Kabupaten Trenggalek Masuk Jaringan KaTa Kreatif Kemenparekraf

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gala dinner penyambutan CALD dan bupati dalam rangkaian HUT APKASI ke 24 di Tebing Kepuh Trenggalek. SP/ TRG
Gala dinner penyambutan CALD dan bupati dalam rangkaian HUT APKASI ke 24 di Tebing Kepuh Trenggalek. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Kabupaten Trenggalek masuk dalam Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). 

Hal itu berkat penyelenggaraan event atau kegiatan pertemuan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Tebing Keluhannya, lokasi tambang liar batu andesit yang disulap jadi kawasan wisata.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengungkap, dalam penilaian itu disepakati seni pertunjukan menjadi subsektor ekonomi kreatif (ekraf) unggulan Bumi Menak Sopal, sebutan lain Kabupaten Trenggalek.

“Saya berharap ini dapat memberi semangat bagi para pemangku kebijakan atau stakeholder untuk berbuat lebih konkret lagi menghidupkan seni pertunjukan di Trenggalek," jelasnya, Jumat (05/07/2024).

Sebagai informasi, sebelumnya Bupati Trenggalek telah menandatangani uji hasil petik PMK3I (Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia) di Gedung Bhawarasa Trenggalek, dan kini resmi menjadi bagian ekosistem Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) Indonesia dan menjadi jejaring KaTa Kreatif subsektor seni pertunjukan.

Selain itu, Trenggalek juga berkesempatan mengikuti seleksi penetapan KaTa Kreatif Indonesia dan berkesempatan mendapatkan pendampingan untuk mengajukan diri menjadi anggota UCCN (UNESCO Creative City Network).

Untuk itu, pihaknya terus mendorong lahirnya pengembangan ekosistem ekraf yang mampu memikat, sepertinya misalnya gala dinner penyambutan delegasi CALD dan para bupati saat selebrasi 24 tahun APKASI di Tebing Kepuh, bekas lokasi tambang liar batu andesit yang disulap jadi kawasan wisata.

"Saya berharap setiap acara bisa memberikan kesan serta memanfaatkan potensi alam sekitar sebagai venue event yang digelar. Nggak apa-apa event-nya di dalam hutan, event-nya di sungai-sungai, kita gelar tari-tarian yang cukup baik disana. Rasanya itu nanti akan berkesan," imbuhnya.

“Rasanya kita sebenarnya punya banyak talenta-talenta yang bagus, tetapi event-nya selama ini masih di create dengan cara yang mungkin biasa-biasa. Pokoknya tuntas, ada event. Saya ingin kedepannya adanya event kreatif yang berkesan,” imbuhnya. trg-01/dsy

Berita Terbaru

Pemkab Mojokerto Gelontor Bantuan Pertanian dan Peternakan Komunal Senilai Rp3 Miliar

Pemkab Mojokerto Gelontor Bantuan Pertanian dan Peternakan Komunal Senilai Rp3 Miliar

Selasa, 01 Sep 2026 15:43 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menyerahkan alokasi bantuan dengan nilai total sebesar Rp.3,2 miliar lebih untuk…

Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polres Blitar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak

Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polres Blitar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak

Selasa, 01 Sep 2026 15:40 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Memasuki musim kemarau panjang, Polres Blitar Polda Jatim tunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.…

Pemkab Madiun Sosialisasikan Aturan Pengangkatan Anak, Cegah Adopsi Anak Ilegal

Pemkab Madiun Sosialisasikan Aturan Pengangkatan Anak, Cegah Adopsi Anak Ilegal

Selasa, 01 Sep 2026 15:35 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:35 WIB

SURABABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti problem sosial sekaligus sebagai upaya mengantisipasi terjadinya praktik ilegal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Lewat Program ‘Kelurahan Bersinar’, Pemkot Madiun Perkuat Pencegahan Narkoba

Lewat Program ‘Kelurahan Bersinar’, Pemkot Madiun Perkuat Pencegahan Narkoba

Selasa, 01 Sep 2026 15:28 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti peredaran narkotika dinilai telah merambah hingga ke wilayah pinggiran, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun memperkuat…

Darurat Kekeringan, BPBD Malang Mulai Distribusikan 824 Ribu Liter Air Bersih

Darurat Kekeringan, BPBD Malang Mulai Distribusikan 824 Ribu Liter Air Bersih

Selasa, 01 Sep 2026 15:19 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Selama masa tanggap darurat bencana kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla), Badan Penanggulangan Bencana Daerah…

Terapkan Konsep Eco Office, DLH Malang Siap Perkuat Budaya Peduli Lingkungan

Terapkan Konsep Eco Office, DLH Malang Siap Perkuat Budaya Peduli Lingkungan

Selasa, 01 Sep 2026 15:09 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna membangun budaya kerja aparatur sipil negara yang lebih ramah dan peduli lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten…