Perempuan di Surabaya Tertipu Investasi Bodong Skincare, Rugi Rp 60 Juta

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hanaa Septiana korban penipuan investasi Skin Care, setelah melapor ke Polrestabes Surabaya. SP/ AINI
Hanaa Septiana korban penipuan investasi Skin Care, setelah melapor ke Polrestabes Surabaya. SP/ AINI

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hanaa Septiana (29), seorang perempuan asal Surabaya, menjadi korban penipuan investasi bodong skincare dengan kerugian mencapai Rp60 juta. Kasus ini bermula dari undangan grup WhatsApp bernama "Komisi Dadakan 5" yang dikirimkan oleh terduga pelaku, Amelia.

"Saya tertarik gabung karena foto profil grupnya Somethinc Beauty Haul. Karena saya sering pakai produk itu," kata Hanaa, saat dikonfirmasi oleh Surabaya Pagi.

Amelia menjanjikan komisi sebesar Rp 45 ribu kepada Hanaa jika ia membuat channel atau akun melalui situs web www.somethinc.info. Hanaa mengaku, komisi tersebut memang cair setelah ia membuat akun dengan data lengkap, termasuk mencantumkan nama rekening dan bank.

Namun, masalah mulai muncul saat Amelia meminta Hanaa untuk menghubungi seseorang bernama Pratita Irawan dan berpindah percakapan ke aplikasi Telegram.

Kemudian, Pratita memberikan instruksi kepada Hanaa untuk mentransfer uang sebesar Rp 50-100 ribu secara bertahap dengan alasan agar situs www.somethinc.info terlihat ramai.

"Saya disuruh transfer ke rekening Bank CIMB atas nama Ananda Putra. Setelah saya transfer, saya dapat komisi meningkat dari Rp 300 ribu sampai Rp 522 ribu," jelas Hanaa.

Tidak hanya itu, Hanaa juga diminta oleh rekan terduga pelaku lainnya, Yeni Puspita, untuk kembali mentransfer uang secara bertahap mulai dari Rp 1-4 juta.

Hanaa juga menyebutkan, di website tersebut tertulis saldo dan komisinya mencapai Rp 5.680.000, namun uang tersebut tidak bisa ditarik dengan alasan belum menyelesaikan tugas.

Hanaa pun kembali mentransfer uang hingga Rp 11 juta agar uangnya bisa ditarik. Namun, hasilnya tetap nihil. 

"Dari situ saya curiga. Pas lihat di website, jumlah angka kredit uang saya berkurang dari 100,00 jadi 90,00. Sampai penarikan Rp 100 juga nggak bisa. Alasannya saya melakukan kesalahan administrasi," ujarnya.

Meski sudah curiga, Hanaa tetap mentransfer total Rp60 juta agar angka kredit dalam website tersebut bertambah. Sayangnya, uang tersebut tetap tidak bisa ditarik.

Akhirnya, Hanaa melaporkan dugaan penipuan investasi bodong skincare ini ke Polrestabes Surabaya dengan nomor laporan LPM/253/VI/2024/SPKT/PolrestabesSurabaya, pada Sabtu, (22/6/2024) malam.

Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce saat dikonfirmasi, mengungkapkan bahwa segera menindaklanjuti hal tersebut.

"Nanti saya cek," tandasnya. Ain

Berita Terbaru

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…