Demo Tolak Tapera di Lumajang Ricuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Lumajang Bergerak demo menolak kebijakan pungutan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Demo yang digelar di depan gedung DPRD setempat itu diwarnai kericuhan.

Pantauan di lokasi, awalnya demo berlangsung tertib. Mahasiswa tampak menggelar orasi dan membentangkan berbagai spanduk penolakan terhadap Tapera.

Menurut mahasiswa, kebijakan Tapera sangat memberatkan rakyat. Tak hanya itu, program pungutan pemotongan gaji rakyat itu juga dinilai tak transparan dan rawan diselewengkan.

"Kita sebagai mahasiswa menolak program Tapera karena menjadi beban bagi rakyat. Karena program ini mewajibkan tidak hanya pegawai pemerintah tapi juga buruh dan pekerja mandiri " ujar Korlap aksi Muhammad Jauhari, Rabu (12/6/2024).

Lantaran tak kunjung ditemui, massa mahasiswa kemudian membakar berbagai poster tuntutan dan coba merangsek ke dalam gedung dewan. Upaya ini lalu dicegat aparat yang mengawal. Kericuhan dengan aparat pun terjadi. Polisi dan mahasiswa saling dorong.

Beruntung kericuhan ini tak terjadi lama, sebab, salah satu anggota dewan kemudian keluar dan menemui massa mahasiswa. Tak hanya itu anggota dewan juga mengajak audiensi mahasiswa ke dalam gedung untuk menyampaikan aspirasi.

"Saya ucapkan terima kasih sudah datang ke rumah rakyat silahkan masuk untuk menyampaikan aspirasinya " ujar ketua Komisi C DPRD Lumajang Supratman.

Usai menyampaikan aspirasi penolakan Tapera, mahasiswa tampak keluar dengan tertib. Aksi mahasiswa itu kemudian berangsur-angsur bubar dengan tertib.

Kebijakan Tapera mulai mendapat respons keras dari berbagai pihak sejak beberapa waktu lalu setelah pemerintah mengumumkan aturan baru yang pada intinya menyebutkan gaji para pekerja akan dipotong sebesar 3 persen untuk simpanan Tapera. Kebijakan baru ini berlaku untuk pekerja negeri sipil (PNS), pekerja swasta, maupun pekerja mandiri.

Tapera merupakan penyimpanan yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu. Pemanfaatannya untuk pembiayaan perumahan dan/atau dikembalikan berikut hasil pemupukannya setelah kepesertaan berakhir. Lm-01/ham

Berita Terbaru

Soal BPN Ponorogo, Ombudsman-RI Proses Laporan Aduan Terkait SKPT

Soal BPN Ponorogo, Ombudsman-RI Proses Laporan Aduan Terkait SKPT

Rabu, 14 Okt 2026 18:12 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pejabat Kantor ATR/BPN Ponorogo tampaknya mulai susah tidur. Ini setelah Ombudsman Republik Indonesia resmi menindak lanjuti…

Dikeluhkan Warga, Azhar Kahfi Akan Perjuangkan Anggaran PTM

Dikeluhkan Warga, Azhar Kahfi Akan Perjuangkan Anggaran PTM

Rabu, 14 Okt 2026 17:29 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita di Posyandu menjadi perhatian DPRD Kota Surabaya. Anggaran sekitar Rp5.000 per porsi d…

Sapa Bansos Jatim Hadir di Slopeng, Khofifah dan Wabup Sumenep Pastikan Layanan Menyentuh Warga

Sapa Bansos Jatim Hadir di Slopeng, Khofifah dan Wabup Sumenep Pastikan Layanan Menyentuh Warga

Rabu, 14 Okt 2026 15:59 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep dan TNI Angkatan Laut menghadirkan beragam pelayanan publik dan…

Angkat Potensi Sejarah dan Ekonomi Lokal, Pemkab Situbondo Inisiasi Anyer–Panarukan 3R

Angkat Potensi Sejarah dan Ekonomi Lokal, Pemkab Situbondo Inisiasi Anyer–Panarukan 3R

Rabu, 14 Okt 2026 15:48 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai langkah strategis dalam mengembangkan warisan sejarah Jalan Raya Pos menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat, Pemerintah…

Dorong Hidup Sehat dan Mandiri, Pemkab Jombang Perkuat Layanan Kesehatan Lansia

Dorong Hidup Sehat dan Mandiri, Pemkab Jombang Perkuat Layanan Kesehatan Lansia

Rabu, 14 Okt 2026 15:35 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Guna memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang memperkuat komitmen pelayanan…

Diduga Akibat Pembakaran Sampah, Belasan Kambing di Jember Terpanggang

Diduga Akibat Pembakaran Sampah, Belasan Kambing di Jember Terpanggang

Rabu, 14 Okt 2026 15:31 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebuah kandang kambing di wilayah Ampel, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember baru saja terbakar, yang diduga akibat adanya…