Jembatan Kedungpeluk Ambrol, Pendistribusian Hasil Tambak ‘Mocar-macir’

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Nelayan di Desa Kedungpeluk, Sidoarjo harus imbal dengan kendaraan lain untuk mendistribusikan hasil tambak miliknya. SP/ SDA
Nelayan di Desa Kedungpeluk, Sidoarjo harus imbal dengan kendaraan lain untuk mendistribusikan hasil tambak miliknya. SP/ SDA

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Di tengah ambrolnya jembatan yang berada di Desa Kedungpeluk, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo berimbas pada pendistribusian hasil tambak para nelayan dan petani berupa hasil tangkapan maupun benih ikan disana.

Pasalnya, jembatan tersebut merupakan satu-satunya penghubung kawasan Kota Sidoarjo, sehingga pasca jembatan tersebut ambruk, para nelayan dan petani tambak harus menyiasati cara pengiriman dan mengeluarkan ongkos hasil tambaknya.

"Kalau biasanya ongkos Rp 100 ribu, sekarang jadi Rp 200 ribu karena pakai sistem imbal. Jadi pakai dua kendaraan pengangkut, diangkutnya pakai keranjang di atas motor. Ndak bisa pakai mobil pengangkut," ujar Salah satu petani tambak, Imanurrojid, Kamis (18/07/2024).

Selain itu, petani tambak juga kewalahan untuk penyaluran benih, oksigen dan air bersih. Hal itu juga dirasakan Imanurrojid. Ia harus mempekerjakan lebih banyak karyawan untuk pengiriman. Proses imbal hasil tangkapan maupun benih ikan ini dilakukan hingga berkali-kali per hari.

"Per siang ini sudah 6 kali imbal. Semuanya pakai sistem disalurkan, jadi perlu waktu lebih lama buat menunggu dan biaya lebih besar," katanya.

Lebih lanjut, menindaklanjuti keluhan itu, Kepala Desa Kedungpeluk Muhammad Madenan mengatakan jembatan bailey atau jembatan sementara untuk penghubung ditargetkan segera dibangun.

"Karena tidak ada akses lain, jadi jembatan bailey salah satu solusi sementara. Ini agar kendaraan roda dua dan roda empat bisa kembali melintas dan perekonomian warga tidak terdampak," ujarnya.

Hal itu, mengingat Desa Kedungpeluk merupakan salah satu kawasan pesisir di Sidoarjo yang sebagian besar mata pencaharian masyarakatnya adalah nelayan, maka akses jalan dan jembatan menjadi hal yang penting agar roda perekonomian tidak lumpuh. sd-01/dsy

Berita Terbaru

Hari Koperasi Ke-79, Lamongan Gelar Fun Walk Insan Koperasi bersama Mahasiswa Internasional

Hari Koperasi Ke-79, Lamongan Gelar Fun Walk Insan Koperasi bersama Mahasiswa Internasional

Minggu, 26 Jul 2026 18:40 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Puncak peringatan Hari Koperasi Ke-79 Tahun 2026 di Lamongan digelar berbeda. Sebagai wujud syukur atas perjalanan Gerakan…

Bupati Pasarkan Produk Lokal Lamongan pada Mahasiswa Mancanegara

Bupati Pasarkan Produk Lokal Lamongan pada Mahasiswa Mancanegara

Minggu, 26 Jul 2026 18:38 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menerima kunjungan 162 partisipan 6th Summer School 2026 Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga dari 43 negara, Bupati…

Jujitsu Wali Kota Mojokerto Cup 2026 Resmi Ditutup, Bantar Angin Raih Juara Umum

Jujitsu Wali Kota Mojokerto Cup 2026 Resmi Ditutup, Bantar Angin Raih Juara Umum

Minggu, 26 Jul 2026 18:22 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Turnamen Jujitsu Wali Kota Mojokerto Cup 2026 resmi ditutup pada Minggu (26/7), setelah berlangsung selama tiga hari, 24–26 Juli 2…

Dosen Komunikasi: Pernyataan Londo Ireng Perlu Jadi Momentum Perbaikan Komunikasi Publik

Dosen Komunikasi: Pernyataan Londo Ireng Perlu Jadi Momentum Perbaikan Komunikasi Publik

Minggu, 26 Jul 2026 15:40 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 15:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut istilah "Londo Ireng" dalam pidatonya pada puncak Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai K…

Perjuangan Manusia Melawan Kekuasaan Adalah Perjuangan Ingatan Melawan Lupa

Perjuangan Manusia Melawan Kekuasaan Adalah Perjuangan Ingatan Melawan Lupa

Minggu, 26 Jul 2026 15:30 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 15:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Kalimat Milan Kundera itu terasa semakin penting ketika sebuah bangsa mulai berjarak dari peristiwa-peristiwa yang membentuk…

Tingkatkan Perekonomian, Pemkab Sumenep Kembangkan Pertanian Hidroponik

Tingkatkan Perekonomian, Pemkab Sumenep Kembangkan Pertanian Hidroponik

Minggu, 26 Jul 2026 14:48 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mulai mengembangkan usaha…