Omzet Produsen Bendera HUT RI di Pasar Tanjung Anyar Naik 70 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu produsen bendera merah putih jelang HUT RI laris manis dan melonjak 70 persen tahun 2024 ini. SP/ MJK
Salah satu produsen bendera merah putih jelang HUT RI laris manis dan melonjak 70 persen tahun 2024 ini. SP/ MJK

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menjelang HUT RI ke-79 tahun 2024, menjadi berkah tersendiri bagi produsen bendera merah putih dan aksesoris kemerdekaan, salah satunya di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto. Omzet yang didapat pun melonjak naik.

“Alhamdulillah untuk tahun ini penjualan kita meningkat. Kita mulai produksi pada, Mei awal. Bahkan sampai sekarang. Kita masih produksi terus. Kalau produksi sejak tahun kemarin,” ungkap salah satu produsen bendera dan aksesoris kemerdekaan di Kota Mojokerto, 

Elin Sulis (38), salah satu produsen bendera dan aksesoris kemerdekaan di Kota Mojokerto mengungkap banyak menerima lonjakan permintaan konsumen, mulai dari model maupun dari segi ukuran. Sehingga dirinya meminta waktu dua hari untuk memenuhi pesanan tersebut.

“Alhamdulillah untuk tahun ini penjualan kita meningkat. Kita mulai produksi sendiri, mulai bendera meja, bendera kampung, bendera Kota, bendera kantor, bendera untuk lapangan. Kita ada semuanya,” ungkapnya, Kamis (01/08/2024).

Menyoal harga bendera produksinya, dirinya membanderol mulai dari harga Rp 2 ribu sampai Rp 150 ribu. Pasalnya, untuk harga yang ditawarkan di tempatnya melihat dari kualitas dan ukuran barang. Sehingga jika ada konsumen minta harga murah, standar maupun yang mahal, ia siap memenuhi pesanan tersebut namun ia meminta waktu dalam pengerjaan. Apalagi pemesanan dalam jumlah banyak.

“Alhamdulilah penjualan meningkat omzetnya, sekitar 70 persen dari tahun sebelumnya. Yang banyak dicari tahun ini dan tahun kemarin, itu bendera yang ukuran 60×90 cm. Bendera ukuran 60×90 cm itu, kita ada dua macam. Kwalitas biasa, harganya dan yang halus. Kita ada,” ujarnya.

Selain memproduksi dan menjual bendera merah putih, ia juga menjual berbagai macam pernak-pernik dan aksesoris. “Pernak-pernik, saya jual mulai harga Rp 5 ribu sampai Rp 100 ribu. Untuk aksesoris mulai dari pin bendera hingga pin garuda, juga mulai harga Rp 5 ribu hingga Rp 100 ribu. Lampu hias berbagai ukuran, mulai harga Rp 15 ribu hingga Rp 125 ribu,” jelasnya. mj-01/dsy

Berita Terbaru

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sebanyak 43 bangunan tanpa izin yang berada di Dusun Semambung, Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, ditertibkan m…

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mendukung penuh pengembangan cabang olahraga (cabor) Woodball di wilayahnya. Olahraga…

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Komitmen memperkuat peran masyarakat terus diwujudkan Pemerintah Kota Mojokerto melalui penyaluran dana hibah tahun anggaran 2026…

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – KPK kembali menggeledah pejabat di Kota Madiun. Kali ini rumah Dirut Perumda Air Minum Tirta Taman Sari, Suyoto, jadi sasaran, …

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI, Madiun- ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan rangkaian penggeledahan di wilayah Kota Madiun. Kali ini, tim penyidik KPK m…

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini viral, dimana salah satu halaman rumah warga di Jalan Ahmad Yani, Magetan, tepatnya di kawasan belakang Apotek…