SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Pemkab Pasuruan memasang target seluruh desa dan kelurahan dinyatakan Open Defecation Free (ODF) tahun ini. Program Jambanisasi yang difokuskan pada 26 desa, diharapkan bisa mengentaskan perilaku buang air besar sembarangan.
Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto, optimis tahun ini wilayahnya bisa mencapai target 100 persen, bebas dari perilaku BAB sembarangan.
Ia memastikan program jambanisasi yang digencarkan selama ini, akan membawa dampak signifikan. Lebih-lebih, verifikasi oleh tim verifikator akan dimulai pekan ini.
“Penilaian ini penting, untuk mendapat informasi penuntasan ODF di Kabupaten Pasuruan,” kata dia.
Ia meyakini, program yang selama ini dilakukan, tepat sasaran. Dan itu, akan terlihat dari hasil verifikasi lapangan.
Andriyanto meminta, agar sinergitas antara Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa/Kelurahan, masyarakat maupun para pemangku kepentingan, diperkuat.
“Terutama dalam memaksimalkan komitmen ODF Kabupaten Pasuruan. Karena itu semua, tak lepas dari peranan semua pihak,” sampainya.
Berdasarkan capaian kumulatif pada 2024, diketahui persentase Kepala Keluarga Akses Jamban Sehat di 365 Desa/ Kelurahan telah mencapai 100 persen.
Termasuk 26 desa, yang sebelumnya masih menjadi tanggungan pemerintah, untuk mengentaskan perilaku BABS.
“Karena ke depan kita mengajukan untuk menuju Kabupaten Sehat dan STBM Award. Saya tegaskan bahwa ini bukan masalah penandatanganan sertifikat atau pakta integritas ataupun pembubuhan tanda tangan hitam di atas putih saja. Tapi bagaimana bisa merubah perilaku yang awalnya masih BABS kemudian menjadi BAB di jamban sehat atau WC, itulah yang susah. Dan endingnya Kabupaten Pasuruan jadi sehat dan sanitasi aman," harapnya. ps-01
Editor : Moch Ilham