Median Jalan di Depan SPN Polda Jatim Bakal Dievaluasi

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 24 Apr 2024 19:18 WIB

Median Jalan di Depan SPN Polda Jatim Bakal Dievaluasi

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Median jalan di depan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim, Jalan Raya Bangsal, Mojokerto bakal dievaluasi. Sebab, kecelakaan lalu lintas lebih sering terjadi sejak adanya pembatas jalan tersebut.

Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto bakal menggelar rapat koordinasi dengan instansi terkait untuk mengkaji ulang median jalan tersebut.

Baca Juga: Dilaporkan Polisi, Aji 'Caleg Terpilih DPRD Kabupaten Mojokerto' Bantah Itu Bukan Ancaman Tapi Teguran

Terbaru, pada Rabu (24/4) dini hari tadi sekitar pukul 01.00 WIB, truk Mitsubishi Fuso nopol AG 9044 RL terguling di depan SPN Polda Jatim.

Ihram menuturkan, kecelakaan tunggal ini dipicu beberapa faktor. Yaitu penerangan jalan yang sangat kurang, kondisi jalan yang menyempit karena ada median jalan, serta pengemudi truk yang lelah atau mengantuk. "Sehingga dia (sopir truk) kaget saat didahului (kendaraan lain), menabrak pembatas jalan, lalu oleng hingga terguling," ujarnya.

Baca Juga: 3 Pengedar Narkoba Ditangkap saat Transaksi di Terminal Kertajaya

Sejak adanya median jalan di depan SPN Polda Jatim, Ihram membenarkan lebih sering terjadi kecelakaan lalu lintas. "Evaluasi rekan-rekan Unit Laka dan polsek setempat sejak ada pembatas jalan ini berdampak lebih sering terjadi lecelakaan pada jam-jam tertentu yang melibatkan kendaraan besar," ungkapnya.

Oleh sebab itu, tambah Ihram, pihaknya akan menindaklanjuti persoalan ini dengan menggelar rapat koordinasi untuk mengkaji kembali median jalan di depan SPN Polda Jatim. Menurutnya, tak menutup kemungkinan median jalan ini membutuhkan tambahan penerangan agar mudah terlihat para pengendara, atau justru bentuk median jalan yang perlu dievaluasi.

Baca Juga: Panen Padi, Buruh Tani di Mojokerto Tiba-tiba Ambruk dan Meninggal Dunia

"Jadi, saya akan rakorkan dengan mengundang dari Dishub, PUPR, warga setempat dan stakeholder terkait untuk mengkaji kembali. Terhadap pembatas jalan ini dievaluasi perlunya tambahan kelengkapan sarana jalan agar nilai manfaat keberadaannya semakin berfungsi. Jangan sebaliknya menjadi kontraproduktif," tandasnya. Mj-01/ham

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU