Sejumlah Proyek di Mancilan Jombang Diduga Mangkrak dan Dikerjakan Setengah-setengah

author Syaiful Arif Koresponden Jombang

- Pewarta

Rabu, 03 Apr 2024 14:36 WIB

Sejumlah Proyek di Mancilan Jombang Diduga Mangkrak dan Dikerjakan Setengah-setengah

i

Bangunan toilet yang dibangun menggunakan anggaran BK Khusus 2023 yang belum dilengkapi aliran air dan listrik sehingga tidak bisa digunakan. SP/Sarep

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sejumlah pengerjaan proyek yang menggunakan anggaran negara di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang mangkrak dan terkesan hanya dikerjakan setengah-setengah. 

Proyek yang dikerjakan oleh Pemerintah Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung mangkrak. Yakni, pembangunan kolam renang sebesar Rp 177 juta, pembangunan dua kamar mandi dan dua toilet dengan anggaran pengerjaan Rp 61 juta lebih. 

Baca Juga: Pecah Ban, Bus Terbakar di Tol Jombang-Mojokerto

Dua proyek mangkrak ini menggunakan sumber anggaran dari dana bantuan keuangan (BK) khusus tahun 2023. 

"Kolam renang dan toilet mangkrak semua, dibangunnya tahun lalu kalau gak salah," kata salah seorang warga berinisial NK, Rabu (03/04/2024). 

Ia menyesalkan pembangunan kolam renang, kamar mandi serta toilet pada akhirnya mangkrak dan tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. 

"Toilet dan kamar mandi, kondisinya gak ada airnya ataupun sambungan listrik. Gak bisa digunakan. Sangat kotor dan bau pesing," ungkapnya. 

Kondisi ini sangat disayangkan olehnya, lantaran hanya terkesan dikerjakan setengah-setengah dan membuang-buang uang negara. NK pun berharap Pemkab Jombang maupun polisi segera turun tangan. 

"Patut diperiksa ini, kalau dibiarkan nanti seenaknya sendiri Pemdesnya. Asal bangun dengan uang negara, tapi dibiarkan mangkrak," harap NK. 

Selain dua proyek tersebut, ada beberapa proyek yang dikerjakan setengah-setengah oleh tim pelaksana kegiatan (TPK) Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Diantaranya, pembangunan kanopi dan penerangan jalan umum. 

Baca Juga: Satgas Pangan Jombang Cek Kestabilan Pasokan dan Harga Bapok

Pantauan di lokasi, pembangunan kanopi yang menggunakan dana desa tahun 2024 sebesar Rp 10 juta, dikerjakan setengah-setengah dan dibiarkan mangkrak. Hanya nampak rangka besi tanpa penutup atap atau kanopi. 

Begitu juga dengan penerangan jalan umum di sekitar lokasi kolam renang, hanya berdiri tiang PJU saja tanpa ada lampu dan sambungan listrik. 

Bangunan empat lot kios yang menggunakan anggaran dana desa tahun 2021 sebesar Rp 100 juta juga, nampak tidak difungsikan. Hanya terlihat banner usang bertuliskan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jati Mulyo. 

Selain itu, pembangunan padat karya yang menggunakan anggaran APBN tahun 2023 dari Kementerian Ketenagakerjaan. Tidak ada keterangan jelas, proyek apa yang didanai anggaran pemerintah pusat tersebut. 

Kepala Desa Mancilan, Atim Riduwan menampik jika sejumlah proyek pembangunan di desanya mangkrak dan dikerjakan setengah-setengah. 

Baca Juga: Jelang Lebaran Ketupat, Perajin di Jombang Kebanjiran Pesanan

"Sebenarnya itu tidak mangkrak, tapi berkelanjutan. Memang kita dulu nerima anggaran BK totalnya Rp 500 juta, tapi itu kita bagi-bagi untuk kolam renang, toilet dan jalan paving," kata dia, Rabu (03/04/2024). 

Atim berdalih, jika sebelum dilakukan pembangunan sudah ada perencanaan. "Gak asal bangun. Memang sengaja kita biarkan dulu (kolam renangnya) apakah ada kerusakan atau gak, nanti tahun 2025 kita lanjutkan lagi," tuturnya. 

Terkait sejumlah proyek lainnya yang terkesan hanya dikerjakan setengah-setengah. Atim mengungkapkan jika saat ini sudah mulai dikerjakan kembali. "Hari ini mulai dikerjakan lagi yang tempat parkir, kemarin tukangnya sakit," jelasnya. 

Terpisah Camat Mojoagung, Muchtar tidak bisa dikonfirmasi terkait fungsinya sebagai pengawas pemdes dan banyaknya proyek mangkrak di desa Mancilan, Jombang. Bahkan saat dihubungi melalui telepon selulernya pada Senin, 1 April 2024 beberapa kali selalu di tolak. Sarep

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU