Sempat Tolak Revitalisasi Pasar Banyuwangi, Pedagang Sepakat Relokasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengerjaan revitalisasi Pasar Banyuwangi menjadi pusat perbelanjaan dan kawasan heritage pada pertengahan tahun 2024 ini. SP/ BYW
Pengerjaan revitalisasi Pasar Banyuwangi menjadi pusat perbelanjaan dan kawasan heritage pada pertengahan tahun 2024 ini. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Revitalisasi Pasar Banyuwangi yang awalnya menolak proses relokasi, kini sejumlah pedagang dan PKL akhirnya melunak. Mereka bahkan mendukung rencana relokasi dan berharap bisa memperoleh keuntungan lebih saat pasar nanti selesai dipugar.

Para pedagang dan seluruh PKL Pasar sepakat segera melakukan relokasi sebelum pengerjaan pemugaran tersebut dilakukan awal Juni 2024. Kata sepakat antara pedagang pasar dan Pemkab Banyuwangi sempat ditandai dengan tasyakuran yang digelar di sepanjang jalan depan pasar Banyuwangi. 

Sedangkan untuk proses pengerjaan pun secara bertahap pedagang di Pasar Banyuwangi mulai relokasi ke Gedung Wanita. Pemerintah daerah memberikan fasilitas kendaraan angkut untuk mempermudah proses evakuasi.

"Saat ini pasar makin sepi. Jam tujuh (pagi), pengunjung sudah sepi. Utamanya di bagian dalam. Semoga dengan diperbaikinya pasar ini, nanti pembeli semakin ramai," ungkap Ketua Persatuan Pedagang Kaki Lima (Pakkompak) Pasar Banyuwangi Matasan, Senin (27/05/2024).

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua Paguyuban PKL Joko Tole Agus Kariyanto. Ia berharap nantinya pasar baru akan menampung seluruh pedagang yang ada. Baik yang punya kios ataupun yang berjualan di emperan pasar.

"Mudah-mudahan pasar ini nanti bisa memfasilitasi semua pedagang pasar. Baik yang selama ini yang menyewa ataupun yang PKL," harapnya.

Ketua Paguyuban Pedagang Kaki Lima (Pakompak) Matasan berharap proses revitalisasi bisa segera terlaksana serta memastikan sejak awal tidak ada penolakan terhadap revitalisasi pasar tersebut. Namun, para pedagang berharap konsep pasar baru benar-benar bisa memperbaiki nasib mereka.

Apalagi, dengan revitalisasi akan ada perubahan wajah pasar yang sebelumnya tampak kumuh menjadi lebih baik.

”Harapan kami pasar bisa lebih ramai. Jangan sampai seperti sebelumnya, jam 7 pagi di dalam sudah sepi, tidak ada yang beli,” tegas Matasan. 

Sebagai informasi, Pasar Banyuwangi akan direvitalisasi menjadi pusat perbelanjaan dan destinasi heritage yang terintegrasi dengan Asrama Inggrisan, eks kantor dagang Inggris. 

Revitalisasi Pasar Banyuwangi ini sepenuhnya dibiayai Kementerian PUPR dengan anggaran kurang lebih Rp 200 miliar dan nantinya, dalam revitalisasi pasar tersebut sekitar 352 pedagang akan direlokasi. Para pedagang akan ditempatkan sesuai dengan zonasi seperti area pangan basah, pangan kering, siap saji dan non-pangan. byw-01/dsy

Berita Terbaru

Diikuti 2.650 Siswa, TKA SMP Kota Mojokerto Resmi Berakhir 16 April

Diikuti 2.650 Siswa, TKA SMP Kota Mojokerto Resmi Berakhir 16 April

Kamis, 16 Apr 2026 16:07 WIB

Kamis, 16 Apr 2026 16:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pelaksanaan tes kemampuan akademik (TKA) jenjang SMP di Kota Mojokerto resmi berakhir pada Kamis (16/04/2026). Total sebanyak…

Usung Energize, Elevate, Empowe, ​Rakerwil APJII Jatim 2026 Dorong Internet Jadi Objek Vital Nasional

Usung Energize, Elevate, Empowe, ​Rakerwil APJII Jatim 2026 Dorong Internet Jadi Objek Vital Nasional

Kamis, 16 Apr 2026 14:32 WIB

Kamis, 16 Apr 2026 14:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Wilayah Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) tahun 2026 di Hotel …

Sambut Bulan Muharram, Pemkab Ponorogo Siapkan Gelaran ‘Mantu Geden’

Sambut Bulan Muharram, Pemkab Ponorogo Siapkan Gelaran ‘Mantu Geden’

Kamis, 16 Apr 2026 14:17 WIB

Kamis, 16 Apr 2026 14:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka menyambut gelaran “mantu geden” di bulan Muharram, yakni Grebeg Suro, Pemkab Ponorogo Ponorogo, Pemerintah Kabupaten (…

KPK Periksa Dirut BUMD hingga Camat Taman, Pengembangan Kasus OTT Maidi Terus Bergulir   ‎

KPK Periksa Dirut BUMD hingga Camat Taman, Pengembangan Kasus OTT Maidi Terus Bergulir  ‎

Kamis, 16 Apr 2026 14:17 WIB

Kamis, 16 Apr 2026 14:17 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan pemeriksaan saksi dalam pengembangan kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang …

Longsor Dekat Bendungan Tugu Picu Akses Jalur Ponorogo-Trenggalek Lumpuh Total

Longsor Dekat Bendungan Tugu Picu Akses Jalur Ponorogo-Trenggalek Lumpuh Total

Kamis, 16 Apr 2026 14:07 WIB

Kamis, 16 Apr 2026 14:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti akses jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Trenggalek diterjang material longsor…

Pemkab Jombang Anggarkan Rp18 Miliar Seragam Gratis, Ada Tambahan 1 Setel Seragam Pramuka

Pemkab Jombang Anggarkan Rp18 Miliar Seragam Gratis, Ada Tambahan 1 Setel Seragam Pramuka

Kamis, 16 Apr 2026 13:56 WIB

Kamis, 16 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Berdasarkan data yang dihimpun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, Jawa Timur telah mengalokasikan anggaran hingga total Rp18…