Diduga Marak Percaloan di Imigrasi Tanjung Perak, Kaur Kanim Pilih Bungkam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak, Jl. Raya Darmo Indah, Surabaya.
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak, Jl. Raya Darmo Indah, Surabaya.

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Kantor pelayanan publik tidak bisa di pungkiri menjadi tempat mangkal para pengurus jasa. Tidak terkecuali Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak, Jl. Raya Darmo Indah, yang masih kerap di jumpai para pengurus jasa. Seperti, dialami dua pemuda asal Madura, yang inisialnya S dan SA. Mereka yang tidak mengerti dan kesulitan dengan tata cara mengurus paspor hilang, langsung terbujuk rayu oleh seorang calo yang menawarkan proses cepat dan bisa ditunggu serta tidak berbelit karena ada kenalan orang dalam.

" Kita nurut aja mas yang disampaikan calo, dengan membawa KTP, KSK, dan laporan polisi, serta uang sebesar Rp 5,5 juta. Paspor bisa ditunggu dan langsung jadi," ungkap S, pemuda asal Sampang kepada wartawan Surabaya Pagi. Hal yang sama turut di ungkapkan SM, asal Bangkalan.

Menurutnya pengurusan dengan calo lebih cepat karena ada kenalan orang dalam. " Kita tidak menunggu lama, mngkin sekitar 10 menit, selesai poto paspor langsung jadi," aku SM.

Disinggung dengan besaran biaya yang dikeluarkan mereka berdua sebesar Rp 11 juta, S dn SM kompak mengatakan jika besaran biaya itu di sebabkan karena adanya denda selama 1 tahun.

"Tentang rinciannya mereka tidak mengatakan dengan pasti, cuma globalnya 1 tahun per orang harus bayar Rp 5,5 juta, jadi untuk 2 orang sebesar Rp 11 juta," tambahnya.

Dari data paspor yang diterbitkan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak a/n Samsul Arifin dengan no. paspor E5689893 dan a/n Samsul no.paspor E5689922 terbit pada 15 November 2023, dengan negara tujuan Brunei Darussalam. Masa berlaku kedua paspor ini 10 tahun.

Menurut informasi yang diterima Surabaya Pagi, paspor 48 halaman ini, diduga diterbitkan tidak sesuai prosedur. Sebab, paspor salah satu pemohon ternyata tidak hilang alias ditahan oleh pihak agen karena salah satu pemohon tidak membayar kepada pihak agen.

"Semestinya pihak Imigrasi melakukan pemberkasan dengan cermat dan teliti, tidak asal menerbitkan duplikat paspor,"terang sumber SP.

Selain itu, tambahnya, kelengkapan berkas salah satunya juga tidak dilengkapi laporan polisi, sehingga penerbitan paspor duplikat milik keduanya dapat dikatakan ASPAL, dan cacat demi hukum.


Diceritakan, keinginan keduanya membuat paspor duplikat lantaran adanya permit dari negara tujuan, yakni Brunei Darussalam. Selanjutnya kedua TKI ini berkeinginan berangkat memenuhi panggilan kerja dari negeri minyak itu dengan menggunakan jasa calo untuk meloloskan penerbitan paspor duplikat dengan harga semula per paspor Rp 10 juta. Namun lantaran harganya terlalu mahal, setelah dinego harganya turun menjadi Rp 5,5 juta per paspor.
"Memang semula harganya Rp 10 juta karena persyaratan yang tidak lengkap, namun akhirnya harganya disepakati menjadi Rp 5,5 juta per paspor, jadi 2 paspor Rp 11 juta," ungkapnya.

Praktik percaloan di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak terbilang cukup rapi. Sebab, seorang calo dilarang berkeliaran di lingkungan kantor yang beralamat di Jl. Raya Darmo Indah itu.

" Calo hanya menyetorkan datanya saja mas, yang langsung di terima oleh oknum petugas Imigrasi," ungkapnya.

Pada kesempatan yang lain, I Gede Dewa Arwana, selaku Kaur Umum Kanim Tanjung Perak dikonfirmasi tentang besaran biaya pembuatan paspor duplikat melalui pesan pendek mengatakan, untuk paspor hilang atau rusak bisa langusung datang ke Kantor Imigrasi tanpa harus melalui pendaftaran online. Dan terkait untuk Paspor Hilang secara prosedur harus melalui pembuatan Berita Acara Pemeriksaan Paspor Hilang terlebih dahulu di Kantor Imigrasi. Adapun persyaratan yang harus dibawa saat Proses BAP adalah:
1. KTP
2. KK
3. Buku Nikah/ Ijazah/ Akta Lahir
4. Surat Keterangan Hilang dari Kepolisian
5. Fotocopy Paspor (Bila ada)
Kemudian untuk biaya denda PNBP Paspor Hilang adalah Rp 1.000.000 dan untuk biaya pembuatan paspornya adalah Rp 350.000 untuk Paspor Biasa dan Rp 650.000 untuk Paspor Elektronik.

"Sehingga pada saat proses penebitan paspor karena hilang nantinya akan dikenakan total biaya Rp 1.350.000 untuk Penerbitan Paspor Biasa dan Rp 1.650.000 untuk Penerbitan Paspor Elektronik," ungkap Dewa.

Namun ironinya, saat ditanya terkait maraknya percaloan di kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak, Dewa memilih bungkam. Pesan singkat yang dikirim SP tidak direspon Dewa.tim

Berita Terbaru

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

SURABAYAPAGI, com. Surabaya - Persoalan seragam batik sekolah dikeluhan wali murid menjadi perhatian DPRD Kota Surabaya. Anggota Komisi D DPRD Surabaya  Ajeng …

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

 SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar aksi donor darah serentak di 38 kabupaten/kota dalam rangka memperingati Hari Ulang Ta…

Tak Hanya Hidup Sehat, Warga Mojokerto Dibekali Keterampilan Menyelamatkan Nyawa

Tak Hanya Hidup Sehat, Warga Mojokerto Dibekali Keterampilan Menyelamatkan Nyawa

Minggu, 27 Sep 2026 15:35 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Menjaga kesehatan bukan hanya tentang mencegah penyakit, tetapi juga kesiapan menghadapi kondisi darurat yang dapat terjadi kapan …

Kick Off Road HUT IDI, Ning Ita Dorong Kolaborasi Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

Kick Off Road HUT IDI, Ning Ita Dorong Kolaborasi Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

Minggu, 27 Sep 2026 15:31 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kota Mojokerto dan Ikatan…

Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

Minggu, 27 Sep 2026 15:28 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kekeringan, di musim kemarau yang panjang ini,…

Sumur Mengering saat Kemarau, Puluhan Desa di Trenggalek Krisis Air Bersih

Sumur Mengering saat Kemarau, Puluhan Desa di Trenggalek Krisis Air Bersih

Minggu, 27 Sep 2026 14:50 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Setelah debit sumur warga terus menurun saat musim kemarau panjang, kini sedikitnya 50 desa di 12 kecamatan di Kabupaten…