Konflik Sekolah Petra Surabaya dan Warga Berakhir dengan Damai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Konflik antara Sekolah Petra di Surabaya dan warga sekitar Perumahan Tompotika, Manyar Tirtosari, yang berlarut-larut terkait iuran keamanan sebesar Rp 140 juta, akhirnya mencapai titik damai setelah dimediasi oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dan Wakil Wali Kota Armuji.

Perseteruan ini bermula ketika pihak RW di lingkungan sekitar sekolah meminta iuran keamanan yang dinilai terlalu tinggi oleh pihak sekolah. Iuran yang awalnya sebesar Rp 25 juta per bulan, mengalami kenaikan bertahap hingga mencapai Rp 35 juta per bulan untuk masing-masing dari empat RW, sehingga total iuran yang diminta mencapai Rp 140 juta. Pihak sekolah merasa keberatan dengan kenaikan ini, yang kemudian memicu perselisihan.

Setelah melalui beberapa kali mediasi, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, turun tangan langsung untuk menjembatani kedua belah pihak. Hasilnya, kesepakatan damai akhirnya dicapai di mana pihak sekolah tidak lagi diwajibkan membayar iuran tersebut, dan sebagai gantinya akan menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu meningkatkan fasilitas keamanan di lingkungan sekitar.

Wakil Wali Kota Armuji menyatakan, "Kita semua sepakat bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama, dan saya senang konflik ini dapat diselesaikan dengan cara yang baik bagi kedua belah pihak."

Dengan tercapainya kesepakatan ini, diharapkan hubungan antara Sekolah Petra dan warga sekitar kembali harmonis, dan kegiatan belajar-mengajar di sekolah dapat berjalan dengan lancar tanpa gangguan lebih lanjut. Zis

Berita Terbaru

1 Abad Gontor, 10.000 Alumni Bersiap Pulang ke Ponorogo, Prabowo hingga SBY Dijadwalkan Hadir

1 Abad Gontor, 10.000 Alumni Bersiap Pulang ke Ponorogo, Prabowo hingga SBY Dijadwalkan Hadir

Senin, 14 Sep 2026 19:21 WIB

Senin, 14 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI com, Ponorogo — Lebih dari 10.000 alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) bersiap kembali ke Ponorogo, Jawa Timur, untuk mengikuti Reuni A…

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…