Mbak Vinanda Ingin Produk UMKM Kota Kediri Bisa Tembus Pasar Ekspor

author Duchan Prakasa

- Pewarta

Kamis, 27 Jun 2024 17:54 WIB

Mbak Vinanda Ingin Produk UMKM Kota Kediri Bisa Tembus Pasar Ekspor

i

Mbak Vinanda turut mencoba menyiapkan potongan krecek rambak tepung rasa bawang itu untuk dijemur

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Vinanda Prameswati berharap produk UMKM Kota Kediri bisa tembus pasar ekspor. Harapan ini muncul ketika ia mengengok rumah produksi krecek rambak tepung di Kelurahan Bujel gang 3 RT 1 RW 5, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Usaha krecek rambak tepung milik Iswinarsih hingga saat ini masih tetap eksis meski berada di tengah gempuran jajanan kekinian. Menurut Mbak Vinanda panggilan akrab perempuan yang memiliki niat mengabdi untuk Kota Kediri, produk UMKM seperti ini seharusnya bisa ikut bersaing di pasar ekspor.

Baca Juga: Ini Jawaban Ketua PSSI Kota Kediri Terkait Kehadiran Mbak Vinanda di Pembukaan Liga Internal Persik

"Saya berharap produk-produk UMKM seperti ini bisa mengambil peluang besar pada pasar ekspor," ujarnya, Kamis (27/6/2024).

Pengembangan UMKM menjadi salah satu prioritas Mbak Vinanda ketika kelak memimpin Kota Kediri. Saat ini dia tengah menggagas formula yang tepat untuk mereka menjadi besar. Termasuk pemasaran agar produk UMKM bisa tembus pasar ekspor.

“Ya, ini menjadi salah satu program prioritas kami nanti. Kita sedang susun formulasinya,” terang Mbak Vinanda.

Disela kegiatan blusukan di wilayah tersebut, Mbak Vinanda turut mencoba menyiapkan potongan krecek rambak tepung rasa bawang itu untuk dijemur.

Baca Juga: Mbak Vinanda Bersinergi dengan Wartawan untuk Kemajuan Kota Kediri

Usaha ini dirintis Iswinarsih sejak 1995. Saat itu ia mewariskan ilmunya yang didapat dari pelatihan kepada ibunya yang kemudian mengawali bisnis rumahan ini. Dilanjutkannya saat sang ibu meninggal dan dia pensiun dari tempat kerjanya di Gudang Garam.

“Sejak 1995. Dulu awalnya ibu, jadi saya dapat ilmu dari pelatihan di balai desa lalu ibu saya tawari mau. Sekarang saya yang lanjutkan,” kata Wiwin, panggilan akrabnya.

Saat ini Wiwin dibantu satu karyawannya. Dia mampu memproduksi 5-10 kilogram krecek rambak tempung dengan merk dagang bunga matahari tersebut. Penjualannya melalui toko-toko kelontong, juga diambil oleh sales-sales yang rutin ke rumah.

Baca Juga: Berikan Dorongan Semangat Kemenangan, Mbak Vinanda Antar Inter Putri Kediri ke Semifinal Piala Pertiwi 2024

“Diambil sales-sales itu. Ada juga yang dititipkan ke toko-toko,” jelasnya

Selain UMKM, Mbak Vinanda juga terus melakukan blusukan ke sejumlah wilayah di Kota Kediri. Alumnus UNAIR Surabaya itu ingin mengetahui lebih dalam masalah-masalah dan aspirasi warga di Kota Tahu. Can

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU