SURABAYAPAGI.com, Jember - Komoditas kopi asli produksi Jember seperti kopi robusta yang diambil dari lereng Gunung Argopuro dan Raung, banyak diminati oleh penikmat kopi di berbagai daerah karena aroma dan rasanya yang khas.
Dengan potensi tersebut, Bupati Jember Hendy Siswanto mengungkapkan, potensi mampu membuka peluang kerja bagi generasi milenial. Sebab, di Jember bukan hanya ada minuman kopinya, tapi lahan dan pengolahannya juga ada di Jember.
"Potensi kopi di Jember harus bisa dimaksimalkan untuk membuka lapangan pekerjaan baru," jelasnya, Senin (27/05/2024).
Sehingga karena rasanya yang enak dan khas, kopi produksi Jember tersebut memiliki nilai jual yang lebih. Lebih-lebih mampu menjadi potensi yang bisa menimbulkan multiplier effect. Sebab, selain bisa menambah lapangan kerja, kopi juga akan menghasilkan produk olahan baru selain minuman.
Melihat potensi dari segi sosial dan ekonomi yang memiliki peluang bagus untuk digerakkan secara bersama. Bupati Hendy memberikan kesempatan dan memfasilitasi petani kopi atau pengusaha produk olahan kopi untuk berkembang.
Sehingga, nantinya jika ingin menggeluti dunia barista di Jember, maka ada ratusan barista kelas nasional maupun internasional yang siap menjadi mentor. "Kalau bilang kopi di Jember lengkap, tinggal bagaimana memaksimalkannya," imbuhnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember akan memfasilitasi warganya yang berminat terjun ke dunia perkopian. Baik sebagai petani, home industri pengolahan kopi, maupun barista.
Sebagai informasi, Jember memiliki lahan kopi yang sangat luas. Mencapai 18 ribu hektare. Dengan total hasil kopi per tahun 11.700 ton. Jumlah tersebut terdiri atas berbagai jenis kopi yang memiliki kelas nasional maupun internasional. jbr-01/dsy
Editor : Desy Ayu