SURABAYAPAGI.COM, Jember - Narapidana kasus narkoba ditemukan tewas di dalam sumur sedalam 15 meteran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember.
Kepala Lapas Kelas IIA Jember, Hasan Basri mengatakan, kejadian itu sekitar pukul 11.00 WIB saat yang bersangkutan Marzuki hendak mandi menunaikan salat Jumat.
"Dia mau mandi di sumur umum, dia menimba air pakai tali. Korban ini juga bersama temannya, tapi sedang jemur pakaian," katanya, Sabtu (20/7/2024).
Namun saat korban terjatuh, temannya yang sedang berjemur pakaian tidak mengetahui jatuhnya. "Saksi mendengar ada bunyi prak dan terus byur gitu," jelasnya.
"Setelah itu, temannya mencari korban Pak Marzuki, setelah melihat ke dalam sumur airnya bergoyang-goyang. Lalu saksi menduga Pak Marzuki jatuh ke dalam sumur," sambungnya.
Sehingga, lanjut Hasan, melihat kejadian itu saksi lalu berteriak minta tolong. Mendengar itu, napi yang lain bersama petugas sipir mendatangi lokasi.
Tidak lama kemudian, karena air lumayan banyak di sumur, lalu air di kuras memakai pompa air. Begitu air surut, baru korban bisa terlihat.
Kalapas menyebut, korban saat berhasil dievakuasi ditemukan luka di tubuhnya, yang dimungkinkan karena terbentur dinding sumur. Korban sendiri masih dalam masa hukuman 7 tahun penjara dan baru menjalani sekitar 1 tahun karena kasus narkoba jenis sabu.
Hasan tidak bisa melihat langsung peristiwa kejadian sebenarnya, karena di lokasi tersebut tidak ada kamera pengintai.
"Kalau CCTV disini tidak ada," pungkasnya. Pihak keluarga juga tidak berkenan untuk dilakukan autupsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Jb-01/ham
Editor : Moch Ilham