Wisatawan Terpukau Fenomena Tornado 'Dust Devil' di Lautan Pasir Gunung Bromo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tangkapan layar. Fenomena ‘tornado’ di lautan pasir Gunung Bromo yang sempat direkam wisatawan. SP/ MLG
Tangkapan layar. Fenomena ‘tornado’ di lautan pasir Gunung Bromo yang sempat direkam wisatawan. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Baru-baru ini wisatawan dikagetkan adanya fenomena alam yang unik tapi menyeramkan yakni 'tornado' di lautan pasir Gunung Bromo yang ternyata fenomena tersebut merupakan hal yang sudah biasa terjadi dan kerap dikenal dengan nama 'dust devil'. 

"Fenomena ini hal biasa yang terjadi di kawasan lautan pasir Bromo dan sekitar. Dikenal dengan nama 'dust devil'. Secara visual tampak seperti pusaran angin mirip seperti tornado yang membawa debu dan pasir, namun dengan ukuran yang relatif lebih kecil dari tornado," ujar Kepala Bagian Tata Usaha BB TNBTS Septi Eka Wardhani, Jumat (19/07/2024).

Kejadian itu terekam oleh salah satu wisatawan melalui akun @ladubromo dengan durasi video 01.05 detik. Terlihat dalam video itulah pusaran angin membawa material debu dan sejumlah barang di sekitarnya. Namun, sejumlah pedagang makanan tidak takut dan justru santai dengan fenomena 'tornado' tersebut. 

Lebih lanjut, masih menurut Septi, fenomena dust devil pada umumnya terjadi di daerah yang memiliki lapisan pasir dan debu seperti daerah gurun atau padang pasir. Pusaran angin itu oleh warga setempat dianggap tidak berbahaya.

"Karena kecepatan angin dari dust devil (Debu setan) cenderung lebih rendah daripada tornado. Namun, apabila berada terlalu dekat dengan dust devil, debu dan pasir yang terangkat oleh angin akan sangat mengganggu," kata Septi.

Meski tidak berbahaya, BB TNBTS menyarankan pengunjung menghindari atau menjauh jika melihat fenomena itu. Namun, jika terlanjur berada sangat dekat dengan pusaran angin, ada saran yang bisa dilakukan wisatawan.

"Disarankan untuk diam sejenak sambil menutup mata dan melindungi hidung atau saluran pernapasan hingga pusaran angin hilang," kata Septi. 

Sementara itu, terkait fenomena 'tornado' yang kerap dikenal dengan istilah dust devil itu mendapatkan beragam komentar di Instagram. Berikut ini sebagian komentar warganet.

@sita hijab: Aku Selasa kmrn jg mandi pasir kenceng banget

@Bunga: Ak klo udh di stu wes mnta buru'' plg takut knp2

@mxsakithati: Anjay vale di dunia nyata

@ZHyGood!: Aku kamis kesana juga kena badai pasir juga tapi ga parah kayak gitu. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Penjualan Sapi Kurban di Madiun Lesu Imbas Nilai Rupiah Terjun Bebas ke Level Terendah

Penjualan Sapi Kurban di Madiun Lesu Imbas Nilai Rupiah Terjun Bebas ke Level Terendah

Senin, 18 Mei 2026 14:38 WIB

Senin, 18 Mei 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Mengikuti melemahnya nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat hingga ke level terendah. Hal itu mempengaruhi kondisi ekonomi…

Perbaikan Jembatan, Akses Utama Tulungagung-Trenggalek Ditutup Total Selama 7 Bulan

Perbaikan Jembatan, Akses Utama Tulungagung-Trenggalek Ditutup Total Selama 7 Bulan

Senin, 18 Mei 2026 14:23 WIB

Senin, 18 Mei 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti progres perbaikan jembatan di sejumlah rute alternatif penghubung dua kabupaten, yakni akses jalan nasional…

Klaim Penghasilan Jauh di Atas UMK, Pengamen dan Pengemis di Tuban Tolak Ditertibkan

Klaim Penghasilan Jauh di Atas UMK, Pengamen dan Pengemis di Tuban Tolak Ditertibkan

Senin, 18 Mei 2026 14:13 WIB

Senin, 18 Mei 2026 14:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Menindaklanjuti ketertiban dan kenyamanan di jalan dan kawasan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Lewat Perluasan Lahan 3 Ribu Hektare, Pemkab Tulungagung Genjot Produksi Tebu Nasional

Lewat Perluasan Lahan 3 Ribu Hektare, Pemkab Tulungagung Genjot Produksi Tebu Nasional

Senin, 18 Mei 2026 14:03 WIB

Senin, 18 Mei 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dalam rangka mendukung swasembada tebu nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung berkomitmen berupaya membangun kerja…

Kendaraan Menuju Surabaya Membludak saat Arus Balik Long Weekend

Kendaraan Menuju Surabaya Membludak saat Arus Balik Long Weekend

Senin, 18 Mei 2026 13:04 WIB

Senin, 18 Mei 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pasca libur panjang (long weekend) Kenaikan Yesus Kristus 2026 telah usai, kini tercatat arus balik kendaraan yang masuk ke…

Gegara Obat Nyamuk, Rumah di Kedung Anyar Surabaya Terbakar Hebat

Gegara Obat Nyamuk, Rumah di Kedung Anyar Surabaya Terbakar Hebat

Senin, 18 Mei 2026 12:13 WIB

Senin, 18 Mei 2026 12:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kota Surabaya tiba-tiba menyala merah lantaran api membakar rumah di Kedung Anyar Tengah, RT 03/8, Kelurahan Sawahan, Kecamatan…