Gegara ‘Dizalimi’ Google Maps, Viral Video Mobil Terjebak Nyasar di Gang Sempit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tangkapan layar video sebuah mobil terjebak di jalan kecil yang terhalang tiang listrik karena ikuti Google Maps. SP/ Instagram @indocarstuff
Tangkapan layar video sebuah mobil terjebak di jalan kecil yang terhalang tiang listrik karena ikuti Google Maps. SP/ Instagram @indocarstuff

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sempat viral beredar video yang memperlihatkan sebuah mobil yang tidak bisa melewati jalan di gang kecil karena terhalang tiang listrik. Uniknya, peristiwa tersebut terjadi akibat menuruti aplikasi peta atau navigasi digital (GPS) Google Maps saat perjalanan.

Diketahui, video tersebut diunggah akun @indocarstuff, Jumat (26/04/2024). Pasalnya, ia sampai terjebak di gang sempit yang mepet dengan sungai. Tak ada jalan untuk maju apalagi putar balik, karena sangat sempit. Cara satu-satunya adalah mundur secara perlahan.

“Kesasar google map sampe stuck di ujung gang, gara-gara ada tiang sebiji ga bisa lewat,” tulis akun tersebut, Minggu (28/04/2024).

Kejadian seperti ini memang bukan kali pertama terjadi. Dalam menggunakan aplikasi GPS seperti Google Maps, pengemudi sebaiknya tidak sepenuhnya mengandalkan aplikasi tersebut. Sopir juga perlu waspada dan memperhatikan medan jalan yang akan dilalui. 

Terlebih jika medan terlihat tidak memungkinkan untuk dilalui, baiknya pengemudi mencari rute alternatif atau bertanya kepada orang sekitar untuk memastikan jalan yang akan dilewati. 

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, aplikasi peta digital seperti Google Maps sebaiknya digunakan sebagai referensi saja. 

“Aplikasi penunjuk arah sebaiknya digunakan sebagai referensi agar lebih mudah, dekat, aman dan arahnya jelas. Tidak disarankan mengandalkan 100 persen, karena nomor satu pengemudi harus paham dengan detail lokasinya,” kata Sony.

Menurutnya, hanya pengemudi pemula yang mengandalkan aplikasi seperti itu. Sebab, jika sudah pengalaman, biasanya dalam mengambil keputusan akan banyak pertimbangan. Maka dari itu, pengemudi sebaiknya tidak memaksakan diri, jika memang jalan tidak layak, jangan diteruskan. 

Sehingga lebih baiknya, jika saat akan menggunakan aplikasi peta digital, pastikan melakukan pengecekan rute terlebih dahulu. Jika perlu, H-1 keberangkatan pengemudi sebaiknya mempelajari dan melihat kondisi melalui foto lokasi yang tersedia di aplikasi. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - TAR.tar.tar. Secara cepat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan operasional demi menjaga…

Bahana Bersahaja Hadirkan 33 Layanan di Desa Bener, Bupati Madiun Targetkan Jalan Tembus Rampung Dua Tahun

Bahana Bersahaja Hadirkan 33 Layanan di Desa Bener, Bupati Madiun Targetkan Jalan Tembus Rampung Dua Tahun

Rabu, 16 Sep 2026 17:42 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:42 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun kembali menggelar Bakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja) di Desa Bener, Kecamatan Sa…

Tekan Kecelakaan, Dansubdenpom Gresik Ingatkan Prajurit Disiplin Berkendara

Tekan Kecelakaan, Dansubdenpom Gresik Ingatkan Prajurit Disiplin Berkendara

Rabu, 16 Sep 2026 16:56 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Keselamatan berlalu lintas menjadi perhatian jajaran Kodam V/Brawijaya. Tingginya angka kecelakaan yang melibatkan prajurit menjadi s…

Persiapan Puslatda Dayung, Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto Tinjau Kawasan TBM Mojokerto

Persiapan Puslatda Dayung, Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto Tinjau Kawasan TBM Mojokerto

Rabu, 16 Sep 2026 16:53 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto — Komandan Komando Daerah Angkatan Laut V (Kodaeral V) Laksamana Muda TNI Ali Triswanto melakukan peninjauan lapangan ke lokasi T…

Mulai 1 September, Petani Madiun Harus Tebus Pupuk Sesuai Musim Tanam

Mulai 1 September, Petani Madiun Harus Tebus Pupuk Sesuai Musim Tanam

Rabu, 16 Sep 2026 16:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Mulai 1 September 2026, petani di Kabupaten Madiun tak lagi bisa menebus pupuk bersubsidi kapan saja sesuai jatah di elektronik Ren…

Sukses Panen Raya Padi MT II dengan Harga Tinggi, Masyarakat Truni Siap Laksanakan MT III

Sukses Panen Raya Padi MT II dengan Harga Tinggi, Masyarakat Truni Siap Laksanakan MT III

Rabu, 16 Sep 2026 16:14 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sukses melaksanakan panen raya padi pada Musim Tanam (MT) II dengan produktivitas mencapai 11,3 ton per hektare dan harga gabah…