Diduga Tertipu Travel Umroh, Puluhan Warga Lapor Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Situbondo - Sebanyak 60 jamaah khotmil qur’an Desa Talkandang, Kecamatan Kota, Kabupaten Situbondo, melaporkan seorang pengusaha jasa travel umrah TMSM berinisial MR ke Mapolres Situbondo.

Pasalnya, meski puluhan jamaah khotmil qur’an itu sudah melunasi ongkos umrah pada pertengahan tahun 2023 lalu, dengan jumlah total uang  yang disetorkan sekitar Rp 800 juta, namun hingga kini, mereka tidak kunjung diberangkatkan dengan alasan yang tidak jelas.

“Sesuai kesepakatan awal, para jamaah akan diberangkatkan pada 20 Februari 2024 lalu. Namun, faktanya hingga kini gagal berangkat, sadar merasa tertipu oleh MR, sehingga puluhan jamaah sepakat melaporkan dugaan penipuan berkedok travel umrah ke Mapolres,” ujar H Erwin Baharudin, salah seorang korban, Minggu (6/5/2024).

Menurut dia, dugaan kasus penipuan berkedok travel umrah itu, berawal saat MR menemui emak-emak jamaah khotmil qur’an pada pertengahan 2023 lalu. Saat itu, MR mempromosikan travel umrah miliknya, yakni TMSM, dengan biaya hanya sebesar Rp 15 juta, dengan bonus plesiran ke Negara Turki.

“Nah, karena tertarik dengan promosi yang ditawarkan MR, sehingga sebanyak 60 jamaah membayar uang sebesar Rp 15 juta, dengan cara ditransfer ke rekening MR, dengan jumlah total yang TF sekitar Rp800 juta,” beber H Erwin.

Lebih jauh H Erwin menegaskan, karena terkesan tidak ada itikad baik dari MR, yang sering menunda pemberangkatan jamaah khotmil qur’an, sehingga para jamaah sepakat untuk melaporkan dugaan kasus penipuan berkedok travel umrah ke Mapolres Situbondo.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Situbondo  Iptu Sutrisno membenarkan pengaduan dugaan kasus penipuan berkedok travel umrah, dengan terlapor perempuan berinisial MR.

“Untuk mendalami  dugaan kasus penipuan berkedok travel umrah, penyidik Satreskrim akan memanggil MR, untuk dilakukan klarifikasi,” katanya. St-01/ham

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…