Awal Tahun 2026, Dinkes Kota Pasuruan Catat Kasus Campak Tembus 56 Kasus per Januari-Februari

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Kasus campak yang meningkat di Kota Pasuruan, Jawa Timur. SP/ PSR
Ilustrasi. Kasus campak yang meningkat di Kota Pasuruan, Jawa Timur. SP/ PSR

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Pada awal tahun 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pasuruan mencatat sebanyak 56 kasus campak selama Januari hingga Februari mengalami peningkatan. Penderita campak tidak hanya berasal dari kalangan balita, tetapi juga remaja hingga orang dewasa. Meski begitu, kasus paling banyak ditemukan pada balita.

"Kasus campak di Kota Pasuruan selama Januari hingga Februari 2026 tercatat 56 kasus. Yang terkena tidak hanya balita, tetapi juga remaja dan orang dewasa. Namun, memang paling banyak terjadi pada balita," jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, Shierly Marlena, Selasa (10/03/2026).

Diketahui, dengan jumlah tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Sepanjang 2025, total kasus campak di Kota Pasuruan tercatat 74 kasus. Meski terjadi peningkatan, pihaknya tetap memastikan hingga saat ini belum ada laporan kematian akibat campak di Kota Pasuruan. 

"Sampai saat ini tidak ada kasus kematian akibat campak di Kota Pasuruan," ujarnya.

Ia menyebut salah satu penyebab meningkatnya kasus campak adalah imunisasi yang tidak lengkap serta masih rendahnya penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di masyarakat.

"Penyebabnya salah satunya karena imunisasi tidak lengkap. Selain itu, penerapan pola hidup bersih dan sehat di masyarakat masih kurang, padahal penyakit ini sangat mudah menular," kata Shierly.

Meski demikian, Shierly menegaskan seseorang yang telah mendapatkan imunisasi lengkap masih berpotensi tertular campak. Namun, gejala yang dialami biasanya lebih ringan. Sehingga, untuk menekan penyebaran, Dinkes Kota Pasuruan terus mendorong kelengkapan imunisasi anak, meningkatkan edukasi PHBS, serta mengimbau warga segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala campak. ps-02/dsy

Berita Terbaru

261 Siswa Dilibatkan, School Lab Farming Petrokimia Gresik Dongkrak Hasil Panen hingga Lima Kali Lipat

261 Siswa Dilibatkan, School Lab Farming Petrokimia Gresik Dongkrak Hasil Panen hingga Lima Kali Lipat

Selasa, 08 Sep 2026 11:19 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 11:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Anggapan bahwa sektor pertanian kurang menarik bagi generasi muda perlahan mulai terbantahkan. PT Petrokimia Gresik (Persero) justru …

Cegah Karhutla, Balai Besar TNBTS Hentikan Sementara Kegiatan Syuting dan Event

Cegah Karhutla, Balai Besar TNBTS Hentikan Sementara Kegiatan Syuting dan Event

Selasa, 08 Sep 2026 11:01 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Demi meminimalkan risiko kebakaran hutan yang kian meningkat akibat kondisi cuaca kemarau ekstrem, Balai Besar Taman Nasional Bromo…

Tekan Sampah Sekali Pakai, Pemkab Banyuwangi Kembangkan Sistem Refill

Tekan Sampah Sekali Pakai, Pemkab Banyuwangi Kembangkan Sistem Refill

Selasa, 08 Sep 2026 10:42 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai langkah strategis dalam mengurangi sampah kemasan sekali pakai sejak dari sumbernya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Atasi Kemiskinan, Pemkab Madiun Percepat Penanganan Ribuan Unit RTLH

Atasi Kemiskinan, Pemkab Madiun Percepat Penanganan Ribuan Unit RTLH

Selasa, 08 Sep 2026 10:26 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 10:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya pengentasan kemiskinan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, mempercepat penanganan unit rumah warga setempat yang…

Fenomena Antrean BBM Makin Panjang, Pemkab Jember Siapkan Skema WFH

Fenomena Antrean BBM Makin Panjang, Pemkab Jember Siapkan Skema WFH

Selasa, 08 Sep 2026 10:10 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 10:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) semakin…

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Nganjuk Batasi Bawang Merah Masuk dari Luar Daerah

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Nganjuk Batasi Bawang Merah Masuk dari Luar Daerah

Selasa, 08 Sep 2026 10:01 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 10:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan melindungi hasil produksi petani lokal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk, membatasi…