Jaga Kestabilan Harga, DKPP Kota Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah

author surabayapagi.com

- Pewarta

Jumat, 17 Mei 2024 12:25 WIB

Jaga Kestabilan Harga, DKPP Kota Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah

i

Warga Kota Madiun antre sembako murah pada kegiatan gerakan pangan murah (GPM) yang digelar DKPP Kota Madiun di Kelurahan Banjarejo, Kota Madiun, Jatim. SP/ Diskominfo Kota Madiun

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pasca lebaran kemarin, stabilitas stok dan harga pangan di Kota Madiun terus dijaga dan dipantau. Salah satunya dengan menggelar gerakan pangan murah di Kelurahan Banjarejo.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Kota Madiun, Sumini mengungkap, program ini bekerja sama dengan dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP). Tujuannya untuk menjaga stok pangan warga di pasaran dapat tercukupi. 

Baca Juga: Kota Madiun Pecahkan Rekor Muri, Dribble Bola Basket Terbanyak

"Kegiatan ini tujuannya untuk mendekatkan sejumlah komoditas ke masyarakat. Tentunya, harganya lebih murah di bawah harga pasar," ujar Sumini, Jumat (17/05/2024).

Dalam gerakan pasar murah tersebut, masyarakat dapat membeli beras, gula, minyak goreng, telur, bawang merah dan bawang putih dengan harga miring.

Adapun bahan kebutuhan pokok yang tersedia dalam GPM tersebut diantaranya beras SPHP seharga Rp 56.500 per kemasan 5 kilogram, telur ayam ras Rp 27.500 per kilogram, gula pasir Rp 17.000 per kilogram, minyak goreng Rp 16.000 per liter, bawang putih Rp 15.000 per seperempat kilogram, dan bawang merah Rp 9.000 per seperempat kilogram.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Disdag Kota Madiun Pantau Harga Bapok di Pasar Tradisional

Selain itu juga ada sayuran dari kebun P2L berupa terong dan sawi yang dijual dengan harga Rp 5.000 per 2 pak.

Lebih lanjut, Sumini mengatakan tidak ada bahan pokok yang dijual dalam gerakan pangan murah itu disubsidi kecuali beras SPHP dari Bulog. Namun demikian, komoditas yang pihaknya jual itu di bawah harga tengkulak. 

“Kalau untuk yang sayuran-sayuran itu diambil dari produksi P2L,” pungkasnya. 

Baca Juga: Wisata Petik Buah, Pemkot Madiun Berhasil Panen 1 Ton Buah Melon

Sementara itu, Lurah Banjarejo Hadi Murbiyanto berharap melalui kegiatan itu masyarakat setempat bisa lebih mudah mendapatkan sembako murah tanpa harus ke pasar. Serta, kedepannya program serupa bisa kembali terselenggara. Serta, dengan ragam komoditas yang semakin banyak.

"Kami upayakan supaya lebih beragam. Sehingga, bisa membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok yang sehari-hari digunakan," tutur dia. mdn-01/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU