Sebanyak 300 Personil Diterjunkan Untuk Operasi Ketupat 2024

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati, Dandim dan Kapolres Lamongan saat mengecek langsung personil dalam apel gelar pasukan. SP/ MUHAJIRIN 
Bupati, Dandim dan Kapolres Lamongan saat mengecek langsung personil dalam apel gelar pasukan. SP/ MUHAJIRIN 

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sebanyak 300 personil gabungan akan diterjunkan untuk Operasi Ketupat Semeru 2024, dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 H selama 14 sejak 4-16 April 2024 mendatang. 

Kepastian jumlah personil tersebut disampaikan oleh bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat bertindak sebagai pemimpin Apel Gelar Pasukan di Alun-Alun Lamongan, Rabu (03/04/2024).

Para personil tersebut menurutnya akan disebar dan disiagakan di beberapa titik, mulai di sekitar  Alun- Alun Lamongan, Pos Babat, Terminal, dan WBL (Wisata Bahari Lamongan), semua itu dilakukan sebagai upaya untuk pengamanan Kamtibcarlantas. 

“Pemerintah Kabupaten Lamongan mengajak stakeholder dan masyarakat dalam menyambut kedatangan saudara kita dengan rasa bangga dan suka cita. Mari hadirkan lingkungan aman dan nyaman kepada siapapun yg hadir di Lamongan,” ajaknya.

Lebih lanjut, bupati menekankan 6 (enam) poin penting Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang perlu dipedomani dan dilaksanakan oleh personil gabungan dalam menjalankan tugas nantinya.

Enam poin tersebut diantaranya, memahami dan mengimplementasikan secara presisi surat keputusan POLRI, Kementrian Perhubungan, Kementrian Pekerjaan Umum dalam pengaturan lalu lintas, penyeberangan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. 

“Apel ini kita siapkan baik mulai arus mudik maupun nanti kita siapkan arus balik, ataupun pada saat berlebaran, sehingga diharapkan masyarakat dapat berlebaran dengan aman, ceria serta nyaman,” katanya.

Selain itu, personil gabungan dihimbau untuk memahami karakteristik wilayah masing-masing dalam mitigasi bencana alam dan kerawanan kamtibmas; melakukan patroli jam-jam rawan di kawasan pemukiman, wisata dan pusat keramaian; memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bapokting dan BBM tetap terjaga; hingga lainnya.

Sementara itu, dalam mendukung pengamanan kamtibmas Hari Raya Idul Fitri, Polres Lamongan telah melaksanakan KRYD (Kegiatan Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan) selama 27 hari sejak 7 Maret hingga 2 April 2024 dengan menyita barang bukti 210 kenalpot brong dan 3.206,39 liter minuman beralkohol.

“Kami selaku penanggung jawab kamtibmas tentunya mengajak masyarakat untuk sama-sama kita menyelesaikan permasalahan miras yang ada, dan ini kita sengaja lakukan dalam bentuk KRYD," kata Kapolres Lamongan AKBP Bobby Adimas Candra Putra.

Disebutkannya KRYD tersebut dilakukan dalam bentuk cipta kondisi menjelang hari raya idul fitri. "Meskipun bukan idul fitri insyaallah kita bersama TNI dan juga Pemkab ketika mendapatkan informasi masyarakat kita akan tertibkan sehingga peredaran miras tidak terjadi di kabupaten lamongan,” pungkasnya. jir

Berita Terbaru

Ketua Komisi A Dorong Birokrasi Pemkot Perkuat Fungsi Pengawasan

Ketua Komisi A Dorong Birokrasi Pemkot Perkuat Fungsi Pengawasan

Selasa, 14 Jul 2026 17:50 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:50 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, lurah, camat, hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) harus m…

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Candi resmi melantik lima belas Ketua Tim Penggerak PKK Desa masa bakti 2026–2034 di Pendopo Kec…

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tim penasihat hukum Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko menilai Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak …

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Transformasi digital membuka peluang baru bagi pelestarian budaya Indonesia. Melalui MajaCraft.id, karya para pengrajin dan…

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Gombak atau Gunung Nglarangan di Dukuh Karanggayam, Desa Sukosari,…

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Babak baru penanganan perkara korupsi yang mengguncang Pemerintah Kabupaten Ponorogo memasuki tahap krusial. Jaksa Penuntut Umum (…