Masuk Jurusan Kedokteran, Setara Satu Mobil Alphard

author Erick Kresnadi Koresponden Jakarta

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Komisi X DPR Persoalkan Mahalnya Biaya Perkuliahan

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Biaya perkuliahan yang masih mahal menjadi bahasan rapat dengar pendapat (RDP) Panja pembiayaan pendidikan Komisi X DPR dengan eselon 1 Kemendikbudristek, Kemendagri RI, Kemenkeu hingga Bappenas RI. Rapat berlangsung di Gedung Nusantara I DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (19/6/2024).

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf, mencontohkan untuk masuk jurusan kedokteran, biayanya bisa setara pembelian satu mobil Alphard.

"Kita (Panja Pembiayaan Pendidikan) ingin tahu apa yang membuat pendidikan cukup mahal. Kami harus menghasilkan rekomendasi yang solutif. Jadi, kami harus mengetahui sebetulnya seberapa besar ‘cost’ pendidikan itu (di berbagai tingkat pendidikan) dan mana (anggaran pendidikan) yang seharusnya jadi prioritas?” ungkap Dede membuka agenda RDP .

 

Anggaran Pendidikan Rp665,02 triliun

Saat ini Pemerintah Indonesia telah mengalokasikan 20 persen dari APBN untuk anggaran pendidikan tahun 2024 sebesar Rp665,02 triliun. Angka ini dinilai naik sebesar 7 persen jika dibandingkan dengan tahun 2023 lalu. Walaupun begitu, kenaikan angka ini tidak selaras dengan beban biaya pendidikan terkini sekaligus peruntukan alokasi anggaran pendidikan dinilai tidak efektif untuk menutupi beban biaya tersebut.

Diketahui, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) hanya mengelola anggaran pendidikan sebesar Rp98,9 triliun, setara 15 persen dari anggaran pendidikan. Sedangkan, sebagian besar anggaran pendidikan dialokasikan untuk kebutuhan transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp346,5 triliun, setara 52 persen anggaran pendidikan.

 Politisi Fraksi Partai Demokrat itu mempertanyakan seberapa efektif TKD berkontribusi mengurangi beban biaya pendidikan di Indonesia.

 

UKT Harganya Luar Biasa

"Dan juga perguruan tinggi negeri walaupun kemarin sudah ada peraturan baru untuk membatalkan kenaikan UKT, tetapi ternyata masih banyak UKT-UKT ini yang harganya luar biasa sekali. Padahal, seingat saya presiden Pak Jokowi dalam periode terakhir kemarin mengatakan ini eranya peningkatan kita akan fokus pada sumber daya manusia," kata Dede bernada tanya.

 

Kita Kekurangan Dokter

Ia mengatakan semestinya pemerintah mempersiapkan anak-anak Indonesia untuk menghadapi industri 5.0. Menurutnya hal itu merupakan tanggung jawab semua pihak.

"Nah fokus pada sumber daya manusia ini berarti kita harus mempersiapkan anak-anak kita untuk masuk kepada industri 5.0 yang mana penggunaan pemikiran yang kognitif dan kritis dan lain-lain," ujar Dede.

Kendati demikian, Dede mengatakan dirinya masih menemukan harga masuk kuliah yang tinggi. Ia mencontohkan biaya institusi mencapai pembelian mobil Alphard, padahal katanya, Indonesia kekurangan akan dokter-dokter yang kompeten.

"Nah, sayangnya angka kemahalan ini masih luar biasa. Mungkin Pak Dirjen Kemdagri juga paham bahwa untuk masuk kedokteran Pak, saya sudah dapat ini banyak data ini, masyaallah itu biaya institusinya bisa beli Alphard satu Pak," tutur Dede.

"Hanya untuk membayar biaya gedung belum UKT-nya mungkin ratusan juta, padahal menteri kesehatan selalu mengatakan kita kekurangan dokter. Nah ini kita dilematis," imbuhnya. n erk/jk/cr5/rmc

Berita Terbaru

Kejari Ponorogo Raup Rp 77,5 Juta dari Penjualan Langsung Barang Bukti

Kejari Ponorogo Raup Rp 77,5 Juta dari Penjualan Langsung Barang Bukti

Kamis, 30 Jul 2026 14:29 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:29 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Surabaya Pagi-Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo sukses mengoptimalkan penyelamatan keuangan negara melalui mekanisme penjualan…

Reses di Balongbendo, Adam Rusydi Perjuangkan SMAN Baru hingga Penguatan UMKM

Reses di Balongbendo, Adam Rusydi Perjuangkan SMAN Baru hingga Penguatan UMKM

Kamis, 30 Jul 2026 14:09 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pembangunan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Kecamatan Balongbendo menjadi aspirasi utama masyarakat dalam kegiatan reses K…

Adu Banteng Pengendara Motor dengan Motor di Blitar, Satu Tewas di TKP dan Dua Luka Berat

Adu Banteng Pengendara Motor dengan Motor di Blitar, Satu Tewas di TKP dan Dua Luka Berat

Kamis, 30 Jul 2026 14:07 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kejadian laka lantas Di Jln Umum Kec.Kanigoro Kabupaten Blitar terjadi pada Hari Kamis, 30 Juli 2026, Jam: 03.00 dini hari, antara…

Pekerja Bangunan Harian di Blitar Ditemukan Tewas Tersengat Aliran Listrik

Pekerja Bangunan Harian di Blitar Ditemukan Tewas Tersengat Aliran Listrik

Kamis, 30 Jul 2026 14:03 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Para pekerja bangunan di Jln Aryo Jeding Kec.Sukorejo Kota Blitar di kejutkan suara letupan kecil di lantai dua bangunan yang di …

Kemarau, 11 Hektare Tanaman Padi di Tulungagung Terdampak Kekeringan

Kemarau, 11 Hektare Tanaman Padi di Tulungagung Terdampak Kekeringan

Kamis, 30 Jul 2026 14:01 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Selama musim kemarau, Dinas Pertanian Tulungagung, mencatat 11 hektare tanaman padi terdampak kekeringan. Kekeringan tersebut…

Lakukan Pemeliharaan Gardu Induk, PLN UIT JBM Hadirkan Jaminan Keandalan Pasokan Listrik

Lakukan Pemeliharaan Gardu Induk, PLN UIT JBM Hadirkan Jaminan Keandalan Pasokan Listrik

Kamis, 30 Jul 2026 13:59 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 13:59 WIB

SurabayaPagi, SURABAYA Jelang momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…