Mbak Vinanda Ingin Produk UMKM Kota Kediri Bisa Tembus Pasar Ekspor

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mbak Vinanda turut mencoba menyiapkan potongan krecek rambak tepung rasa bawang itu untuk dijemur
Mbak Vinanda turut mencoba menyiapkan potongan krecek rambak tepung rasa bawang itu untuk dijemur

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Vinanda Prameswati berharap produk UMKM Kota Kediri bisa tembus pasar ekspor. Harapan ini muncul ketika ia mengengok rumah produksi krecek rambak tepung di Kelurahan Bujel gang 3 RT 1 RW 5, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Usaha krecek rambak tepung milik Iswinarsih hingga saat ini masih tetap eksis meski berada di tengah gempuran jajanan kekinian. Menurut Mbak Vinanda panggilan akrab perempuan yang memiliki niat mengabdi untuk Kota Kediri, produk UMKM seperti ini seharusnya bisa ikut bersaing di pasar ekspor.

"Saya berharap produk-produk UMKM seperti ini bisa mengambil peluang besar pada pasar ekspor," ujarnya, Kamis (27/6/2024).

Pengembangan UMKM menjadi salah satu prioritas Mbak Vinanda ketika kelak memimpin Kota Kediri. Saat ini dia tengah menggagas formula yang tepat untuk mereka menjadi besar. Termasuk pemasaran agar produk UMKM bisa tembus pasar ekspor.

“Ya, ini menjadi salah satu program prioritas kami nanti. Kita sedang susun formulasinya,” terang Mbak Vinanda.

Disela kegiatan blusukan di wilayah tersebut, Mbak Vinanda turut mencoba menyiapkan potongan krecek rambak tepung rasa bawang itu untuk dijemur.

Usaha ini dirintis Iswinarsih sejak 1995. Saat itu ia mewariskan ilmunya yang didapat dari pelatihan kepada ibunya yang kemudian mengawali bisnis rumahan ini. Dilanjutkannya saat sang ibu meninggal dan dia pensiun dari tempat kerjanya di Gudang Garam.

“Sejak 1995. Dulu awalnya ibu, jadi saya dapat ilmu dari pelatihan di balai desa lalu ibu saya tawari mau. Sekarang saya yang lanjutkan,” kata Wiwin, panggilan akrabnya.

Saat ini Wiwin dibantu satu karyawannya. Dia mampu memproduksi 5-10 kilogram krecek rambak tempung dengan merk dagang bunga matahari tersebut. Penjualannya melalui toko-toko kelontong, juga diambil oleh sales-sales yang rutin ke rumah.

“Diambil sales-sales itu. Ada juga yang dititipkan ke toko-toko,” jelasnya

Selain UMKM, Mbak Vinanda juga terus melakukan blusukan ke sejumlah wilayah di Kota Kediri. Alumnus UNAIR Surabaya itu ingin mengetahui lebih dalam masalah-masalah dan aspirasi warga di Kota Tahu. Can

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…