Ekonomi Kabupaten Nganjuk Lampaui Nasional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Nganjuk - Ekonomi di Kabupaten Nganjuk tumbuh secara signifikan. Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Nganjuk mencapai 5,40 persen pada 2023.
 
Angka itu bahkan melampaui tingkat pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur, yakni 4,90 persen dan nasional 5,04 persen di tahun yang sama. 
 
Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna mengatakan tumbuhnya ekonomi di Bumi Anjuk Ladang menjadi kabar baik sekaligus membanggakan. 
 
Menurutnya, capaian tersebut juga menunjukkan bila ada sebuah potensi yang luar biasa di Kabupaten Nganjuk dari sisi ekonomi. 

Sri Handoko mengungkapkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Nganjuk tak terlepas dari gebrakan program atau upaya yang dilaksanakan. 

Berdasar data BPS, laju pertumbuhan ekonomi menurut lapangan usaha di Kabupaten Nganjuk didominasi transportasi dan pergudangan dengan persentase 12,16 persen. 
 
Kemudian, distribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) menurut lapangan usaha ditopang sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 27,31 persen. 
 
Lalu, distribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) menurut pengeluaran paling teratas diduduki pengeluaran konsumsi rumah tangga, di angka 73,03 persen. 

Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna meminta pemerintah desa dan masyarakat untuk menggali potensi yang ada di wilayah masing-masing.

Potensi yang dimaksud antara lain bisa dalam bidang destinasi wisata desa, pertanian, dan produk UMKM.

"Kemandirian dan kekuatan ekonomi diupayakan dibangun dari level pemerintah desa," kata Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko, Rabu (17/4/2024).

Sri Handoko berharap apabila potensi ditemukan, pemerintah desa dan masyarakat desa bisa mengelolanya dengan baik.

Menurutnya, menciptakan inovasi dan pemanfaatan anggaran desa secara tepat juga tak kalah penting.

"Saya membuka diri berkomunikasi dengan warga secara langsung. Dengan begitu apa yang dibutuhkan mereka atau kekurangan kita bisa diketahui. Kita bisa cepat berbenah. Sehingga ekonomi kerakyatan di tiap desa mengalami pertumbuhan dan kemandirian," paparnya. Nj-01/ham

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…