Tunda Peluncuran Segmen Mobil Listrik, Aston Martin Lebih Pilih PHEV

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Eksekutif Aston Martin, Lawrence Stroll. Chris Ratcliffe/ Bloomberg
Ketua Eksekutif Aston Martin, Lawrence Stroll. Chris Ratcliffe/ Bloomberg

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - CEO Aston Martin, Lawrence Stroll, mengungkapkan bahwa dirinya menilai prospek PHEV lebih menjanjikan ketimbang mobil listrik, bahkan kabarnya, kendaraan ini akan siap masuk pasar pada tahun 2027. Padahal tahun lalu Aston Martin nampak sangat berminat masuk ke segmen mobil listrik.

Sebagai bukti, produsen mobil asal Inggris itu menandatangani kesepakatan dengan startup mobil listrik asal Amerika Serikat, Lucid. Mobil hasil kolaborasi keduanya dijadwalkan bakal tersedia untuk umum pada tahun 2025 mendatang.

Lebih lanjut, alasan Lawrence Stroll menilai prospek PHEV lebih menjanjikan ketimbang mobil listrik lantaran prospek teknologi ini untuk terus dapat dijual hingga pertengahan 2030-an dan seterusnya, memperpanjang umur mesin pembakaran internal (ICE) dibantu dengan perkawinan motor listrik.

“Kami berencana untuk meluncurkannya (mobil listrik Aston Martin) pada akhir tahun 2025 dan siap untuk melakukannya. Sayangnya tampak ada lebih banyak hype dalam kendaraan listrik, yang didorong oleh politik atau apa pun, dibandingkan permintaan konsumen, terutama pada harga Aston Martin,” ucapnya, Senin (15/04/2024).

Pernyataan Lawrence didasarkan pada masih banyaknya konsumen Aston menyukai kendaraan sport berbahan bakar bensin. “Selama kami diizinkan membuat mobil ICE, kami akan membuatnya. Saya pikir akan selalu ada permintaan, meskipun jumlahnya kecil,” lanjutnya.

Sehingga, dirinya juga mengumumkan, bahwa Aston Martin EV akan diundur satu tahun lagi sehingga akan tiba pada 2027 dan bahwa lebih banyak penekanan akan diberikan pada hibrida plug-in (PHEV) sampai saat itu.

Stroll juga memahami karakter Aston Martin sebagai mobil yang jarang dijadikan sebagai mobil pertama pelanggannya, yang cenderung digunakan untuk memenuhi hasrat hobi. Menurutnya, hal tersebut berkaitan erat dengan rendahnya permintaan mobil listrik dalam segmen mewah dimana Aston Martin beroperasi.

Sebagai informasi, diketahui ini bukan pertama kalinya Aston Martin membatalkan ambisi kendaraan listriknya. Hampir lima tahun lalu di Shanghai Motor Show 2019, perusahaan tersebut memperkenalkan Rapide E siap produksi. Namun, 155 unit yang dijadwalkan akan dibuat tiba-tiba dihentikan pada menit-menit terakhir.

Mengutip dari Motor1, diketahui sebelumnya Aston Martin rencananya akan meluncurkan mobil listrik pertamanya pada 2025, akan tetapi pada Februari tahun ini, mengumumkan bahwa rencana tersebut diundur ke 2026.

Hal ini membuat komitmen perusahaan terhadap mobil listrik tampaknya tidak sekuat sebelumnya, dan tampaknya hal ini dikonfirmasi oleh pernyataan yang baru-baru ini dibuat oleh ketua eksekutif perusahaan, Lawrence Stroll.

Lantas, Aston Martin khawatir bahwa beralih ke mobil listrik akan membuat pelanggannya lenyap. Bahkan, diketahui juga di AS, penjualan kendaraan listrik beragam selama tiga bulan pertama tahun ini. 

Sedangkan untuk, penjualan kendaraan listrik Volvo turun 65 persen pada kuartal pertama tahun 2024, sementara pengiriman Mustang Mach-E melonjak 77 persen. 

Namun, penjualan kuartal pertama juga menunjukkan lonjakan pada mobil hibrida, dengan Prius yang baru dibenahi meningkatkan penjualannya sebesar 138 persen. Penjualan Hibrida Volvo meningkat sebesar 45 persen, sehingga Aston tampaknya benar dengan rencananya berinvestasi pada PHEV seperti merek kelas atas lainnya, seperti Lamborghini. sb-01/dsy

Berita Terbaru

Cegah Pemasungan Berulang, Dinsos Probolinggo Ajukan Rehabilitasi ODGJ Leces

Cegah Pemasungan Berulang, Dinsos Probolinggo Ajukan Rehabilitasi ODGJ Leces

Kamis, 23 Apr 2026 15:07 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui program rehabilitasi sosial di UPT Bina Laras, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Sosial (Dinsos)…

Harga Minyak Goreng dan Plastik Ugal-ugalan, Produsen Kerupuk Terpaksa Perkecil Ukuran Demi Tetap Berjualan

Harga Minyak Goreng dan Plastik Ugal-ugalan, Produsen Kerupuk Terpaksa Perkecil Ukuran Demi Tetap Berjualan

Kamis, 23 Apr 2026 14:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti harga minyak goreng yang mengalami kenaikan rata di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Madiun, Jawa…

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar gerakan percepatan tanam serempak di Lingkungan Keboan, Kelurahan Gunung Gedangan. Kegiatan…

Ibu-ibu Jadi Garda Depan, Pemkot Mojokerto Gencarkan Gerakan Tanam Cabai

Ibu-ibu Jadi Garda Depan, Pemkot Mojokerto Gencarkan Gerakan Tanam Cabai

Kamis, 23 Apr 2026 14:40 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggencarkan gerakan tanam cabai di tingkat rumah tangga dengan melibatkan ibu-ibu sebagai garda…

Pesona Tirto Gumarang Park, Tawarkan Suasana Sejuk Khas Lereng Pegunungan

Pesona Tirto Gumarang Park, Tawarkan Suasana Sejuk Khas Lereng Pegunungan

Kamis, 23 Apr 2026 14:28 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Kabupaten Magetan, Jawa Timur menyimpan banyak destinasi wisata yang patut untuk dikunjungi saat libur panjang atau saat berakhir…

41 Lapak Pedagang di Pasar Baru Tuban Ludes Diamuk Si Jago Merah, Penyebab Belum DIketahui

41 Lapak Pedagang di Pasar Baru Tuban Ludes Diamuk Si Jago Merah, Penyebab Belum DIketahui

Kamis, 23 Apr 2026 14:14 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebanyak 41 lapak pedagang dilaporkan ludes terbakar dalam peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Baru Tuban, Jawa Timur,…