Pemkab Sumenep Gelar Festival Tan Pangantanan Bertema “Ngopene En Maenan Kona”

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Bupati Sumenep, Hj. Dewi Khalifah, SH.MH saat membuka kegiatan Festifal Tanpangantan, di depan Rumah Dinas Bupati Kabupaten Sumenep. SP/ Ainur Rahman
Wakil Bupati Sumenep, Hj. Dewi Khalifah, SH.MH saat membuka kegiatan Festifal Tanpangantan, di depan Rumah Dinas Bupati Kabupaten Sumenep. SP/ Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, melalui Dinas Pendidikan menggelar acara Tan Pangantanan atau disebut dengan Dhe' Nong Dhe' Ne'Nang,

Kegiatan "Tan Pangantanan" yang digelar dalam acara parade merupakan rentetan kalender event Pentahelix 2024 yang melibatkan pelajar dari tingkat TK dan SD di Kabupaten Sumenep.

Acara berlangsung didepan Rumah Dinas Bupati Kabupaten Sumenep, mengangkat tema “Ngopene En Maenan Kona” dan di buka langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Sumenep, Hj. Dewi Khalifah, SH, MH.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Stakeholder Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep dan 43 peserta, dari tingkat TK dan SD. dengan rincian jumlah peserta TK sebanyak 25 peserta dan SD sebanyak 18 peserta.

Menurut Wakil Bupati Kabupaten Sumenep, Hj. Dewi Khalifah, SH, MH, mengatakan, jika kegiatan yang digelar bertujuan, untuk mempertahankan budaya lokal.

"Budaya lokal perlu dilestarikan, agar generasi dan penerus Bangsa, terus berinovatif dalam menjaga dan merawat budaya dan kearifan lokal, khusus di Kabupaten Sumenep," jelasnya, Minggu (26/05/20240.

Maka, kata dia, memberikan pengetahuan sejak dini kepada mereka, merupakan bagian terpenting untuk memperkenalkan budaya lokal dan tradisi, jadi anak mulai mengenal lingkungan dan adat istiadat. 

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra menyampaikan, bahwa, kegiatan festival tanpangantanan merupakan bentuk edukasi yang bersifat rekreatif kepada anak anak untuk mencintai sejarah dan budaya lokal.

“Jadi, memberikan pembelajaran secara rekreatif membuka ruang pemikiran yang cemerlang, tentu, cara ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam melestarikan dan memberikan pelajaran yang menyenangkan bagi mereka," tuturnya.

Dengan belajar sambil bermain, kata dia, dapat mengedukasi mereka untuk dapat mencintai budaya lokal dan melestarikannya secara turun temurun dari generasi ke generasi yang lainnya. katanya.

Ia juga menjelaskan, Tradisi budaya Tan Pangantanan itu banyak mengandung filosofi cinta dan dapat membantu mereka untuk saling percaya diri dalam membangun persatuan yang berdasarkan cinta dan kemanusiaan.

“Tan Pangantanan merupakan sebuah budaya yang menekankan pribadi lokal Sumenep dalam prosesi mantenan dengan mengedepankan bahasa Madura halus,” ungkapnya.

Kedepan kata dia, pihaknya akan lebih memperdalam pengetahuan anak anak untuk bisa berbahasa ibu dengan baik lewat sebuah materi  pembelajaran terhadap anak didik.

“Selain dapat menumbuh kembangkan budaya dan bahasa Madura kepada anak-anak kita, kegiatan lainnya dapat memberikan spirit terhadap laju dan perkembangan zaman," jelasnya

Sehingga, dengan banyaknya kegiatan positif tentunya, dapat mendorong dan meningkatkan kunjungan wisata edukasi di Kabupaten Sumenep, serta menggerakkan perekonomian masyarakat. ar

Berita Terbaru

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Madiun Kota mendatangi kantor PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun, Jumat (…

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Suasana berbeda terlihat di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo, Jumat (4/9/2026). Puluhan peserta yang datang untuk m…

Dorong Transformasi Layanan Lewat AI, PLN UID Jatim Kantongi Empat Penghargaan

Dorong Transformasi Layanan Lewat AI, PLN UID Jatim Kantongi Empat Penghargaan

Jumat, 04 Sep 2026 17:56 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:56 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur meraih empat penghargaan dalam ajang Surabaya Marketing Week 2026. Capaian t…

KAI Daop 7 Madiun Tunjukkan Tren Positif, Sepanjang Agustus 2026 Stasiun Blitar Melayani 140.340 Pelanggan

KAI Daop 7 Madiun Tunjukkan Tren Positif, Sepanjang Agustus 2026 Stasiun Blitar Melayani 140.340 Pelanggan

Jumat, 04 Sep 2026 17:22 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kinerja core business PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun, angkutan penumpang terus menunjukkan tren positif. Selama…

Tingkatkan Daya Saing Produk, Anggota DPR RI Dorong UMKM Surabaya Ber-SNI

Tingkatkan Daya Saing Produk, Anggota DPR RI Dorong UMKM Surabaya Ber-SNI

Jumat, 04 Sep 2026 16:12 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 16:12 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Badan Standardisasi Nasional (BSN) mendorong percepatan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) di kalangan pelaku usaha mikro, k…

Giat Jumat Berkah, Polres Blitar Hadirkan Beragam Layanan Gratis dan Dialog Kamtibmas untuk Masyarakat

Giat Jumat Berkah, Polres Blitar Hadirkan Beragam Layanan Gratis dan Dialog Kamtibmas untuk Masyarakat

Jumat, 04 Sep 2026 13:42 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar terus tingkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan Jumat Berkah, kalini di gelar di halaman Masjid Baitu…