Dana Bantuan Peremajaan Sawit Rakyat Naik Jadi Rp 60 Juta per Hektar, Jokowi: Dimulai Mei 2024

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petani sawit di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, memperlihatkan bibit sawit unggul bersertifikat PTPN V yang dibeli melalui aplikasi 'Sawit Rakyat Online'. SP/ JKT
Ilustrasi. Petani sawit di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, memperlihatkan bibit sawit unggul bersertifikat PTPN V yang dibeli melalui aplikasi 'Sawit Rakyat Online'. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kabar baik, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal menaikkan dana bantuan untuk Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang awalnya dari Rp 30 juta per hektar (ha) menjadi Rp 60 juta per ha mulai Mei 2024. 

Keputusan tersebut diambil saat Jokowi tengah menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pelaksanaan Instruksi Presiden No. 6/2019 tentang Rencana Aksi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan 2019-2024, pada Kamis (28/03/2024) lalu.

"[Kenaikan] dana PSR itu akan dimulai di bulan Mei 2024, kemudian akan ada revisi dari Permentan [Peraturan Menteri Pertanian] terkait," jelas Jokowi, dikutip Minggu (31/03/2024).

Peningkatan dana PSR merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan realisasi program yang telah diinisiasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 2017 itu. Pasalnya, realisasi program PSR sampai saat ini masih jauh lebih rendah dari target yang telah dicanangkan.

Sementara itu, menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Airlangga membeberkan, realisasi program PSR rata-rata hanya mencapai 50.000 ha per tahun, kurang dari 30 persen dari target yang dipatok oleh Jokowi, yakni sebesar 180.000 ha per tahun.

"Rata-rata (PSR) kita baru mencapai sekitar 50.000 ha per tahun dan ini kurang dari 30 persen dari target yang waktu itu dicanangkan bapak presiden 180.000 ha per tahun," ucapnya.

Sehingga, dengan adanya kenaikan menjadi Rp 60 juta per hektar tersebut, Airlangga berharap agar para pekebun nantinya dapat merawat tanamannya sampai menghasilkan. 

"Kita berharap dengan kenaikan biaya menjadi Rp 60 juta itu nanti tidak hanya di tahun pertama, tapi tahun kedua dan ketiga bisa dibiayai untuk penghidupan para pekebun," ujar Airlangga. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 174 dari total 198 desa telah berstatus Desa Mandiri berdasarkan hasil Pemutakhiran In…