Gaya Kepemimpinan Demokratis Dijalankan Selama 6 tahun Menjabat Kepala Desa Dukuhsari

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Eko Setiawan : Mahasiswa Prodi Administrasi publik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. SP/ HIKMAH
Eko Setiawan : Mahasiswa Prodi Administrasi publik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. SP/ HIKMAH

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kepemimpinan yang demokratis adalah gaya kepemimpinan yang memiliki karakteristik menganggap bawahan sebagai makhluk yang termulia di dunia, selalu berusaha mensinkronisasikan kepentingan dan tujuan organisasi dalam kepentingan dan tujuan pribadi dari pada bawahannya; senang menerima saran, pendapat bahkan kritikan dari bawahan. 

Gaya kepemimpinan dalam organisasi  memegang peranan yang sangat penting bagi pencapaian tujuan organisasi. Dalam organisasi pemerintah , seorang pemimpin memegang peranan yang penting dalam perkembangan reformasi birokrasi di Indonesia, dimana salah satu tujuan organisasi tersebut adalah melakukan transformasi birokrasi menjadi lebih baik. Kepemimpinan sering dikaitkan dengan keterampilan, kecakapan, dan tingkat pengaruh yang dimiliki seseorang. Oleh karena itu, sifat kepemimpinan tidak selamanya dimiliki oleh seorang “pemimpin”. Orang yang tidak memiliki jabatan saja bisa memiliki sifat kepemimpinan yang baik. 

Pemimpin pada hakikatnya adalah seorang yang mempunyai kemampuan untuk mempengaruhi perilaku orang lain di dalam pekerjaannya dengan menggunakan kekuasaan dan juga mempengaruhi sesamanya untuk bekerja sama dalam mencapai tujuan. Dan pemimpin yang demokratis adalah pemimpin yang mempunyai gaya kepemimpinan yang mana pemimpin suatu organisasi maupun kelompok menerima pendapat atau saran dari setiap anggotanya untuk menentukan suatu keputusan bersama dalam organisasi demi mencapai suatu tujuan

Kepemimpinan Demokratis yang efektif selalu memanfaatkan kerja sama dengan anggotanya untuk mencapai cita – cita organisasi dan mendengarkan keluh kesah pegawainya Dengan cara seperti ini, pemimpin akan banyak mendapat bantuan pikiran, semangat, dan tenaga dari pegawainya  yang akan menimbulkan semangat bersama dan rasa persatuan, sehingga menimbulkan rasa memiliki dan empati didalam mengatasi masalah dalam upaya memajukan organisasi pemerintahan.

Kepemimpinan Demokratis adalah konsep kepemimpinan yang sesuai dengan era saat ini. Dalam kepemimpinan tersebut, memiliki visi dan misi yang jelas merupakan bagian penting dalam membina sebuah keberhasilan. Hanya dengan memiliki visi yang jelas, kita akan dapat memotivasi orang lain untuk mencapai titik keberhasilan yang sama. Seperti yang diterapkan oleh kepala desa Dukuhsari Ikhwan Widido S.E dengan visi terwujudnya tata kelola pemerintahan Desa Dukuhsari yang bersih dan transparan guna mewujudkan Desa yang adil, makmur dan sejahtera.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa adalah peraturan hukum yang memiliki tujuan untuk mengatur tata cara pelaksanaan otonomi desa, memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang demokratis dan partisipatif, serta mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan dan berkeadilan. Dengan adanya UU Desa, maka Desa menjadi "lebih berdaulat". Pemerintahan desa memiliki kewenangan yang cukup besar dalam menentukan tata cara pengelolaan pembangunan desa.                     

Kepala desa Dukuhsari Ikhwan Widodo S.E mempunyai Misi :            

  1. Mewujudkan pemerintahan desa yang jujur dan berwibawa dengan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.
  2. Mengedepankan kejujuran dan musyawarah mufakat dalam kehidupan sehari-hari dengan pemerintahan maupun dengan masyarakat desa.
  3. Meningkatkan profesionalitas dan mengaktifkan seluruh perangkat desa.
  4. Mewujudkan sarana dan prasarana desa yang memadai.
  5. Mewujudkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa.
  6. Meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat desa yang maksimal.
  7. Meningkatkan kebersihan dan keindahan, kerapian, dan kenyamanan.
  8. Meningkatkan kapasitas dan kualitas pendidikan dan kesehatan. 

