Ford dan GM Kebut Mobil Hybrid, Takut Kalah Saing dengan China

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Mobil listrik produksi Ford. SP/ JKT
Ilustrasi. Mobil listrik produksi Ford. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Takut terbayang-bayang kalah saing dengan produsen mobil listrik pabrikan China, kini dua produsen otomotif asal Amerika Serikat yakni Ford Motor dan General Motor (GM) kini mulai menggaungkan kemampuan mobil hybrid (HEV).

Mengingat saat ini pesaing Tiongkok lebih unggul dalam pendekatan mereka dalam mengembangkan perangkat lunak dan layanan yang menarik pelanggan.  

Alhasil, Barra selaku CEO GM setuju bahwa akan memperhatikan produsen mobil terkemuka di Negeri Tirai Bambu, dan GM harus mempertahankan merek, produk, dan biaya yang kuat agar tidak tertinggal. 

“Saya menanggapi pesaing China, terutama yang terbaik, dengan sangat serius dan berupaya mengeluarkan biaya agar bisa bersaing dengan sukses,” katanya, Minggu (02/06/2024).

Dengan persaingan yang begitu ketat di luar negeri, Farley tidak yakin semua produsen mobil akan bertahan. Tekanan akan menjadi yang terbesar pada merek-merek kendaraan listrik yang tidak memiliki penawaran mesin berbahan bakar gas untuk meningkatkan keuntungan.

Dalam sebuah kesempatan juga, CEO Ford Jim Farley bahkan menganggap kehadiran mobil hybrid (Hybrid Electric Vehicle/HEV) tidak saja sebagai solusi transisi. Sebab, HEV akan terus jadi tren hingga para konsumen terbiasa dan mampu mengadopsi mobil listrik utuh (BEV) sepenuhnya. 

Sebaliknya, CEO GM Mary Barra menekankan teknologi yang terdapat pada mobil listrik bukan sebagai solusi jangka panjang. Farley menyebut masyarakat sebaiknya berhenti mengatakan mobil berteknologi listrik ini hanya sebagai peralihan. 

Terbukti, katanya, saat ini produksi dan memasarkan mobil HEV jauh lebih menguntungkan dibandingkan memassalkan produk non-HEV. Dan pada faktanya, dalam setahun belakangan permintaan mobil HEV sangat tinggi. Hal ini pun disikapi pabrikan otomotif dengan mengalihkan produksi mobil BEV. 

Sebagaimana diketahui Ford berambisi untuk melipatkan gandakan penjualan mobil hibrid selama beberapa tahun ke depan dan telah menarik kembali investasi kendaraan listrik hingga menunda produksi di AS dan Kanada. 

Sebelumnya, CEO Ford juga menyebut tidak ada subsidi bagi kendaraan listrik dan produsen mobil harus berusaha untuk memproduksi model bertenaga baterai dengan cepat. “Kami yakni akan segera mewujudkan itu sesegera mungkin,” kata Farley.

Farley dan eksekutif otomotif berharap perangkat lunak dan layanan berlangganan akan menjadi pendorong keuntungan utama di masa depan. Dengan teknologi mengemudi otonom sebagai salah satu peluang pertumbuhan terbesar bagi produsen mobil. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Upaya melestarikan seni dan budaya tradisional terus dilakukan PT Petrokimia Gresik (Persero). Di tengah pesatnya perkembangan z…

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Proses pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Magetan kembali menjadi perhatian. Kali ini, publik meminta dokumen dan rekaman Rapat Par…

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali memperkuat bisnis pengelolaan kekayaan (wealth management) setelah meraih dua penghargaan dalam A…

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini, harga komoditas gabah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sedang berada di level tinggi. Gabah kering giling (GKG)…

Peringati HUT ke 81 RI di Jawa Timur, PLN Jaga Pasokan Listrik Tanpa Kedip di Jawa Timur

Peringati HUT ke 81 RI di Jawa Timur, PLN Jaga Pasokan Listrik Tanpa Kedip di Jawa Timur

Selasa, 18 Agu 2026 15:30 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur sukses menjaga keandalan pasokan listrik tanpa kedip dalam puncak peringatan H…

Waspada Air Liur Tikus, Dinkes Bondowoso Gencar Edukasi Bahaya Hantavirus

Waspada Air Liur Tikus, Dinkes Bondowoso Gencar Edukasi Bahaya Hantavirus

Selasa, 18 Agu 2026 15:27 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Guna meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit yang ditularkan tikus, termasuk hantavirus yang belakangan ramai diperbincangkan,…