Nabung Selama 6 Tahun, Pencari Rumput Asal Lamongan Naik Haji

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Lamongan - Seorang buruh pencari rumput hewan ternak dari Rangge, Kelurahan Sukomulyo, Lamongan, Jawa Timur, akhirnya bisa mewujudkan impiannya untuk naik haji setelah menabung selama enam tahun.

Pria bernama Paridjan itu, bersama dengan istrinya, Tasriyatun, mereka berangkat menuju tanah suci sebagai bagian dari jemaah haji kloter 7.

Keinginan Paridjan untuk berhaji dimulai sejak tahun 2005, ia pun bertekad untuk rutin menabung. "Saya usahakan tiap bulan rutin menabung. Kalau jumlahnya tidak tentu. Bisa 50 ribu, 100 ribu, 300 ribu, sebisanya saja," ujar pria berusia 65 tahun itu.

Keinginannya untuk berawal dari sang istri yang ingin mengikuti jejak tetangga-tetangga mereka yang telah menunaikan ibadah haji.

"Tetangga-tetangga saya banyak yang sudah berhaji. Suatu hari istri saya bilang kalau dia ingin kami bisa naik haji seperti tetangga tapi dia pesimis, wong saya ini cuma tukang ngarit, upahnya kecil. Istripun cuma ibu rumah tangga biasa, Mana bisa berangkat haji," celotehnya.

Meskipun pekerjaannya sebagai pencari rumput untuk hewan ternak dan upahnya yang kecil membuat sempat istrinya pesimis, namun Paridjan tetap yakin bahwa niat tulus mereka akan dikabulkan oleh Allah SWT.

"Kalau kita benar-benar tulus berniat ingin berhaji karena Allah SWT, Insya Allah akan dikabulkan," ujar Paridjan, seorang ayah dari tiga anak ini.

Dengan penghasilan sekitar 1,8 juta rupiah per bulan, Paridjan juga bekerja sebagai tukang jagal hewan untuk menambah tabungan hajinya.

Atas ketekunan dan kesabarannya akhirnya membuahkan hasil, setelah menabung selama 6 (enam) tahun, pada tahun 2011, akhirnya mereka berhasil mendaftar haji.

Kini, pada tahun 2024, setelah menunggu selama 13 tahun, Paridjan dan Tasriyatun akan berangkat ke tanah suci. Mereka dijadwalkan terbang ke Arab Saudi pada Senin, (13/5/2024) pukul 13.00 WIB sebagai bagian dari kloter 7 Lamongan.

Menurut Paridjan, berhaji itu ibadah yang mulai. Tidak semua orang dipanggil atas nikmat tersebut. Meskipun bergelimang harta namun tidak ada kehendak dari yang diatas tentunya ibadah tersebut tidak bisa terwujud.

"Haji kan panggilan. Yang uangnya miliaran belum tentu bisa berangkat kalau Allah tidak menghendaki," pungkasnya. ain

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…