Pengunjung Ngeluh, Warung di Alun-alun Ponorogo Getok Harga Tak Wajar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan warung di Alun-alun Ponorogo yang getok harga tak wajar. SP/ PNG
Penampakan warung di Alun-alun Ponorogo yang getok harga tak wajar. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini sempat viral warga luar kota yang di getok harga makanan di Alun-alun Ponorogo saat event Grebeg Suro 2024. Hingga banyak dikeluhkan banyak pembeli karena harganya tidak sesuai.

Ketika dikonfirmasi, akun facebook @saka olshoop mengaku bernama Yuni Anjarwati warga Kabupaten Madiun. Dia pun membenarkan mengunggah postingan yang menyebut telah digetok harga oleh pemilik warung.

“Tadi malam kejadiannya. Mau lihat reog pada event Grebeg Suro. Kan memang biasa melihat grebeg suro. Setiap tahun malah,”ungkap Yuni Anjarwati, Rabu (03/07/2024).

“Padahal dulu-dulu ndak pernah. Makan pasti di luar Alun-alun Ponorogo. Ya karena lapar makan lah di Alun-alun Ponorogo,” kata warga Pagotan, Kabupaten Madiun ini.

Dia mengaku memang sudah sering ke Alun-alun Ponorogo. Terlebih saat acara grebeg suro.  Namun, dia memang tidak pernah makan di alun-alun Ponorogo.

“Kecewa sih, tapi kemarin terobati bisa nonton reog nya. Tetapi ya itu tidak mengulang makan di alun-alun Ponorogo,” pungkasnya.

(Mohon maaf kak admin, melenceng dari jalur. Sekedar info harap berhati-hati saat beli makanan di alun-alun Ponorogo. Kedai ini sangat tidak wajar bandrol makanan. Saya dan keluarga beli nasi pecel 1 porsi, lauk peyek 1 dan nasi campur 2 porsi. Yang cara penyajiannya sangat tidak layak seperti difoto itu contoh nasi pecelnya. Dari awal perasaan sudah tidak enak, kok sepi banget. Waktu saya tanya berapa bu? Rp 70 ribu, subhanallah, gak salah kah bu?

Nasi pecel cuma lauk peyek 1, sama 2 nasi campur. Orangnya gak jawab, kayak sinis gitu. Bukan bermaksud apa-apa. Saya paham, tengah ada event grebeg suro. Dan makin banyak pendatang dari luar kota juga. Termasuk saya. Tapi setidaknya mbok ya jangan gitu. Kasihan kalau misal yang beli tidak cukup uang. Sekali lagi mohon maaf,”

Postingan akun facebook @saka olshoop itu dikomentari ratusan netizen. Juga dibagikan puluhan akun facebook.

Pasca viral, warga luar kota digetok harga oleh pemilik warung di alun-alun Ponorogo saat Grebeg Suro, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperdagkum) turun tangan. Setelah Disperdagkum turun tangan, warung yang dimaksud pun berubah. Dimana sudah memasang label harga makanan yang dijual oleh pemilik warung.

Tertulis Nasi Pecel Pincuk Rp 8 ribu, Nasi Campur Rp 20 ribu, Nasi Soto Ayam Rp 8 ribu, Nasi Soto Daging Rp 10 ribu, Nasi Lele Goreng Rp 25 ribu, Nasi Nila Goreng Rp 25 ribu, Nasi Ayam Goreng Rp 25 ribu dan Nasi Rawon Rp 10 ribu.

Sementara itu, yang terpenting, pedagang wajib memasang tarif harga di tempat usahanya. Sehingga tidak hanya warung yang viral saja, lalu menggugurkan kewajiban pedagang lain. “Tadi malam saya cek sendiri sudah terpasang. Jika tidak terpasang bisa tanya,” pungkas mantan Camat Badegan. png-01/dsy

Berita Terbaru

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lumajang menegaskan adanya keterlambatan distribusi seragam gratis bagi…

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com,Ponorogo — Keluarga Menika Susanti, warga Dukuh Krajan, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, hingga kini masih menunggu k…

Usai Dinas Kominfo, Kini Giliran Kantor Dinas Perdagangan Kota Madiun Yang Digeledah KPK

Usai Dinas Kominfo, Kini Giliran Kantor Dinas Perdagangan Kota Madiun Yang Digeledah KPK

Kamis, 01 Okt 2026 12:28 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:28 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Mad…

Akibat Konsleting Listrik, Rumah di Jalan Semeru Kota Blitar Ludes Terbakar

Akibat Konsleting Listrik, Rumah di Jalan Semeru Kota Blitar Ludes Terbakar

Kamis, 01 Okt 2026 12:20 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:20 WIB

SURABAYAPAGI.com,Blitar - Kebakaran terjadi lagi, kali ini  rumah milik Alm. Bapak Abdul Rochim yang dihuni oleh anak cucunya di Jalan Semeru Kota Blitar yang …

Cegah Anak dan Remaja Terpapar Mihol, Satpol PP Surabaya Segel Toko di Wonokromo

Cegah Anak dan Remaja Terpapar Mihol, Satpol PP Surabaya Segel Toko di Wonokromo

Kamis, 01 Okt 2026 12:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna mencegah peredaran minuman beralkohol (mihol) secara ilegal sekaligus membatasi akses anak-anak dan remaja terhadap minuman…

Tegaskan Tak Ada Toleransi, Pemkot Surabaya Sanksi 58 ASN hingga September 2026

Tegaskan Tak Ada Toleransi, Pemkot Surabaya Sanksi 58 ASN hingga September 2026

Kamis, 01 Okt 2026 12:09 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sepanjang Januari hingga September 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah mendisiplinkan dengan memberikan sanksi kepada…