SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Mengutip Autocar pada Minggu (19/05/2024), Honda akan berfokus pada etos 'tipis' pengerjaan sedan ‘Compact’ yang nantinya bakal menyaingi Tesla Model 3 sebagai salah satu bagian dari tujuh mobil listrik baru Honda 0 Series baru.
Honda 0 Series akan dimulai dari tiga model pertama yang akan lebih dulu hadir pada 2026. Sementara sedan kompak pesaing Model 3 yang belum terungkap pasti desainnya ini akan lahir sebagai anak bungsu pada 2030.
Honda akan menggunakan Metode Sasis yang sebelumnya dipelopori Tesla Model Y, yakni dengan pengecoran logam cair ke dalam sebuah cetakan untuk mengurangi kompleksitas komponen sekaligus bobot dan biaya.
Sementara itu, untuk Sistem E-axle yang menggabungkan motor listrik, inverter, dan gearbox dalam satu unit juga akan dibenamkan untuk menghemat berat sekitar 100 kg dibanding kendaraan listrik Honda e:Ny1. Nantinya poros elektrik juga akan dipasangkan untuk menggerakkan ke semua roda.
Sehingga dapat mengurangi menghemat bobot sekaligus memberikan posisi berkendara yang lebih sporty, meski ketebalan lantai akan berkurang. Kompleksitas rangkaian chip juga akan disatukan ke dalam satu komputer pusat yang justru akan meningkatkan kecepatan fungsi digital.
Sebagai informasi, spesifikasi setiap mobil 0 Series didasarkan pada target jangkauan lebih dari 300 mil atau 483 km menurut siklus pengujian EPA. Kunci untuk mencapai jangkauan tersebut sekaligus menghemat bobot adalah fokus pada performa aerodinamis, mirip konsep 0 Saloon yang telah tampil di publik awal tahun ini.
"Kami tidak secara khusus bertujuan untuk bentuk ini, tetapi kami mencoba menciptakan bentuk fungsi sekaligus membuatnya emosional," kata direktur kreatif Honda R&D Toshinobu Minami.
Jenama asal Negeri Matahari Terbit ini mengatakan pabrik baterai miliknya yang bermitra dengan LG Korea akan mulai memproduksi baterai di Amerika Serikat mulai tahun 2025, dengan kapasitas pabrik sebesar 40 GWh per tahun. jk-04/dsy
Editor : Desy Ayu