Kasus DBD Tinggi, Permintaan Trombosit Meningkat

author surabayapagi.com

- Pewarta

Kamis, 18 Apr 2024 19:21 WIB

Kasus DBD Tinggi, Permintaan Trombosit Meningkat

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Tulungagung meningkat tajam selama empat bulan terakhir. Dampaknya, jumlah permintaan trombosit juga mengalami peningkatan.

Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Tulungagung dr Rukmi mengatakan, tren peningkatan permintaan trombosit terjadi sejak awal 2024. Pada Januari, jumlah permintaan trombosit mencapai 257 kantong, lalu pada Februari naik menjadi 317 kantong.

Baca Juga: Ribuan Pelamar Ikuti Tes Tulis 94 Formasi PTT RSUD dr Iskak Tulungagung

"Bulan Maret melonjak menjadi 429 kantong, sedangkan April ini permintaannya 221 kantong," kata dr Rukmi, Kamis (18/4/2024).

Menurutnya, peningkatan tersebut sejalan dengan lonjakan kasus DBD di Tulungagung dan beberapa daerah sekitarnya. Sebab, permintaan trombosit tidak hanya dari Tulungagung, namun juga dari Trenggalek, Kediri, dan Blitar.

"Trombosit itu tidak hanya untuk DBD saja, namun juga untuk beberapa penyakit lain. Khusus untuk data DBD mungkin bisa ke dinkes," ujarnya.

Baca Juga: Dulu Pernah Jualan Ikan Asin, Kini Sukses Miliki 38 Outlet Kue

Meskipun mengalami lonjakan, PMI Tulungagung memastikan stok trombosit yang tersedia masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Untuk stok di Tulungagung aman, selalu ada. Hari ini saja untuk trombosit atau TC golongan A ada 12 B 13, O 12 dan AB 5 kantong," imbuhnya.

Rukmi menambahkan, pasokan darah dan trombosit di PMI Tulungagung didukung sekitar 1.900 pendonor.

Baca Juga: Perajin Kaligrafi di Tulungagung Banjir Pesanan, Tembus Qatar dan Amerika

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Tulungagung, Desi Lusiana Wardani mengatakan, jumlah kasus DBD pada periode Januari-April mencapai 409 kasus. Sebaran kasus paling banyak terjadi di Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, Sumbergempol, Ngunut dan Boyolangu.

"Untuk jumlah pasien yang meninggal dunia ada 10 orang," jelasnya. Tl-01/ham

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU