pesantren Mandiri Secara Ekonomi

Kumpulkan 200 Pesantren, Perkom Sunan Drajat Ajak Pesantren Mandiri Secara Ekonomi

Minggu, 27 Sep 2026 19:30 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 19:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pesantren tak cukup hanya kuat dalam dakwah dan pendidikan. Kemandirian ekonomi juga dinilai menjadi fondasi penting agar p…

Pesta Gol di Surajaya, Bungkam PSBS Biak 6-0, Yudo Sumbangkan 2 Gol

Pesta Gol di Surajaya, Bungkam PSBS Biak 6-0, Yudo Sumbangkan 2 Gol

Minggu, 27 Sep 2026 19:25 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan tampil menggila dan sukses mengamankan kemenangan telak 6-0 atas PSBS Biak, dalam pertandingan lanjutan P…

Bidik Rekor MURI di HUT ke-81, TNI Gelar Tournament Domino Nasional Piala Panglima TNI 2026

Bidik Rekor MURI di HUT ke-81, TNI Gelar Tournament Domino Nasional Piala Panglima TNI 2026

Minggu, 27 Sep 2026 17:56 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surahaya — Dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, sekaligus mengincar pencatatan Rekor MURI, Kodim 0830 Surabaya yang bekerjasama dengan F…

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

SURABAYAPAGI, com. Surabaya - Persoalan seragam batik sekolah dikeluhan wali murid menjadi perhatian DPRD Kota Surabaya. Anggota Komisi D DPRD Surabaya  Ajeng …

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

 SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar aksi donor darah serentak di 38 kabupaten/kota dalam rangka memperingati Hari Ulang Ta…