Kepala Desa Dukuhsari Ikhwan Widodo S.E yang terus mengubah pola pikir masyarakatnya, dengan Misi yaitu melakukan penataan sistem kerja pemerintahan desa dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang prima yaitu cepat, tepat dan benar, melakukan penataan aset-aset desa, memberdayakan lembaga yang ada, mengoptimalkan pemuda, Karang Taruna dan olahraga serta menekan  tingkat kenakalan remaja lewat pembentukan karang taruna desa, menciptakan kondisi masyarakat desa Dukuhsari yang aman, tertib, guyub dan rukun dalam kehidupan bermasyarakat dengan berpegang pada prinsip-prinsip seperti duduk sama rendah berdiri sama tinggi, ringan sama di jinjing berat sama dipikul.                                   

Kemudian misi selanjutnya menghidupkan Bumdes, dengan membikin tambak ikan  untuk dikelola oleh Bumdes Dukuhsari, membangun TPS (Tempat Pembuangan Sampah), menggerakan Ketua RT dalam Forum komunikasi antar warga, memperbaiki Lapangan volly mini, membangun lokasi makam yang baru, membangun Desa berbasis ekonomi kerakyatan, membikin sumur bor untuk sawah petani dimusim kemarau.

Kepemimpinan yang demokratis merupakan suatu konsep kepemimpinan yang sesuai dengan era saat ini yang menuntut seseorang menjadi seorang pemimpin yang inspiratif, berani dan visioner. Hasil yang dicapai oleh kepala desa Dukuhsari adalah bukti nyata dari kepemimpinan yang demokratis, keberhasilan saat menerapkan prinsip yang tepat dan menentukan tindakan yang tepat. Eko/Hik

Berita Terbaru

Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Senin, 30 Mar 2026 23:26 WIB

Senin, 30 Mar 2026 23:26 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Di tengah persaingan perbankan yang semakin ketat, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) berhasil melewati tahun 2025…

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

LHP BPK Temukan Dugaan Kerugian Negara Rp1 Triliun. Dua Dirjen yaitu Direktur Jenderal (Dirjen) Dirjen Sumber Daya Air (SDA) dan Dirjen Cipta Karya telah…

Gus Ipul, Klaim tak Pantas Jadi Ketum PBNU

Gus Ipul, Klaim tak Pantas Jadi Ketum PBNU

Senin, 30 Mar 2026 19:49 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat ini sedang ramai dibahas tokoh NU yang berambisi ingin jadi ketum PBNU. Berdasarkan hasil Muktamar NU ke-34 di Lampung tahun…

Wakil Dekan FH UNAIR, Tim Perumus RUU Perampasan Aset

Wakil Dekan FH UNAIR, Tim Perumus RUU Perampasan Aset

Senin, 30 Mar 2026 19:48 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dr. Maradona, S.H., LL.M., Ph.D., Wakil Dekan III FH UNAIR, terlibat pembahasan RUU Perampasan Aset dengan Komisi III DPR. Komisi…

Baru Kali ini, Komisi III DPR Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Korupsi 

Baru Kali ini, Komisi III DPR Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Korupsi 

Senin, 30 Mar 2026 19:45 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:45 WIB

Kejagung Hormati, Tapi Ingatkan Penangguhan Penahanan Melalui Proses Persidangan   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi III DPR menggelar rapat yang membahas …

Noel-Yaqut Bilang, KPK Sudah Gak Punya Malu

Noel-Yaqut Bilang, KPK Sudah Gak Punya Malu

Senin, 30 Mar 2026 19:42 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dua tahanan KPK yang berlatarbelakang menteri dan wakil menteri, berkelakar kritik KPK. Itu disampaikan terdakwa kasus dugaan…