Aktivis Aliansi Kediri Bersatu Minta Polda Jatim Usut Kasus Jasmas dan Prodamas Kota Kediri

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Koordinator aktivis Aliansi Kediri Bersatu, Supriyo saat menyampaikan aspirasinya di depan gedung DPRD Kota Kediri
Koordinator aktivis Aliansi Kediri Bersatu, Supriyo saat menyampaikan aspirasinya di depan gedung DPRD Kota Kediri

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Sejumlah aktivis yang tergabung di Aliansi Kediri Bersatu meminta aparat hukum untuk mengusut kembali kasus Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) DPRD Kota Kediri dan Program Pemberdayaan Masyarakat (Prodamas) Kota Kediri.

Koordinator Aktivis Aliansi Kediri Bersatu, Supriyo mengatakan, tuntutan untuk diusut kembali kasus ini karena laporannya di Kejaksaan Negeri Kota Kediri sejak tahun 2020 lalu terkesan mandek.

"Dulu pernah kita laporkan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kediri dan memang sudah ada tindak lanjut. Namun belakangan tahun ini belum ada perkembangan lagi, sehingga tidak ada salahnya kita juga meminta aparat hukum utamanya Polda Jawa Timur (Jatim) untuk juga mengusut kasus ini," ujarnya, Selasa (23/7/2024).

Menurut Supriyo, tidak ada salahnya Polda Jatim menindaklanjuti kasus ini. Pasalnya, tahun 2020 lalu saat ia melaporkan kasus Jasmas dan Prodamas Kota Kediri ke Kejari Kota Kediri, ia juga menembuskan laporannya ke Polda Jatim.

"Dulu yang kita laporkan Jasmas seluruh anggota DPRD Kota Kediri. Oleh karena itu sekarang kita ingin menuntut kembali kasus ini diusut, bahkan kalau bisa diusut juga Jasmas maupun Prodamas untuk tahun 2023," tegasnya.

Bahkan saat melakukan aksi demo di depan Gedung DPRD Kota Kediri, Senin (22/7/2024) kemarin, Supriyo juga memberikan data tambahan dugaan penyelewengan Jasmas dan Prodamas ke aparat hukum.

"Tahun 2020 lalu ada tiga kelurahan yang sudah dilakukan sampling, dan hari ini kita tambah lagi data baru untuk Jasmas dan Prodamas yang kita berikan ke Polda Jatim dan Kejati Jatim," tuturnya saat melakukan aksi demo dengan konsep Podcast.

Selain tuntutan kasus tersebut, Supriyo juga meminta tahun ini anggaran Jasmas dan Prodamas Kota Kediri untuk tidak dicairkan. Ia menilai anggaran ini rawan disalahgunakan saat tahun politik.

"Ini tahun politik, sebentar lagi Pilkada Kota Kediri, jangan sampai anggaran ini justru digunakan untuk berkampanye. Contohnya pada anggaran Prodamas. Anggaran ini mencapai 147 Miliar, jika bisa dialihkan di dunia pendidikan justru sangat bisa membantu masyarakat Kota Kediri," pungkasnya.

Terpisah, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Kediri, Ashari mengaku, sepakat dengan permintaan masyarakat terkait adanya evaluasi program Wali Kota Kediri ini.

"Sejak tahun 2020 kami selalu meminta ada efisiensi anggaran Prodamas. Secara fraksi kami juga sudah mengusulkan untuk dibentuk pansus terkait evaluasi prodamas tahun depan. Dari hasil pansus semua mengarahkan untuk anggaran prodamas lebih efektif," bebernya.

"Prodamas ini merupakan program Wali Kota Kediri yang memang wajib diwujudkan, namun program ini harus tetap dievaluasi. Kami sarankan untuk dialihkan pada anggaran kawasan atau kegiatan infrastruktur Kota Kediri. Namun, sejauh ini kenapa belum bisa terealisasi karena pemerintah kota belum bisa melakukan dikarenakan berhubungan dengan komitmen program Wali Kota Kediri. Oleh karena itu, jika masyarakat saat ini meminta untuk Prodamas dihentikan kami selaku DPRD justru sangat setuju," tegasnya. Can

Berita Terbaru

Bulog Bojonegoro Siapkan 200 Ron Beras Premium Perkuat Pasokan Pasar

Bulog Bojonegoro Siapkan 200 Ron Beras Premium Perkuat Pasokan Pasar

Rabu, 30 Sep 2026 22:42 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 22:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Bojonegoro – Perum Bulog Cabang Bojonegoro memastikan ketersediaan beras premium di tengah dinamika harga dan pasokan beras di pasaran. S…

Dari Usulan 612, DPS Konferensi PWI Jatim Ditetapkan 362 Anggota

Dari Usulan 612, DPS Konferensi PWI Jatim Ditetapkan 362 Anggota

Rabu, 30 Sep 2026 22:30 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 22:30 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sebanyak 362 anggota PWI Jawa Timur ditetapkan PWI Pusat sebagai daftar pemilih sementara (DPS) yang memiliki hak memilih Ketua d…

Kementerian Transmigrasi Tawarkan Pesantren Kelola Lahan 3,1 Juta Hektare

Kementerian Transmigrasi Tawarkan Pesantren Kelola Lahan 3,1 Juta Hektare

Rabu, 30 Sep 2026 22:07 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 22:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kementerian Transmigrasi membuka peluang luas bagi pesantren dan jaringan alumninya untuk ikut mengelola potensi ekonomi di k…

Pemutihan Pajak Jatim Tahap II Dimulai, Sasar Buruh hingga Pengemudi Ojol

Pemutihan Pajak Jatim Tahap II Dimulai, Sasar Buruh hingga Pengemudi Ojol

Rabu, 30 Sep 2026 21:27 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 21:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali memberikan pembebasan dan keringanan pajak daerah melalui program tahap II yang berlangsung 1 O…

KPK Sita 3 Ponsel dari Penggeledahan Kantor Dinas Kominfo Kota Madiun,

KPK Sita 3 Ponsel dari Penggeledahan Kantor Dinas Kominfo Kota Madiun,

Rabu, 30 Sep 2026 20:11 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 20:11 WIB

‎SURABAYAPAGI, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sita tiga unit ponsel usai melakukan penggeledahan selama sekitar lima jam di Kantor Din…

Fraksi Gerindra Sebut BP BUMD Jangan Cuma Kantor Birokrat, Aufa : Tugasnya Berat

Fraksi Gerindra Sebut BP BUMD Jangan Cuma Kantor Birokrat, Aufa : Tugasnya Berat

Rabu, 30 Sep 2026 19:36 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru bernama Biro Pengelolaan BUMD dan BLUD dituntut tidak cuma berkutat pada urusan rutinitas…