Rokok, Pisau, Sirup hingga Lauk Kering milik Jemaah Haji asal Lamongan Disita Petugas

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya menyita puluhan benda berbahaya yang dibawa Calon Jemaah Haji (CJH) sebelum berangkat menuju ke Tanah Suci.

Dalam penggeledahan yang dilakukan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), petugas berhasil menyita sejumlah benda tajam seperti pisau, silet, cutter, gunting, dan alat cukur.

Tak hanya itu, juga ditemukan cairan yang melebihi ketentuan, seperti sampo, deterjen cair, madu, minyak zaitun, aneka minuman, dan sirup.

Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya Abdul Haris mengungkapkan bahwa barang-barang yang berbahaya bagi penerbangan itu ditemukan di koper milik calon jemaah haji asal Kabupaten Lamongan yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 5 Embarkasi Surabaya.

Menurutnya, barang-barang tersebut sebenarnya tidak dilarang dibawa, namun harus dikemas sesuai ketentuan yang berlaku.

"Jadi benda cair yang disita itu jumlahnya melebihi 100 mililiter," kata Haris.

Sementara untuk belasan slop rokok juga disita karena melebihi ketentuan maksimal hanya dua slop rokok bagi tiap jemaah. Bahkan, ada jemaah calon haji yang membawa tas tambahan berisi aneka makanan ringan dan lauk kering.

"Jemaah haji boleh membawa gunting, alat cukur, dan sejenisnya asalkan di dalam tas koper bagasi. Jika disimpan dalam tas tenteng otomatis akan diamankan petugas pemeriksa," jelasnya.

Lanjut Haris, setiap jemaah haji hanya diperkenankan membawa tas yang telah ditetapkan, yaitu satu koper besar, satu tas tenteng, dan satu tas paspor.

Dengan ketentuan satu koper besar berlogo SV yang disimpan di bagasi dengan berat maksimal 32 kilogram. Serta satu tas tenteng berlogo SV maksimal berat tujuh kilogram.

"Masing-masing jemaah haji hanya diperkenankan membawa tas yang diperkenankan," ungkapnya.

Apabila ditemukan CJH membawa tas tambahan secara berlebihan, otomatis akan disita oleh yang pihak berwenang

"Jika membawa tas tambahan di luar ketentuan tersebut, tentu akan diamankan petugas," pungkasnya. Ain

Berita Terbaru

Gubernur BI Destry, Janji Maksimalkan Jaringan Kantor Daerah

Gubernur BI Destry, Janji Maksimalkan Jaringan Kantor Daerah

Kamis, 03 Sep 2026 06:44 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:44 WIB

SURABAYAPAGI.com - Salah satu tugas utama Bank Indonesia (BI) adalah menjaga stabilitas nilai rupiah. Stabilitas nilai Rupiah ini mengandung dua aspek, yaitu…

Prabowo akan Bangun Kapal Ikan Modern 4.582 Unit

Prabowo akan Bangun Kapal Ikan Modern 4.582 Unit

Kamis, 03 Sep 2026 06:42 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:42 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pemerintah menyiapkan program modernisasi kapal ikan untuk mendorong nelayan memanfaatkan potensi ikan di laut lepas. Ditargetkan…

Kontrak Pertamina Lubricants dengan VR46 Racing Team, Diusik

Kontrak Pertamina Lubricants dengan VR46 Racing Team, Diusik

Kamis, 03 Sep 2026 06:40 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:40 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kontrak Pertamina Lubricants dengan VR46 Racing Team telah dimulai sejak 2024 hingga akhir 2026. Meski tak pernah disebut angka pastinya,…

Juli Lalu, 1,53 juta Turis ke Indonesia

Juli Lalu, 1,53 juta Turis ke Indonesia

Kamis, 03 Sep 2026 06:38 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:38 WIB

SURABAYAPAGI.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 1,53 juta turis asing yang berkunjung ke Indonesia sepanjang Juli 2026. Jumlah kunjungan wisman…

PENAHANAN PEMRED RADIT, PROYEK JENDERAL, DIRUNTUHKAN TAMTAMA

PENAHANAN PEMRED RADIT, PROYEK JENDERAL, DIRUNTUHKAN TAMTAMA

Kamis, 03 Sep 2026 06:35 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:35 WIB

Kajari Surabaya dan Direskrimum Polda Jatim Yth,.. Dari temuan fakta-fakta dan surat pernyataan berisi pengakuan Erick Wowpor, tanggal 23 Januari 2026, saya…

Iran Mulai Kurangi Pemakaian BBM

Iran Mulai Kurangi Pemakaian BBM

Kamis, 03 Sep 2026 06:32 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.com – Iran mengurangi pemakaian BBM. Seruan ini disampaikan Ketua Parlemen Iran pada hari Selasa (1/9) waktu setempat, seiring negara tersebut m…