Sempat Tolak Revitalisasi Pasar Banyuwangi, Pedagang Sepakat Relokasi

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 27 Mei 2024 09:27 WIB

Sempat Tolak Revitalisasi Pasar Banyuwangi, Pedagang Sepakat Relokasi

i

Pengerjaan revitalisasi Pasar Banyuwangi menjadi pusat perbelanjaan dan kawasan heritage pada pertengahan tahun 2024 ini. SP/ BYW

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Revitalisasi Pasar Banyuwangi yang awalnya menolak proses relokasi, kini sejumlah pedagang dan PKL akhirnya melunak. Mereka bahkan mendukung rencana relokasi dan berharap bisa memperoleh keuntungan lebih saat pasar nanti selesai dipugar.

Para pedagang dan seluruh PKL Pasar sepakat segera melakukan relokasi sebelum pengerjaan pemugaran tersebut dilakukan awal Juni 2024. Kata sepakat antara pedagang pasar dan Pemkab Banyuwangi sempat ditandai dengan tasyakuran yang digelar di sepanjang jalan depan pasar Banyuwangi. 

Baca Juga: Revitalisasi Pasar Banyuwangi, Penempatan Los Pedagang Bakal Diundi

Sedangkan untuk proses pengerjaan pun secara bertahap pedagang di Pasar Banyuwangi mulai relokasi ke Gedung Wanita. Pemerintah daerah memberikan fasilitas kendaraan angkut untuk mempermudah proses evakuasi.

"Saat ini pasar makin sepi. Jam tujuh (pagi), pengunjung sudah sepi. Utamanya di bagian dalam. Semoga dengan diperbaikinya pasar ini, nanti pembeli semakin ramai," ungkap Ketua Persatuan Pedagang Kaki Lima (Pakkompak) Pasar Banyuwangi Matasan, Senin (27/05/2024).

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua Paguyuban PKL Joko Tole Agus Kariyanto. Ia berharap nantinya pasar baru akan menampung seluruh pedagang yang ada. Baik yang punya kios ataupun yang berjualan di emperan pasar.

"Mudah-mudahan pasar ini nanti bisa memfasilitasi semua pedagang pasar. Baik yang selama ini yang menyewa ataupun yang PKL," harapnya.

Baca Juga: Mei 2024, Revitalisasi Pasar Simo Surabaya Ditargetkan Tuntas

Ketua Paguyuban Pedagang Kaki Lima (Pakompak) Matasan berharap proses revitalisasi bisa segera terlaksana serta memastikan sejak awal tidak ada penolakan terhadap revitalisasi pasar tersebut. Namun, para pedagang berharap konsep pasar baru benar-benar bisa memperbaiki nasib mereka.

Apalagi, dengan revitalisasi akan ada perubahan wajah pasar yang sebelumnya tampak kumuh menjadi lebih baik.

”Harapan kami pasar bisa lebih ramai. Jangan sampai seperti sebelumnya, jam 7 pagi di dalam sudah sepi, tidak ada yang beli,” tegas Matasan. 

Baca Juga: Diskopindag Kota Malang Upayakan Revitalisasi Pasar Besar Jadi Digarap

Sebagai informasi, Pasar Banyuwangi akan direvitalisasi menjadi pusat perbelanjaan dan destinasi heritage yang terintegrasi dengan Asrama Inggrisan, eks kantor dagang Inggris. 

Revitalisasi Pasar Banyuwangi ini sepenuhnya dibiayai Kementerian PUPR dengan anggaran kurang lebih Rp 200 miliar dan nantinya, dalam revitalisasi pasar tersebut sekitar 352 pedagang akan direlokasi. Para pedagang akan ditempatkan sesuai dengan zonasi seperti area pangan basah, pangan kering, siap saji dan non-pangan. byw-01/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU