Gaya Kepemimpinan Demokratis Dijalankan Selama 6 tahun Menjabat Kepala Desa Dukuhsari

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 03 Jul 2024 09:39 WIB

Gaya Kepemimpinan Demokratis Dijalankan Selama 6 tahun Menjabat Kepala Desa Dukuhsari

i

Eko Setiawan : Mahasiswa Prodi Administrasi publik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. SP/ HIKMAH

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kepemimpinan yang demokratis adalah gaya kepemimpinan yang memiliki karakteristik menganggap bawahan sebagai makhluk yang termulia di dunia, selalu berusaha mensinkronisasikan kepentingan dan tujuan organisasi dalam kepentingan dan tujuan pribadi dari pada bawahannya; senang menerima saran, pendapat bahkan kritikan dari bawahan. 

Gaya kepemimpinan dalam organisasi  memegang peranan yang sangat penting bagi pencapaian tujuan organisasi. Dalam organisasi pemerintah , seorang pemimpin memegang peranan yang penting dalam perkembangan reformasi birokrasi di Indonesia, dimana salah satu tujuan organisasi tersebut adalah melakukan transformasi birokrasi menjadi lebih baik. Kepemimpinan sering dikaitkan dengan keterampilan, kecakapan, dan tingkat pengaruh yang dimiliki seseorang. Oleh karena itu, sifat kepemimpinan tidak selamanya dimiliki oleh seorang “pemimpin”. Orang yang tidak memiliki jabatan saja bisa memiliki sifat kepemimpinan yang baik. 

Baca Juga: Gaya Kepemimpinan Visioner Kepala Desa Kalisampurno Selama 6 Tahun

Pemimpin pada hakikatnya adalah seorang yang mempunyai kemampuan untuk mempengaruhi perilaku orang lain di dalam pekerjaannya dengan menggunakan kekuasaan dan juga mempengaruhi sesamanya untuk bekerja sama dalam mencapai tujuan. Dan pemimpin yang demokratis adalah pemimpin yang mempunyai gaya kepemimpinan yang mana pemimpin suatu organisasi maupun kelompok menerima pendapat atau saran dari setiap anggotanya untuk menentukan suatu keputusan bersama dalam organisasi demi mencapai suatu tujuan

Kepemimpinan Demokratis yang efektif selalu memanfaatkan kerja sama dengan anggotanya untuk mencapai cita – cita organisasi dan mendengarkan keluh kesah pegawainya Dengan cara seperti ini, pemimpin akan banyak mendapat bantuan pikiran, semangat, dan tenaga dari pegawainya  yang akan menimbulkan semangat bersama dan rasa persatuan, sehingga menimbulkan rasa memiliki dan empati didalam mengatasi masalah dalam upaya memajukan organisasi pemerintahan.

Kepemimpinan Demokratis adalah konsep kepemimpinan yang sesuai dengan era saat ini. Dalam kepemimpinan tersebut, memiliki visi dan misi yang jelas merupakan bagian penting dalam membina sebuah keberhasilan. Hanya dengan memiliki visi yang jelas, kita akan dapat memotivasi orang lain untuk mencapai titik keberhasilan yang sama. Seperti yang diterapkan oleh kepala desa Dukuhsari Ikhwan Widido S.E dengan visi terwujudnya tata kelola pemerintahan Desa Dukuhsari yang bersih dan transparan guna mewujudkan Desa yang adil, makmur dan sejahtera.

Baca Juga: Desa Keboan Anom, Sebuah Desa yang Terletak di Wilayah Kecamatan Gedangan

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa adalah peraturan hukum yang memiliki tujuan untuk mengatur tata cara pelaksanaan otonomi desa, memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang demokratis dan partisipatif, serta mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan dan berkeadilan. Dengan adanya UU Desa, maka Desa menjadi "lebih berdaulat". Pemerintahan desa memiliki kewenangan yang cukup besar dalam menentukan tata cara pengelolaan pembangunan desa.                     

Kepala desa Dukuhsari Ikhwan Widodo S.E mempunyai Misi :            

  1. Mewujudkan pemerintahan desa yang jujur dan berwibawa dengan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.
  2. Mengedepankan kejujuran dan musyawarah mufakat dalam kehidupan sehari-hari dengan pemerintahan maupun dengan masyarakat desa.
  3. Meningkatkan profesionalitas dan mengaktifkan seluruh perangkat desa.
  4. Mewujudkan sarana dan prasarana desa yang memadai.
  5. Mewujudkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa.
  6. Meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat desa yang maksimal.
  7. Meningkatkan kebersihan dan keindahan, kerapian, dan kenyamanan.
  8. Meningkatkan kapasitas dan kualitas pendidikan dan kesehatan. 

Kepala Desa Dukuhsari Ikhwan Widodo S.E yang terus mengubah pola pikir masyarakatnya, dengan Misi yaitu melakukan penataan sistem kerja pemerintahan desa dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang prima yaitu cepat, tepat dan benar, melakukan penataan aset-aset desa, memberdayakan lembaga yang ada, mengoptimalkan pemuda, Karang Taruna dan olahraga serta menekan  tingkat kenakalan remaja lewat pembentukan karang taruna desa, menciptakan kondisi masyarakat desa Dukuhsari yang aman, tertib, guyub dan rukun dalam kehidupan bermasyarakat dengan berpegang pada prinsip-prinsip seperti duduk sama rendah berdiri sama tinggi, ringan sama di jinjing berat sama dipikul.                                   

Baca Juga: Kepemimpinan Luchman Sanjaya S.STP, M.HP. Bangun Transformasi Pelayanan Publik di Kecamatan Candi

Kemudian misi selanjutnya menghidupkan Bumdes, dengan membikin tambak ikan  untuk dikelola oleh Bumdes Dukuhsari, membangun TPS (Tempat Pembuangan Sampah), menggerakan Ketua RT dalam Forum komunikasi antar warga, memperbaiki Lapangan volly mini, membangun lokasi makam yang baru, membangun Desa berbasis ekonomi kerakyatan, membikin sumur bor untuk sawah petani dimusim kemarau.

Kepemimpinan yang demokratis merupakan suatu konsep kepemimpinan yang sesuai dengan era saat ini yang menuntut seseorang menjadi seorang pemimpin yang inspiratif, berani dan visioner. Hasil yang dicapai oleh kepala desa Dukuhsari adalah bukti nyata dari kepemimpinan yang demokratis, keberhasilan saat menerapkan prinsip yang tepat dan menentukan tindakan yang tepat. Eko/Hik

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU