Kantor BUMN Pindah ke IKN, Erick Thohir Cari Investor Kelola Aset Gedung di Jakarta

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 21 Apr 2024 18:59 WIB

Kantor BUMN Pindah ke IKN, Erick Thohir Cari Investor Kelola Aset Gedung di Jakarta

i

 Sejumlah aset perusahaan negara yang berada di sekitar Monas akan kosong setelah berpindah ke Ibu Kota Negara Nusantara (IKN). SP/JAKA

SURABAYAPAGI, Surabaya - Menteri BUMN Erick Thohir tengah mencari perusahaan properti yang andal untuk mengelola aset BUMN di DKI Jakarta. Sebab, sejumlah gedung BUMN akan kosong setelah berpindah ke Ibu Kota Negara Nusantara (IKN).

“Nah itu kan nanti kalau pemerintahan ini pindah (ke IKN Nusantara), gedung-gedung ini akan terabaikan. Contoh, Pertamina sudah punya gedung, tetapi gedung lama Pertamina kosong sekarang. Nah itu kan sayang kalau tidak di value creation,” ujar Erick saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (20/4). 

Baca Juga: Kementerian BUMN Apresiasi Kolaborasi SIG dengan Astra

 “Nah, makanya kemarin kita roadshow dengan para potensi pemain properti yang mau juga melihat ini sebagai opportunity,” paparnya.

Nantinya, pihak swasta di sektor properti bakal kerja sama BUMN agar bisa mengelola aset fisik perusahaan pelat merah di DKI Jakarta. Salah satunya, gedung-gedung yang berada di kawasan Monumen Nasional alias Monas. 

Dengan begitu, aset-aset perusahaan pelat merah tetap dikelola agar memiliki nilai tambah (values creation) bagi perekonomian di Jakarta.

Baca Juga: BUMN Ungkap Fraud di PT Indofarma, oleh Anak Perusahaannya

Untuk mewujudkan hal itu, Erick pun melaksanakan roadshow dengan para pemain andal di bidang properti. Tujuannya menawarkan aset BUMN ke investor untuk dikelola secara bersama. 

Terkait pengelolaan aset BUMN, pemegang saham melalui PT Danareksa (Persero) juga bakal meluncurkan Property Fund. Wadah ini akan menaungi aset perusahaan negara yang berada di sekitar Monas. 

Dengan Property Fund, aset perseroan di sekitar Monas akan dikonsolidasikan. Konsolidasi diperlukan agar aset BUMN tidak terbengkalai, setelah Ibu Kota Negara dipindahkan ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Baca Juga: Kinerja Bank di Tanah Air Moncer

“Mengenai rencana Danareksa launching Property Fund yang pernah dibicarakan. kenapa ada 13 aset BUMN di sekitar Monas. Ini kita yang benar-benar di sekitarnya 13 kalau nggak salah ya. Kalau dilebarin bisa 18,” katanya.jk/ana

 

Editor : Mariana Setiawati

BERITA TERBARU