Home / Politik Pemerintahan : Yes dan KY Menyatakan Kesiapannya Maju di Pilkada

Atasan dan Bawahan Ini Saling Berhadapan, "Partai" ASN Akhirnya Terbelah

author Muhajirrin

- Pewarta

Selasa, 16 Apr 2024 18:35 WIB

Atasan dan Bawahan Ini Saling Berhadapan, "Partai" ASN Akhirnya Terbelah

i

Yuhronur Efendi dan Khusnul Yaqin. SP/MUHAJIRIN

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (Yes) dan Khusnul Yakin Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) keduanya menyatakan kesiapannya untuk maju running pemilihan bupati dan wakil bupati pada November 2024.

Bahkan keduanya sudah membentuk sejumlah simpul dan relawan untuk mensukseskan hajat demokrasi 5 tahunan ini, dan sudah memasang sejumlah spanduk, banner dan baliho ucapan Hari Raya Idul Fitri yang dipasang di tempat - tempat strategis.

Baca Juga: DPRD Lamongan Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Raperda LPJ APBD 2023 oleh Bupati

Pak Yes sebutan nama Yuhronur Efendi sudah mendatangi deklarasi sejumlah relawan di beberapa Kecamatan, dan memasang spanduk ucapan Idul Fitri. Sedangkan Khusnul Yakin sudah melakukan road show mendatangi simpul - simpul dan relawan serta
memasang sejumlah baliho di tempat-tempat strategis hampir di seluruh wilayah Kab. Lamongan.

Baik Yuhronur Efendi maupun Khusnul Yakin sebelumnya telah menyatakan kesiapannya untuk mengikuti kontestasi pemilihan bupati dan wakil bupati. "Saya siap kembali maju dan mencalonkan menjadi calon bupati dalam kontestasi pilkada tahun ini," kata bupati saat berbuka bersama sejumlah wartawan pada Kamis, (4/4/2024) lalu.

Disebutkan olehnya, dirinya kembali ingin mencalonkan kedua kalinya ini, karena ingin melanjutkan program-program kampanye sebelumnya yang belum terealisasi maupun yang ada di RPJMD untuk disempurnakan segala program dan kegiatannya. "Kami sekarang sudah mulai melakukan konsolidasi dengan para relawan dan jaringan dan komunikasi politik karena itu sebuah keharusan," terangnya.

Khusnul Yakin saat dihubungi terpisah juga telah menyatakan kesiapannya untuk maju menjadi bupati atau wakil bupati, meski harus tarung dengan pimpinannya sendiri di pemerintahan Kabupaten Lamongan. "Saya siap mencalonkan, dan baliho yang sudah tersebar salah satunya menjadi bukti kalau saya sudah siap lahir batin berangkat," ujarnya.

Baca Juga: Peringati Harkitnas, Bupati Lamongan Ingatkan Pentingnya Teknologi sebagai Solusi

Pria yang kini masih aktif sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut berangkat dalam pilkada 2024 ini dengan menggunakan tagline Lamongan Maju itu mengaku, telah melakukan komunikasi ke semua simpul jaringan dan komunikasi politik dengan ketua partai-partai untuk diajak bersama satu barisan membangun Lamongan. "Saya sudah terus melakukan konsolidasi baik dengan simpul - simpul, relawan dan partai politik untuk saya ajak membawa Lamongan yang maju," terangnya.

Afandi Ketua Let's Management Lamongan saat dihubungi terpisah oleh surabayapagi.com pada Selasa (16/4/2024) menyebutkan, dengan adanya kepastian dua tokoh birokrasi itu maju pilkada, ia mengingatkan untuk tidak membawa birokrasi dalam hal ini Aparatur Sipil Negara (ASN) berada di barisannya dalam pelaksanaan pilkada.

Meski kata Cak Pandi panggilan akrabnya menyebutkan, dukungan ASN selama ini dibilang cukup efektif untuk bisa digerakkan mendukung salah satu calon,
tapi kiranya mobilisasi ASN itu untuk tidak dilakukan dengan dalih apapun. "ASN harus netral meski nantinya akan ada dua tokoh yang punya background birokrasi akan maju di pilkada," pesan Afandi.

Baca Juga: Berangkatkan Haji, Bupati Lamongan Ingatkan Jamaah Jaga Kesehatan

Lebih jauh kata Afandi, diakui atau tidak dalam kontestasi pilkada beberapa tahun sebelumnya, calon bupati dan wakil bupati yang didukung oleh ASN selalu menang, karena masyarakat Lamongan menamai dengan sebutan plesetan "partai" ASN selalu menjadi penentu kemenangan para calon.

"Dalam sejarah pilkada di Lamongan, calon yang didukung ASN selalu menang, namun kali ini ASN bakal terpecah menjadi 3 faksi. Faksi ke pak Yes, pak Khusnul dan faksi tidak mau terlibat apapun dengan urusan pilkada," bebernya.

Karena itu, ia berharap ASN untuk tetap netral tidak terlibat dukung mendukung calon bupati, meski kelompok kepentingan interest masih tetap ada, dalam upaya menaikan daya tawar posisi, atau upaya bagaimana bisa menaikan level jabatan. jir

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU