BLBI Sudah Rampas Aset Obligor Rp 38,2 T

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 07 Jul 2024 19:48 WIB

BLBI Sudah Rampas Aset Obligor Rp 38,2 T

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa pemerintah akan memperpanjang masa tugas Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI (Satgas BLBI).

Pasalnya, Satgas BLBI akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, sementara masih terdapat hak negara dari obligor alias debitur yang belum diselesaikan.

Baca Juga: Satgas BLBI Serahkan Aset Kepada 9 Lembaga

“Aset itu kan tersebar di seluruh Indonesia dan semuanya sudah terdata, penyelesaiannya akan kita lakukan secara bertahap," kata Hadi di Jakarta, dikutip dari laman resmi Kemenko Polhukam, Minggu (7/7/2024).

"Itulah sebabnya, kita minta agar Satgas ini diperpanjang karena harus menyelesaikan aset-aset tersebut yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” ujar dia lagi.

Baca Juga: Bos Bank Aspac Sesalkan Penyitaan Aset yang Dilakukan Satgas BLBI

Hadi menjelaskan, sejak Satgas BLBI dibentuk pada tahun 2021 hingga saat ini, perolehan Satgas BLBI telah mencapai Rp 38,2 triliun.

Sementara aset yang dilakukan dalam Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Penetapan Status Penggunaan (PSP) saat ini nilainya mencapai Rp 2,77 triliun atau seluas 989.168 meter persegi.

Baca Juga: 22 Tahun, Obligor-Debitur Belum Lunasi Hutang, Mahfud: Gak Ada Nego-negoan Lagi!

Lahan yang dilakukan PSP dan hibah tersebut antara lain diperuntukkan sebagai gedung kantor pelayanan, rumah dinas, laboratorium, kampus Politeknik Negeri, hingga gedung penyimpanan barang bukti.

"Aset ini harus segera digunakan oleh kementerian/lembaga agar pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab tidak lagi menduduki aset tersebut," kata dia. 

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU