Kru Bus Adu Jotos dengan Pengemudi Avanza di Bojonegoro

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Bojonegoro - Kru Bus Margo Joyo adu jotos dengan pengemudi Toyota Avanza di tengah kemacetan arus balik Lebaran 2024 di Bojonegoro. Kini ketiga kru bus itu telah diamankan di kantor polisi.

Peristiwa yang terjadi si Jalan Raya Jurusan Babat-Boureno, Bojonegoro itu terekam kamera pengguna jalan lain dan viral di media sosial. Polisi pun segera mengamankan ketiga kru bus itu.

Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP Anjar Rahmad Putra memaparkan bagaimana detik-detik peristiwa adu jotos yang tidak terpuji itu bisa terjadi di tengah arus balik Lebaran 2024.

Dalam video berdurasi 21 detik yang viral terlihat 3 orang pria saling adu jotos. Pengunggah video itu memberikan keterangan bahwa peristiwa ini itu terjadi pada Minggu (14/4) sore.

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan polisi terhadap kru bus, diketahui bahwa adu jotos itu terjadi setelah kru bus Margo Joyo cekcok dengan pengendara Avanza.

Pemicu cekcok itu karena bus yang melaju dari Bojonegoro arah ke Surabaya itu ingin mendahului tetapi tidak diberi jalan oleh pengemudi Avanza.

"Kronologi awal, bus Margo Joyo melaju dari Bojonegoro ke Surabaya. Hingga bus tiba di perbatasan Bojonegoro-Lamongan, persisnya di Boureno," ujar Anjar

Bus itu bermaksud mendahului mobil Avanza yang ada di depannya. Namun, pada saat yang sama pengemudi Avanza itu tidak mau memberikan jalan untuk bus tersebut.

"Mau mendahului atau ngeblong tetapi tidak dikasih jalan sehingga terjadi perkelahian," ujar Anjar.

Meski terjadi adu jotos hingga Minggu malam tidak ada laporan polisi yang masuk soal peristiwa itu. Pengendara Avanza masih diselidiki karena kendaraannya tidak teridentifikasi.

"Untuk pengendara Avanza kami masih dalami karena belum teridentifikasi. Dan saat ini belum ada laporan polisi adanya cekcok yang akibatkan perkelahian tadi," pungkas Anjar.

Imbas adu jotos di Jalan Raya Babat-Boureno, Bojonegoro yang viral itu ketiga kru bus telah diamankan. Ketiganya terdiri dari 2 kondektur dan 1 sopir bus.

Kedua kondektur itu bernama Arip Sugianto (26) warga Desa Sumberaji, Sukodadi, Lamongan dan Vida Ababil Romadhoni warga Desa Plesungan, Kecamatan Kapas, Bojonegoro.

Sedangkan sang sopir bus bernama Agus pujianto (26) yang diketahui merupakan warga Desa Kedangdowo, Kecamatan Jepon, Blora.

Mereka rela menjalani proses pemeriksaan di ruang penyidikan unit Gakkum Satlantas setempat dan telah diberikan sanksi tilang serta menjalani tes urine.

"Setelah kita lakukan penyelidikan dan koordinasi dengan PO busnya, Kru dan bus nya kita sudah kita amankan malam ini. Ketiga kru sedang jalani pemeriksaan oleh unit Gakkum dan juga dilakukan tes urine," ujar Minggu (14/4/2024).

Atas perbuatan mereka di jalan raya polisi menerapkan tilang terhadap bus. Selain itu polisi tengah koordinasi soal sanksi lanjutan. Polisi tak segan mencabut izin trayek bila peristiwa itu terjadi lagi.

"Untuk Unit Gakkum yang pasti sudah melakukan penilangan kendaraan bus. Untuk sopir akan kita koordinasikan untuk diberi sangsi. Dan kita imbau PO busnya jika masih melakukan hal yang sama 2 atau 3 kali, kami koordinasi dengan instansi terkait akan melakukan pencabutan ijin trayek," jelasnya. Bj-01/Ham

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…