Jaga Kestabilan Harga, DKPP Kota Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga Kota Madiun antre sembako murah pada kegiatan gerakan pangan murah (GPM) yang digelar DKPP Kota Madiun di Kelurahan Banjarejo, Kota Madiun, Jatim. SP/ Diskominfo Kota Madiun
Warga Kota Madiun antre sembako murah pada kegiatan gerakan pangan murah (GPM) yang digelar DKPP Kota Madiun di Kelurahan Banjarejo, Kota Madiun, Jatim. SP/ Diskominfo Kota Madiun

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pasca lebaran kemarin, stabilitas stok dan harga pangan di Kota Madiun terus dijaga dan dipantau. Salah satunya dengan menggelar gerakan pangan murah di Kelurahan Banjarejo.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Kota Madiun, Sumini mengungkap, program ini bekerja sama dengan dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP). Tujuannya untuk menjaga stok pangan warga di pasaran dapat tercukupi. 

"Kegiatan ini tujuannya untuk mendekatkan sejumlah komoditas ke masyarakat. Tentunya, harganya lebih murah di bawah harga pasar," ujar Sumini, Jumat (17/05/2024).

Dalam gerakan pasar murah tersebut, masyarakat dapat membeli beras, gula, minyak goreng, telur, bawang merah dan bawang putih dengan harga miring.

Adapun bahan kebutuhan pokok yang tersedia dalam GPM tersebut diantaranya beras SPHP seharga Rp 56.500 per kemasan 5 kilogram, telur ayam ras Rp 27.500 per kilogram, gula pasir Rp 17.000 per kilogram, minyak goreng Rp 16.000 per liter, bawang putih Rp 15.000 per seperempat kilogram, dan bawang merah Rp 9.000 per seperempat kilogram.

Selain itu juga ada sayuran dari kebun P2L berupa terong dan sawi yang dijual dengan harga Rp 5.000 per 2 pak.

Lebih lanjut, Sumini mengatakan tidak ada bahan pokok yang dijual dalam gerakan pangan murah itu disubsidi kecuali beras SPHP dari Bulog. Namun demikian, komoditas yang pihaknya jual itu di bawah harga tengkulak. 

“Kalau untuk yang sayuran-sayuran itu diambil dari produksi P2L,” pungkasnya. 

Sementara itu, Lurah Banjarejo Hadi Murbiyanto berharap melalui kegiatan itu masyarakat setempat bisa lebih mudah mendapatkan sembako murah tanpa harus ke pasar. Serta, kedepannya program serupa bisa kembali terselenggara. Serta, dengan ragam komoditas yang semakin banyak.

"Kami upayakan supaya lebih beragam. Sehingga, bisa membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok yang sehari-hari digunakan," tutur dia. mdn-01/dsy

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…