Terancam Gagal Panen, Petani Padi di Jember Diserang Hama Burung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu petani padi di Jember, Jawa Timur tengah siaga mengantisipasi serangan hama burung pipit. SP/ JBR
Salah satu petani padi di Jember, Jawa Timur tengah siaga mengantisipasi serangan hama burung pipit. SP/ JBR

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sejumlah petani padi di wilayah Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Jember, Jawa Timur terancam gagal panen usai di serang hama burung pipit yang kian merajalela memakan biji gabah, kisaran pukul 08.00 - 10.00 WIB, dan saat sore jelang magrib sekitar pukul 14.00 - 17.00 WIB. 

"Sejak awal padi mulai tumbuh biji padi diserang hama burung sampai saat ini, hama burung meresahkan,” jelas Karmiati, salah satu petani padi Dusun Jadugan, Desa Mojosari, Kamis (08/08/2024).

Oleh karenanya, untuk mengantisipasi hal itu agar panen kali ini bagus dan tidak gagal lagi, para petani selalu menunggu Padi di sawah agar tidak dimakan gerombolan ratusan burung yang setiap hari meresahkan tersebut.

"Kalau dibiarkan ya diserang terus bisa - bisa gagal panen," pungkasnya.

Pasalnya berbagai upaya telah dilakukan, diantaranya seperti insektisida maupun dengan pembuatan alat alternatif agar burung takut dan kabur, namun tidak menyurutkan serangan hama burung. Sehingga memang solusinya harus selalu ditunggui di sawah dan diusir langsung.

Lebih lanjut, Ketua Kelompok Tani Margomulyo Maryono mengungkap terkait serangan hama burung emprit itu, dalam sehari terjadi dua kali. Sehingga Maryono berharap ada perhatian dari pemerintah, karena selama ini, pihaknya hanya swadaya menghadapi hama ini.

"Kerugian belum kami taksir pasti, bisa sampai puluhan juta rupiah. Apalagi yang diserang, rata-rata umur tanaman padinya 70-80 harian sehingga bisa terancam gagal panen. Para petani akhirnya selalu waspada dan berjaga untuk mengusir hama ini," ungkapnya. jr-01/dsy

Berita Terbaru

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum konsolidasi ideologis dan penguatan kerja kerakyatan di tengah…

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri turut ambil bagian dalam ajang Liga Tendang Bola (LTB) 2026, sebuah l…

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Peristiwa Pemilihan Lokasi Dapur SPPG di Samping Peternakan Babi di Sragen, Resahkan Masyarakat      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Lagi, Wakil Ketua Komisi IX …

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan adanya penghematan signifikan dalam anggaran penyelenggaraan ibadah haji 2026.…

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga terlibat kasus dugaan korupsi…

PP Muhammadiyah dan PBNU Campuri Laporan ke Komika

PP Muhammadiyah dan PBNU Campuri Laporan ke Komika

Jumat, 09 Jan 2026 19:01 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:01 WIB

Pelapor Dugaan Penistaan Agama ke Pandji Pragiwaksono Bukan Sikap Resmi Persyarikatan           SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pimpinan Pusat Muhammadiyah me…