Sejumlah Proyek di Mancilan Jombang Diduga Mangkrak dan Dikerjakan Setengah-setengah

author Syaiful Arif Koresponden Jombang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bangunan toilet yang dibangun menggunakan anggaran BK Khusus 2023 yang belum dilengkapi aliran air dan listrik sehingga tidak bisa digunakan. SP/Sarep
Bangunan toilet yang dibangun menggunakan anggaran BK Khusus 2023 yang belum dilengkapi aliran air dan listrik sehingga tidak bisa digunakan. SP/Sarep

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sejumlah pengerjaan proyek yang menggunakan anggaran negara di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang mangkrak dan terkesan hanya dikerjakan setengah-setengah. 

Proyek yang dikerjakan oleh Pemerintah Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung mangkrak. Yakni, pembangunan kolam renang sebesar Rp 177 juta, pembangunan dua kamar mandi dan dua toilet dengan anggaran pengerjaan Rp 61 juta lebih. 

Dua proyek mangkrak ini menggunakan sumber anggaran dari dana bantuan keuangan (BK) khusus tahun 2023. 

"Kolam renang dan toilet mangkrak semua, dibangunnya tahun lalu kalau gak salah," kata salah seorang warga berinisial NK, Rabu (03/04/2024). 

Ia menyesalkan pembangunan kolam renang, kamar mandi serta toilet pada akhirnya mangkrak dan tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. 

"Toilet dan kamar mandi, kondisinya gak ada airnya ataupun sambungan listrik. Gak bisa digunakan. Sangat kotor dan bau pesing," ungkapnya. 

Kondisi ini sangat disayangkan olehnya, lantaran hanya terkesan dikerjakan setengah-setengah dan membuang-buang uang negara. NK pun berharap Pemkab Jombang maupun polisi segera turun tangan. 

"Patut diperiksa ini, kalau dibiarkan nanti seenaknya sendiri Pemdesnya. Asal bangun dengan uang negara, tapi dibiarkan mangkrak," harap NK. 

Selain dua proyek tersebut, ada beberapa proyek yang dikerjakan setengah-setengah oleh tim pelaksana kegiatan (TPK) Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Diantaranya, pembangunan kanopi dan penerangan jalan umum. 

Pantauan di lokasi, pembangunan kanopi yang menggunakan dana desa tahun 2024 sebesar Rp 10 juta, dikerjakan setengah-setengah dan dibiarkan mangkrak. Hanya nampak rangka besi tanpa penutup atap atau kanopi. 

Begitu juga dengan penerangan jalan umum di sekitar lokasi kolam renang, hanya berdiri tiang PJU saja tanpa ada lampu dan sambungan listrik. 

Bangunan empat lot kios yang menggunakan anggaran dana desa tahun 2021 sebesar Rp 100 juta juga, nampak tidak difungsikan. Hanya terlihat banner usang bertuliskan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jati Mulyo. 

Selain itu, pembangunan padat karya yang menggunakan anggaran APBN tahun 2023 dari Kementerian Ketenagakerjaan. Tidak ada keterangan jelas, proyek apa yang didanai anggaran pemerintah pusat tersebut. 

Kepala Desa Mancilan, Atim Riduwan menampik jika sejumlah proyek pembangunan di desanya mangkrak dan dikerjakan setengah-setengah. 

"Sebenarnya itu tidak mangkrak, tapi berkelanjutan. Memang kita dulu nerima anggaran BK totalnya Rp 500 juta, tapi itu kita bagi-bagi untuk kolam renang, toilet dan jalan paving," kata dia, Rabu (03/04/2024). 

Atim berdalih, jika sebelum dilakukan pembangunan sudah ada perencanaan. "Gak asal bangun. Memang sengaja kita biarkan dulu (kolam renangnya) apakah ada kerusakan atau gak, nanti tahun 2025 kita lanjutkan lagi," tuturnya. 

Terkait sejumlah proyek lainnya yang terkesan hanya dikerjakan setengah-setengah. Atim mengungkapkan jika saat ini sudah mulai dikerjakan kembali. "Hari ini mulai dikerjakan lagi yang tempat parkir, kemarin tukangnya sakit," jelasnya. 

Terpisah Camat Mojoagung, Muchtar tidak bisa dikonfirmasi terkait fungsinya sebagai pengawas pemdes dan banyaknya proyek mangkrak di desa Mancilan, Jombang. Bahkan saat dihubungi melalui telepon selulernya pada Senin, 1 April 2024 beberapa kali selalu di tolak. Sarep

Berita Terbaru

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…

Pangkalan AS di Bahrain, Diserang Iran

Pangkalan AS di Bahrain, Diserang Iran

Kamis, 11 Jun 2026 18:51 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Iran dilaporkan telah melancarkan serangan ke pangkalan AS di Bahrain. Dilansir kantor berita AFP, Kamis (11/6/2026), media Iran…

Terkuat Persekongkolan Jenderal Polisi (Purn) Sony Sonjaya, dengan Pihak Swasta

Terkuat Persekongkolan Jenderal Polisi (Purn) Sony Sonjaya, dengan Pihak Swasta

Kamis, 11 Jun 2026 18:46 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejagung menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi penyimpangan program Makan Bergizi Gratis atau MBG di Badan Gizi Nasional…

Menteri UMKM Minta Tambahan Anggaran Rp 1,5 Triliun

Menteri UMKM Minta Tambahan Anggaran Rp 1,5 Triliun

Kamis, 11 Jun 2026 18:44 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengusulkan tambahan anggaran Rp 1,5 triliun untuk tahun anggaran…