SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dua orang maling motor yang babak belur dihajar warga karena kepergok mencuri motor di Jalan Jagir Sidomukti, Wonokromo, Surabaya, Selasa (28/5/2024) kemarin, ternyata pernah beraksi di belasan lokasi.
Para tersangka itu merupakan warga Kwanyar Bangkalan, Jatim, berinisial N (29) dan SN (26). Mereka baru pertama kali ditangkap anggota kepolisian.
Dan ternyata keduanya sudah pernah beraksi mencuri motor di 11 lokasi kejadian yang tersebar di delapan kecamatan Kota Surabaya.
Seperti Kecamatan Wonocolo, Wonokromo, Gubeng, Dukuh Pakis, Genteng, Sawahan, Tandes dan Tambaksari.
Kapolsek Wonocolo Polrestabes Surabaya Kompol M. Sholeh mengatakan, para tersangka berkomplot mencari sasaran dengan cara berkeliling kawasan Kota Surabaya.
Mereka menargetkan area permukiman rumah, kosan dan parkiran minimarket. Mereka menggunakan kunci T untuk membobol lubang kunci kontak motor.
Tidak ada target khusus atau pesanan jenis motor tertentu untuk dicuri. Namun, setelah berhasil mencuri motor, para tersangka lalu membawa motor ke Kabupaten Bangkalan untuk dijual ke penadah.
Setiap motor jenis matik yang berhasil dicuri, dihargai sekitar Rp2,5-3 juta. M Sholeh mengungkapkan para pelaku menggunakan uang hasil menjual motor curian tersebut, untuk kebutuhan hidup sehari-hari.
"Pakai kunci T saat beraksi, mereka menjualnya langsung ke Bangkalan, Madura dengan harga Rp2,5 juta sampai Rp3 juta," ujarnya, Jumat (7/6/2024).
M Sholeh menambahkan, pihaknya masih melakukan pengembangan atas kasus tersebut, untuk mengejar pelaku lainnya, berinisial R.
Kini, sosok Pelaku R telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Bahkan, pihaknya juga melakukan pengembangan terhadap penadah motor curian tersebut.
"Kami masih dalami kasus ini, dan masih memburu 1 rekan tersangka inisial R. Kami juga melakukan pengembangan terhadap penadah," pungkasnya. S-01/ham
Editor : Moch Ilham