Harga Tomat di Magetan Melambung Tinggi, Pedagang Ngeluh Sepi Pembeli

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 19 Mei 2024 14:15 WIB

Harga Tomat di Magetan Melambung Tinggi, Pedagang Ngeluh Sepi Pembeli

i

Ilustrasi. Salah satu pedagang tomat di pasar tradisional Magetan. SP/ MGT

SURABYAAPAGI.com, Magetan - Harga tomat di pusat pasar sayur Magetan naik menjadi Rp 20 ribu hingga Rp 21 ribu dari sebelumnya Rp 16 ribu per kilogram dalam dua hari belakangan ini, yang juga berdampak negatif ke pedagang.

Akibat harga tomat yang melambung tinggi tersebut membuat pedagang yang berada di lereng Gunung Lawu sisi timur, masuk Desa Plaosan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan menjadi sepi pembeli.

Baca Juga: Makan di Telaga Sarangan, Wisatawan Ngeluh Dipatok Rp 225 Ribu

Kondisi sepinya pembeli membuat para pedagang merugi, karena tomat mereka akhirnya layu hingga membusuk. Selain itu, banyak dari buah tomat lokal Magetan yang kondisinya kerdil serta layu, sehingga para pedagang harus memilah terlebih dahulu, sebelum disajikan di lapak mereka.

Baca Juga: Wabah Hama dan Penyakit, Petani Bawang Merah di Magetan Rugi Ratusan Juta

“Tapi setelah mendapatkan tomat, kami juga bingung (mau jual ke mana). Karena daya beli konsumen berkurang, dampak dari kenaikan harga tomat," kata Yuni Lestari, salah satu pedagang, Minggu (19/05/2024).

Diketahui, kenaikan harga tomat di Kabupaten Magetan ini, akibat pasokan tomat dari petani ke pasar berkurang. Jika ada, para pedagang langsung berebut.

Baca Juga: BPBD Jatim Tinjau Progres Perbaikan Infrastruktur di Magetan dan Madiun

Hingga saat ini, para pedagang belum tahu pasti penyebab menurunnya pasokan tomat. Padahal pasar tersebut merupakan pusatnya pasar sayur di Kabupaten Magetan. mgt-01/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU