Harga Tomat di Magetan Melambung Tinggi, Pedagang Ngeluh Sepi Pembeli

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu pedagang tomat di pasar tradisional Magetan. SP/ MGT
Ilustrasi. Salah satu pedagang tomat di pasar tradisional Magetan. SP/ MGT

i

SURABYAAPAGI.com, Magetan - Harga tomat di pusat pasar sayur Magetan naik menjadi Rp 20 ribu hingga Rp 21 ribu dari sebelumnya Rp 16 ribu per kilogram dalam dua hari belakangan ini, yang juga berdampak negatif ke pedagang.

Akibat harga tomat yang melambung tinggi tersebut membuat pedagang yang berada di lereng Gunung Lawu sisi timur, masuk Desa Plaosan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan menjadi sepi pembeli.

Kondisi sepinya pembeli membuat para pedagang merugi, karena tomat mereka akhirnya layu hingga membusuk. Selain itu, banyak dari buah tomat lokal Magetan yang kondisinya kerdil serta layu, sehingga para pedagang harus memilah terlebih dahulu, sebelum disajikan di lapak mereka.

“Tapi setelah mendapatkan tomat, kami juga bingung (mau jual ke mana). Karena daya beli konsumen berkurang, dampak dari kenaikan harga tomat," kata Yuni Lestari, salah satu pedagang, Minggu (19/05/2024).

Diketahui, kenaikan harga tomat di Kabupaten Magetan ini, akibat pasokan tomat dari petani ke pasar berkurang. Jika ada, para pedagang langsung berebut.

Hingga saat ini, para pedagang belum tahu pasti penyebab menurunnya pasokan tomat. Padahal pasar tersebut merupakan pusatnya pasar sayur di Kabupaten Magetan. mgt-01/dsy

Berita Terbaru

Mudahkan Jamaah Beribadah ke Tanah Suci, PCNU Lamongan Gandeng Travel Umrah Sunan Drajat

Mudahkan Jamaah Beribadah ke Tanah Suci, PCNU Lamongan Gandeng Travel Umrah Sunan Drajat

Kamis, 03 Sep 2026 22:22 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 22:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan terus memperkuat ikhtiar memberikan kemudahan dan pelayanan kepada jamaah. Salah s…

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Elektabilitas Partai Gerindra yang menempati posisi teratas dalam survei politik terbaru di Jawa Timur mendapat respons dari Ketua…

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru kepuasan warga terhadap program-program Gubernur Jawa…

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan -  Upaya Pemkab Lamongan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditarget mencapai Rp 1 Triliun, mendapat tanggapan …

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur menginisiasi agar Program Kredit Sejahtera (Prokesra) mendapat dukungan dalam Perubahan APBD (…

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Inovasi kembali ditorehkan oleh Kabupaten Lamongan, salah satunya bagaimana meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang…